
sakura, hinata, temari, ino, dan tenten sedang menyantap makanan mereka di kantin langganan mereka.
"wah, oisshi aku sangat menyukai ramen disini, rasanya sangat menyentuh lidahku, uuummm, aku sangat menyukainya" ucap ino sembari menikmati makananya.
"kau benar pig, ini benar-benar sangat menggoda lidah ku ini" sahut sakura.
saat mereka tengah asyik menikmati makanan mereka, tiba-tiba suara ponsel mengganggu mereka.
TIT.....TIT.....TIT..
"saki, ponsel mu berdering" ucap temari memberi tahu.
"ahh, kau benar, aku fikir tadi itu milik kalian" ucap sakura, lalu ia pun melihat siapa yang telah menelfonnya di ponselnya.
"ayame~nii, ada apa dia menelvonku" ucap sakura merasa kesal, karena telah mengganggu acara makannya tadi, ia pun mengangkat telvon tersebut.
"ada apa ayamee~nii"~sakura
"nee, saki kenapa kau lama sekali mengangkat telvon ku hah"~ayamee
"hah, hah, iya katakan saja ada apa, aku masih disekolah, dan aku sangat sibuk"~sakura.
"baiklah aku langsung ke intinya saja, nee saki aku hanya ingin memberi tahumu, aku barusan melihat pemilik kontrakan rumahmu mengusir kedua orang tuamu"~ayame
"HAH!!, APA"~sakura
"iya, kapan kau kembali, akhir-akhir ini aku sangat jarang melihatmu"~ayame
"aku akan segera kesana ayame~nii"~sakura.
__ADS_1
sakura menutup telvonnya, lalu ia berlari terburu-buru menuju ke teman-temanya.
"ada apa saki, kenapa kau terburu-buru" ucap hinata sembari mengernyitkan dahinya.
"teman-teman kalian bisa mengizinkan aku sebentar, saja kumohon, aku sedang ada masalah" ucap sakura panik.
"baiklah saki....tap...." belum sempat ino berbicara, sakura sudah beranjak pergi dengan terburu-buru, bahkan ia lupa mengucapkan terima kasih.
.
.
.
.
"deidara-nii" ucap sakura memanggil deidara.
"antar aku, kumohon" ucap sakura, ia semakin panik dan khawatir kepada kedua orang tuanya.
"tapi....aku hanya supir pribadimu, dikala kau sekolah saja nona, aku takut dimarahi oleh tuan sasuke" ucap deidara, ia sebenarnya juga khawatir, tetapi bagaimana lagi, ia juga tidak bisa kehilangan pekerjaannya itu.
"kumohon deidara-nii, aku janji jika tuan sasuke marah padamu, aku akan tanggung jawab, kumohon" ucap sakura, deidara yang melihat sakura memohon merasa iba dan langsung menyetujui permintaan sakura.
.
.
.
__ADS_1
.
.
.
.
.
sakura dan deidara tiba dirumah kontrakan orang tua sakura, sakura sangat benar-benar panik dan khawatir, ia terus mencari sosok kedua orang tuanya, namun nihil tak ada satupun jejak kedua orang tuanya disana, ia menangis dan terus menangis, ia menyesali semuanya, selama ini ia hidup dalam kesenangan hingga ia lupa orang tuanya menderita.
"maafkan aku ayah, ibu...hiks" ucap sakura sembari menangis.
deidara merasa iba melihat sakura yang terus-menerus meneteskan air matanya, ia pun menelvon sang majikan alias sasuke untuk memberi tahu keadaan sakura, sementara sasuke ikut khawatir dengan keadaan sakura, ia pun bergegas untuk menemui sakura.
sesampainya dirumah kontrakan bekas orang tua sakura tempati, sasuke melihat sakura tengah duduk sambil menangis, ia pun menghampiri dan memeluk sakura dengan lembut.
"hey, kenapa kau menangis?" ucap sasuke sembari mengelap air mata sakura yang menetes menggunakan telunjuknya.
"tu...tu...tuan...hiks...hiks.." tangis sakura sembari memeluk sasuke.
"ada apa?, kau mencari orang tuamu?" ucap sasuke dengan lembut.
"hiks...hiks...tuan...aku..hiks...a...a..aku merasa aku tidak ada gunanya menjadi anak mereka, lihat mereka dalam kesulitan begini aku tidak ada disisi mereka, aku tidak berguna, memang tidak berguna, aku bodoh benar-benar bodoh tuan, aku merasakan kekayaan selama ini, tapi orang tuaku menderita...hiks" ucap sakura menyesal.
"hmmm, kenapa kau mengatakan hal seperti itu, kau mau berjumpa dengan orang tuamu kan, ayo ikut denganku?" ucap sasuke mengajak sakura untuk masuk kedalam mobilnya.
"kit...kita...mau kemana, tuan aku sedang mencari orang tuaku, dan kau ingin mengajakku jalan-jalan, apakah kau memiliki perasaan, setidaknya kau bantu aku mencari orang tuaku, bagaimana jika mereka kedinginan, tidak ada kasur yang nyaman, dan selimut yang hangat, tuan..." ucapan sakura terpotong oleh sasuke yang malas mendengar ocehan sakura yang panjang.
__ADS_1
"hey, hey, hey, sudah sudah...ayo, masuk ke mobilku, aku akan tunjukkan padamu nanti" ucap sasuke, lalu ia pun membukakan pintu mobil untuk sakura.
jangan lupa komen ya minna😁