MY PINKY~SAKURA UNTUK SASUKE

MY PINKY~SAKURA UNTUK SASUKE
23. meminta bantuan


__ADS_3

hiruk pikuk pagi hari membuat udara segar masuk ke celah-celah jendela, membuat seorang pria yang tengah tertidur pulas itu terbangun.


sasuke terkejut bukan main saat mengetahui dirinya tengah memeluk sakura, yang bahkan masih menyentuh tangannya.


ia mengingat-ingat kejadian tadi malam, hingga ia tersadar, namun keterkejutannya membuatnya senang sekaligus merasa tak mau melepaskannya.


kali ini sasuke bisa melihat betapa manisnya istrinya selama ini, ia tak habis fikir, kenapa saat sakura tengah tertidur ia terlihat lebih manis ketimbang saat ia sadar, saat sakura sadar ia rentan lebih pemarah dan bawell.


sakura menggeliat dengan sangat kerasnya, tanpa ia sadari bahwa sasuke tengah memandanginya, sasuke yang menyadarinya pun berpura-pura tidur lagi, agar tak diketahui oleh sakura bahwa ia sudah bangun.


'kumohon jangan bangun' batin sasuke


sakura terkejut karena posisinya saat ini, beruntung ia melihat sasuke masih terlelap, tanpa ia ketahui bahwa sasuke sudah terbangun sedari tadi, dengan perlahan-lahan sakura menjauhkan diri dari tubuh sasuke, ia pun bergegas pergi kekamar mandi dengan perasaan canggung dan takut kalau-kalau sasuke bangun dan melihatnya berwajah blush, sementara sasuke terbangun dan memasang wajah kesal.


"kenapa harus bangun secepat itu sih, menyebalkan" ucap sasuke memasang wajah kesal.

__ADS_1


sakura keluar dengan memakai handuk dibadanya dan satu handuk lain dikepalanya, ia terkejut bukan main saat membuka pintu kamar mandi, ternyata ada seorang pria tengah berdiri untuk menantinya keluar dari kamar mandi.


"astaga, tuan, kau mengejutkanku" ucap sakura yang masih merasa terkejut, sementara sasuke hanya tersenyum.


sakura berjalan sembari menggidikkan bahunya acuh, ia pun mulai membuka koper pakaiannga yang dibawa ibunnya dari rumah lamanya, setelah ia mengambil beberapa pakaiannya, ia melihat sasuke yang masih berdiri tegak didepan kamar mandi sembari memperhatikannya.


"tuan, apa kau mau berdiri disana saja, atau kau mau mengintipku, maaf tuan aku menolakmu, sekarang pergilah kekamar mandi, dan bersiaplah, kita akan pulang hari ini kan" celoteh sakura.


"nee, sakura" ucap sasuke membuka suara.


"kau fikir aku memberikan orang tuamu rumah ini dengan gratis" ucap sasuke sembari berjalan menuju sakura.


"la...lalu" ucap sakura yang merasa gugup karena sasuke semakin mendekatinya.


"tu..tu...tuan" ucap sakura karena langkah kaki sasuke semakin lama semakin membuat langkah kakinya mundur.

__ADS_1


"tuan, jangan macam-macam aku bisa melakukan apapun, hey tuan dengar aku, aku masih ingin perawan, tuan, aku bisa memukulmu kapanpun, bahkan aku bisa menendangmu, aku bisa...." ucapan sakura terhenti karena sekarang sakura sudah terpojok tembok, dan punggungnya terbentur dinding, serta kedua tangan kekar sasuke sudah berada di masing-masing sisi kepala sakura.


sasuke semakin medekatkan kepalanya dengan kepala sakura, hingga sakura bisa merasakan nafas sasuke, sakura yang takut sekaligus gugup itupun hanya bisa memejamkan mata, ia merasa benar-benar pasrah jika memang sasuke akan mencium nya hari ini, namun sasuke beralih ke telinga sakura dan membisikkan sesuatu ditelinga sakura.


"aku ingin kau membantuku" bisik sasuke ditelinga sakura.


sakura yang mendengarnya langsung membuka matanya dan mendorong sasuke hingga terpental kekasur.


"kenapa kau harus berakting seperti ini, jika kau ingin meminta bantuan padaku, katakan saja tuan" ucap sakura dengan kesal.


"tapi, tunggu, kau ingin aku bantu apa, jangan-jangan" ucap sakura sembari menutup bagian dadanya dengan tangannya.


"hey,hey,hey" ucap sasuke sembari menyentil dahi sakura.


"aww" ucap sakura kesakitan.

__ADS_1


"aku hanya memintamu untuk...."


__ADS_2