MY PINKY~SAKURA UNTUK SASUKE

MY PINKY~SAKURA UNTUK SASUKE
12. membuat perjanjian


__ADS_3

setelah selesai menyuapi sasuke, sakura pun bangkit dari tempatnya dan hendak meletakkan piring dan nampan bekas makan sasuke, namun sebuah tangan besar menggenggam lengannya seraya menyuruhnya untuk kembali duduk.


"tunggu" ucap sasuke sambil mengenggam tangan sakura.


"kau belum menceritkan tentang dirimu" ucapnya lagi sembari menarik lengan sakura untuk kembali duduk di tepi ranjang tidur sasuke.


"oh, astaga iya aku lupa tuan, maaf" ucap sakura dengan senyuman khasnya.


"baiklah, aku akan mulai cerita tentangku, aku sakura haruno, putri tunggal dari fugaku haruno dan mebuki haruno, aku masih berusia 18 tahun dan masih duduk dibangku sekolah menengah atas, aku memilik 4 sahabat dekatku, mereka adalah hinata, temari, tenten, dan ino, dan tentang kekasih, aku memiliki kekasih namanya adalah sasori, dia tampan sangat tampan wajahnya yang baby face dan rambutnya yang pomade membuat para gadis disekolahku jatuh cinta padanya termasuk aku," ucap sakura dengan malu-malu.


"hmmm, setahun kemudian, saat aku duduk di kelas 2 menengah atas aku berpacaran dengan sasori dia yang memintaku menjadi kekasihnya, dan siapa yang tidak mau dengannya, ahhh indahnya saat-saat bersama dengannya, namun ayah tidak mengijinkanku berpacaran saat aku masih sekolah, itu sebabnya aku dan sasori berpacaran hanya saat disekolah, seperti bertemu, berpegangan tangan, dan mengobrol bersama."ucap sakura sembari membayangkan saat-saat indah bersama sasori.


"saat kau dan keluargamu datang kerumahku, aku fikir itu hanya tamu ayah, namun saat ayah bilang aku akan menikah denganmu itu membuatku terkejut, jujur sebenarnya aku tidak menerima pernikahan ini, tapi ayah dan ibu bilang keluargamu telah banyak membantu keluarga kami, bahkan saat ayahku sedang ditagih oleh pemilik kontrakan rumah kami, tuan fugaku uchiha lah yang telah membantu kami, itu sebabnya aku hanya bisa menuruti perkataan ayah dan ibu, lagipula aku adalah putri satu-satunya yang bisa mereka harapkan" ucap sakura sambil menyeka air matanya.

__ADS_1


setelah selesai bercerita sakura pun kembali bangkit dari tempat duduknya, namun suara sasuke menghentikan langkahnya saat dia hendak keluar dari kamar sasuke.


"bagaimana kalau kita buat perjanjian" ucap sasuke sambil menyeringai.


"hah!!" ucap sakura bingung.


"kita jalani rumah tangga ini dulu, setelah kau lulus dari sekolah kita bercerai" ucap sasuke membuat keputusan.


"lalu, bagaimana dengan kuliyahku, aku tidak siap untuk menjadi janda diusiaku yang masih belia tuan" ucap sakura


"ohh,hmmm, baiklah tidak masalah, lagipula ini ide yang bagus dan sangat bagus tuan, kalau begitu aku setuju" ucap sakura sembari membawa nampannya dan memetikkan jarinya senang.


saat sakura hendak keluar kamar, lagi-lagi suara sasuke menghentikan langkahnya.

__ADS_1


"setelah ini kau mau kemana, dan apa yang akan kau lakukan?" tanya sasuke pada sakura, membuat sang empu menghentikan langkahnya.


"beres-beres rumah, tuan, rumah ini rasanya sudah seperti gudang lebih tepatnya sarang tikus" ucap sakura meledek sasuke.


sasuke yang mendengar ucapan sakura, menyipitkan matanya tajam dan menatap sakura sambil menyeringai.


"hmm, apa kau yakin akan membersihkan rumah ini sendiri, huh" ucap sasuke dengan seringaian khasnya.


"hey, tuan kau meremehkan si pinky ini" ucap sakura sembari menepuk-nepuk dadanya tanda bangga akan dirinya.


"hmm, yasudahlah, aku hanya memperingatkanmu" ucap sasuke sambil kembali berbaring dikasurnya.


"huh, mengganggu saja" ucap sakura kesal, dan langsung keluar dari kamar sasuke

__ADS_1


sakura keluar kamar sasuke dengan keadaan wajah antara kesal dan senang, kesal karena perkataan sasuke tadi, dan senang karena akhirnya ia bisa bebas walaupun sudah menikah, namun ia masih memikirkan bagaiamana ia bisa menjadi janda diusia yang masih sebelia ini, pertanyaan itu terus membuyar di otak sakura.


"ahh, sudahlah itu aku fikirkan nanti saja, sekarang aku mau bersih-bersih rumah, ah tidak lebih tepatnya ini istana, ya istana tikus, hahaha, besar sekali" ucap sakura sembari mulai mencuci piring.


__ADS_2