
"dan soal kekasih, aku memiliki seorang kekasih bernama karin uzumaki, kau tau kan dia itu seorang desaigner perancang busana terkenal" ucapan sasuke membuat sakura tercengang dan melamun.
"waw...benarkah jadi dia kekasihmu, oh yaampun hebat sekali kau tuan," ucap sakura dengan mata yang berbinar tak percaya.
"hmmm, jelas saja, aku ini kan tampan dan mapan, wajarkan kalau wanita diluaran sana menyukaiku" ucap sasuke dengan bangganya.
"cihh, terlalu percaya diri" ucap sakura memalingkan wajahnya.
"baiklah, akan ku lanjutkan, aku menyukai karin dari aku masih duduk dibangku kuliyah, saat itu karin sangat populer karena kecantikannya, membuat para pria di kampus menginginkannya, termasuk aku sendiri, saat itu aku dan karin hanya berbeda jurusan, aku dibagian manajemen sedangkan dia dibagian tekhnisi desaigner, pertemuan pertama ku di kantin dan aku mulai mendekatinya, lama-lama ada hasrat cinta dibenakku dan 2 tahun kemudian aku menembak karin di depan semua orang dikampus" ucapan sasuke dipotong oleh sakura.
__ADS_1
"apa nona karin menerimanya?" tanya sakura disela-sela ucapan sasuke yang terpotong.
"jelas saja dia menerimaku, bagaimana tidak bahkan seluruh gadis di kampus hampir membenci karin" ucap sasuke sambil tertawa.
"heh..tuan..dari tadi kau memuji dirimu sendiri, cepat lanjutkan ceritamu" ucap sakura, ia mulai kesal dengan cemohan sasuke yang terus-menerus memujinya.
"hari kelulusan pun tiba, aku senang sangat senang, hari dimana aku dan karin sudah mulai meniti karier kami masing-masing, setahun setelah semuanya berlalu tiba-tiba karin datang sambil menangis, dia mengatakan kalau perusahaan ayahnya bangkrut, dan ayahnya baru saja masuk rumah sakit dan meninggal karena terkena serangan jantung tiba-tiba, aku merasa bingung dan ikut bersedih atas kemalangan yang menimpa karin, dan saat itu juga karin sangat membutuhkan modal untuk membuka butiknya sendiri, disinilah aku membantunya aku menggunakan uang perusahaan untuk membantu karin membuka butiknya" ucap sasuke, sambil menyeka air matanya mengingat hal yang tak terduga dari karin.
"tuan, kalau kau tidak mau cerita lagi, yasudah tidak apa-apa" ucap sakura seraya menyentuh pipi sasuke yang sudah berlinangan air mata nya.
__ADS_1
"setelah karin sukses, ia memamerkan dirinya dimana-mana, ia menjadi populer di seluruh kalangan nusantara atas hasil karyanya, dan disaat itu juga perusahaan ku sedang diambang kehancuran, keuangan di perusahaan ku semakin menipis, membuat perusahaanku hampir bangkrut, saat itu aku frustasi dan aku tidak tahu harus berbuat apa selain menceritakan semua ini kepada orang yang telah membuatku nyaman, siapa lagi kalau bukan karin, tapi saat aku tiba di butik karin dan menceritakan semuanya yang kudapat bukanlah sebuah perhatian dari karin melainkan ia mencampakkanku, ia pergi bersama pria lain yang lebih mapan dariku, sampai saat ini aku belum tau kabar karin, terakhir kabar yang kudengar kalau dia sudah berangkat bersama pria itu ke myanmar" ucap sasuke dengan wajah yang sedikit sembab.
"setelah aku putus dari karin, aku tidak menceritakan apapun pada ayahku, aku berbohong pada ayahku dengan mengatakan kalau aku masih berpacaran dengan karin, karena hari itu ayahku hendak menjodohkanku denganmu, aku sangat marah dan menentang keras akan hal itu, tapi ayah tetap pada pendiriannya yaitu menikahkan ku denganmu" ucap sasuke sambil menatap sakura dengan lembut.
"jadi?, aku bukan tipemu tuan" tanya sakura membuat sasuke tersenyum tipis.
"tentu saja tidak" jawaban sasuke membuat sakura tersenyum senang.
"syukurlah" ucap sakura dengan perasaan senang.
__ADS_1
sasuke yang melihat sakura tersenyum pun ikut tersenyum, entah mengapa dibenak sasuke ia sangat senang melihat gadis yang sedang berada dihadapannya ini tersenyum bahagia, apakah ini awal mula getaran cinta?
tunggu kelanjutannya hanya di my pinky sakura untuk sasuke😂😂