
kelakuan sakura membuat mereka tidak saling menatap dan berbicara, mereka terlalu canggung untuk saling menatap satu sama lain. hingga suara sakura berhasil melepas keheningan yang terjadi.
"hmm, tuan......bagaimana caranya aku mengemudikan mobil ini?" ucap sakura melepas keheningan yang terjadi.
"ahh, iya aku lupa" ucap sasuke dengan senyum khasnya.
"lalu, apa yang akan kau lakukan untukku tuan?" ucap sakura mengernyitkan dahinya.
"kau, akan tahu nanti" jawab sasuke dengan senyum sinisnya.
"hmm terserah kau saja" ucap sakura memutar bola matanya malas.
sakura duduk disamping sasuke sambil membaca buku yang ada diatas meja, sedang sasuke mencoba untuk menghubungi seseorang.
"kak itachi" ucap sasuke ditelfon
"ada apa sasuke?" sahut itachi
"bisakah kau mengirimkan supir pribadi untukku besok?" ucap sasuke dengan mantap.
"haa..? untuk apa, bukankah kau sudah bisa mengemudikan mobilmu," sahut itachi lagi.
"untuk istriku, sudah jangan banyak bertanya" ucap sasuke dengan perasaan kesal, ia pun lalu mematikan ponselnya.
sakura yang heran dengan sikap sasuke pun acuh, namun perasaanya saat ini sedang sangat bahagia, ternyata suaminya peduli padanya.
sementara sasuke memutuskan untuk kekamarnya, dengan membawa laptop yang ia bawa, ia mulai menaikki satu persatu anak tangga menuju ke kamar atasnya.
sakura yang acuh sekaligus senang pun ikut masuk ke dalam kamar pribadinya, karena menurutnya kamar adalah tempat terbaik saat ini.
.
.
.
.
__ADS_1
.
.
.
.
.
pagi hari
sakura tengah bersiap-siap untuk berangkat kesekolah pagi ini, ia tau hari ini tak ada kelas, tapi mau bagaimana lagi ia harus sekolah untuk melihat pengumuman ujian kelulusan sekolah selanjutnya.
sakura keluar kamarnya dengan perasaan riang, namun ia dikejutkan dengan seseorang berambut kuning panjang yang tengah duduk diteras rumahnya.
"astaga, siapa kau?" ucap sakura terkejut.
"ehh, nona,mmm,aku deidara supir pribadi tuan sasuke" ucap deidara menyodorkan tangannya seraya ingin bersalaman dengan sakura.
namun saat sakura ingin membalas jabatan perkenalan deidara, terlebih dahulu sasuke menjabat tangan deidara.
sementara sakura hanya tertunduk dan terdiam saat sasuke tiba-tiba merangkulnya.
"jaga matamu itu, dari pandangan mu terhadap istriku, ingat dia sudah memiliki suami" ucap sasuke mengingatkan deidara.
sementara deidara hanya mengangguk setuju.
"ehh, tuan sepertinya aku memang sudah harus berangkat, emmm aku berangkat tuan, sayounara" ucap sakura mengucapkan salam.
"emm, iterasai," ucap sasuke dengan senang, ia pun kembali mengambil lengan sakura dan tak lupa ia mencium kening sakura, membuat deidara terasa sesak didadanya, sementara sakura blush dan tak bisa menahan malu, ia berlari dan bergegas masuk ke mobil.
"deidara" ucap sasuke menghentikan langkah deidara yang hendak masuk ke mobil.
"e...e...i..i..iya tuan" ucap deidara dengan gugup.
"ini, ini uang jajan sakura, kau berikan setiap ia sampai kesekolah, ok!, dan kuperingatkan lagi jaga matamu" ucap sasuke dengan tatapan tajam.
__ADS_1
"ba..baik tuan" ucap deidara, lalu ia pun pergi menyusul sakura.
keheningan terjadi beberapa saat, hingga akhirnya sakura membuka suara dan mendekati deidara.
"tuan," ucap sakura yang membuat deidara terkejut.
"ehh, nona kau mengejutkanku" ucap deidara sembari memeganh dadanya.
"apa aku boleh memanggilmu onii?, kurasa umurmu tak jauh beda dariku" ucap sakura tersenyum.
"mmm, kau bisa memanggilku apa saja nona" ucap deidara membalas senyum sakura.
"nee, onii, berapa usiamu" ucap sakura dengan senyum khasnya yang membuat sang supir semakin ingin memiliki wanita yang ada disampingnya itu.
"ehh, 23 tahun" ucap deidara yang hampir hilang kendali karna melihat sakura.
"ternyata aku benar, kau masih sangat muda, tapi bahkan kau belum menikah, lihat aku hanya karena menuruti orang tua ku, aku terpaksa menikah diusia 18 tahun, hiks" ucap sakura merengek.
"aku fikir pria yang dirumah tadi adalah kakakmu, ternyata dia suamimu" ucap deidara, dibalas oleh anggukan sakura yang masih tertunduk sedih.
"sudahlah nona, tak apa, bukankah suamimu sangat menyayangimu" ucap deidara menenagkan sakura, sementara sakura hanya diam.
akhirnya mereka sampai di tempat tujuan, yaitu sekolah sakura, dimana sakura disambut oleh keempat teman-temannya.
"sakiiiiii" ucap ino yang kegirangan melihat sakura keluar dari mobil.
"ehh, haii" ucap sakura dengan gaya bak orang kaya nya.
"waw, inikah yang dinamakan lambhorgini, oh yaampun mimpi apakah aku ini, ternyata kau memilikinya saki" ucap temari dengan khas lebaynya, sementara sakura tersenyum puas didepan teman-temannya.
"sudahlah, ayo kita masuk" ucap sakura mengajak teman-temannya, namun dihentikan oleh deidara.
"eh, tunggu nona," ucap deidara menghentikan sakura
"ada apa dei-nii" ucap sakura heran.
"ini uang jajanmu, tuan sasuke yang memberikan ini padaku" ucap deidara, lalu ia pun memberi uang tersebut kepada sakura.
__ADS_1
"terima kasih, deii-nii" ucap sakura kegirangan, sementara teman-teman sakura bersorak kegirangan.
lama update nye maaf gess๐๐