
setelah perdramaan pagi ini, Sasuke pamit pada sakura untuk bekerja, begitupun sakura yang hendak berangkat untuk kuliyah.
sesampainya di kantor, Sasuke berjalan dengan di sapa oleh para karyawannya, seperti biasa ia terlihat dingin di depan semua karyawannya, namun kali ini terlihat berbeda, sangat mistis dan misterius menurut para karyawan Sasuke.
"apa Sasuke-sama sedang ada masalah" bisik para karyawan.
Sasuke tak perduli dengan ucapan mereka, ia terus berjalan hingga keruangan juugo.
"jugo, panggil Kakashi keruanganku sekarang" ujarnya setelahnya ia pun berlalu.
"haik, Sasuke-sama" ucap juugo, yang mengerti.
setelahnya Sasuke masuk kedalam ruangannya dan duduk di kursi CEO nya.
"permisi, Sasuke-sama" ujar juugo dengan sopan.
"ini kakashi-sama, tadi tuan menyuruhku untuk memanggilnya kan, ini dia tuan" ~
"terima kasih, keluarlah juugo urusanku ada pada nya" ujar Sasuke dingin.
emosinya sudah tak bisa lagi ia tahan, setelah jugo keluar Sasuke pun memerintahkan Kakashi untuk duduk menggunakan isyarat tangannya, setelahnya ia pun mengeluarkan amplop berisi uang yang ia lemparkan di hadapan Kakashi.
"cih, melihatmu disini rasanya aku benar benar ingin membunuhmu hari ini" ujar Sasuke sembari mengepalkan tangannya.
"aku memperingatimu hari ini, jangan pernah mendekati sakura lagi, dia istriku sekarang, aku tau kau mencintainya, tetapi sekarang kau harus menerima kenyataan bahwa ia adalah istriku"~
"apa kau mengerti..?"~
"jawab aku HATAKE KAKASHI" ujar Sasuke geram.
ia mencengkram kerah baju Kakashi dengan kuat.
"hmm, aku tetap akan mendapatkan cintaku" ujar Kakashi dengan senyum miringnya.
"kusssoo" geram Sasuke, lalu.....bugh......, satu pukulan mendarat di wajah tampan Kakashi, tepat mengenai hidungnya, lagi dan lagi Sasuke terus memukuli nya hingga terjadilah peperangan diantara Kakashi dan Sasuke.
tak ada yang tau perkelahian tersebut, hingga akhirnya Kakashi kalah dengan wajah babak belurnya, Sasuke kembali melemparkan amplopnya ke wajah Kakashi.
__ADS_1
"aku memberimu 2 pilihan Kakashi, keluar dari perusahaanku atau jauhi sakura" ujar Sasuke.
"menjauh dari istriku, maka aku akan menaikkan gaji mu"~
"atau, kau kehilangan pekerjaanmu"~
"aku lebih memilih keluar dari perusahaannmu, daripada aku harus berhenti mencintai sakura" ucap Kakashi sembari mengambil amplop yang diberi Sasuke.
"aku mengenal sakura sejak lama, aku juga sudah mencintainya sejak lama, lalu kau menyuruhku untuk menghilangkan dia dariku begitu saja, cih tidak akan kulakukan"~
"kau hanya menjadikannya istrimu, tetapi belum tentu kalian saling mencintai"~
"bahkan kau membiarkan ia menangis semalam, apakah begitu sifat seorang suami dikeluarga uchiha?"~
"KAKASHI BERANINYA KAU........" buagh.... satu pukulan lagi mendarat di perut Kakashi.
"aghhhhhh" ujar Kakashi kesakitan.
"kenapa? kau tadi bilang kau ingin membunuhku bukan?, kenapa tidak kau bunuh saja aku?"~
"kau lemah uchiha, kau lemah akan cinta, kau tidak bisa memberikan cinta yang tulus pada istrimu, bahkan kau berani bermain dibelakang sakura, kau membuatnya menangis, lalu sudahkah kau membuat sakura bahagia?"~
Sasuke terus menerus menghajar Kakashi habis habisan hingga Kakashi muntah darah, namun tak dihiraukan Sasuke.
"tcih, kau payah Sasuke, kau tak bisa melupakan masa lalumu dan sakura yang kau jadikan imbasnya" ujar Kakashi di sela sela pembicaraanya.
saat Sasuke hendak menghantamkan satu pukulan lagi, tiba tiba Itachi masuk keruangan Sasuke sambil berlari, ia berhasil menangkap tangan Sasuke yang hendak menghantam Kakashi.
"apa yang kau lakukan Sasuke, hentikan semua ini Sasuke" ujar Itachi.
"lepaskan aku, nii-chan, aku akan membunuhnya" ujar Sasuke yang masih dalam amarahnya.
"sudah hentikan semua ini,.......jugoooooooooo!!!" teriak Itachi.
"haik Itachi-sama" ujar jugo yang mengerti.
"bawa Kakashi kerumah sakit" perintah itachi.
__ADS_1
"haik Itachi-sama" tutur jugo sembari membopong Kakashi yang sudah lemah.
"ada apa ini Sasuke?" tanya Itachi pada adiknya.
"bukan urusanmu, nii-chan" jawab Sasuke ketus.
"haaaaaahh, terserah kau saja" ujar Itachi frustasi.
"hn, ada apa kau kemari?" tanya Sasuke pada kakaknya.
"tidak ada, aku hanya ingin mengunjungi kalian" ucap Itachi dengan senyuman khas nya.
"tcih, terlalu biasa" ujar Sasuke
"katakan apa maumu, nii-chan"~
"eumm, bagaimana kabar imoutou ku" tanya Itachi.
"siapa yang kau sebut imoutou, heh" jawab Sasuke ketus
"tidak, maksudku adik iparku yang manis"~
"sakura?"~
"ya"
"apa kau menjaga nya dengan baik"~
"hn"
"ahh, syukurlah, kalau begitu aku pergi"~
"hanya itu?..."
"ya, jaa ne otouto" pamit Itachi.
"tcih, tak ada gunanya dia kemari, baka onii-chan" ujar Sasuke di sela kepergian Itachi.
__ADS_1
๐