
sakura yang mendapat telfon dari sasuke itupun memilih untuk mengangkatnya dan meninggalkan kakashi sendirian di toko tersebut.
"halo, tuan" ~sakura
"keluar dari mall sekarang, aku menunggu mu di mobil"~sasuke
"hah?, kau sudah di mobil, tapi sedari tadi kau kemana saja, aku mencarimu tuan"~sakura.
"AKU BILANG AKU MENUNGGUMU DI MOBIL, KELUAR SEKARANG ATAU KAU TETAP DI MALL INI"~sasuke
sasuke yang sedang marah itupun langsung mematikan sambungan telfonnya dengan sakura, sementara sakura merasa heran, kenapa sasuke membentaknya, tanpa fikir panjang ia langsung keluar dari mall tersebut menuju parkiran tempat sasuke berada.
"tuan, dari mana saja kau sedari tadi aku mencarimu" ucap sakura, namun tak ada satupun jawaban yang keluar dari mulut sasuke.
"tuan" ujar sakura lagi, namun lagi-lagi sasuke diam.
"tuan" ujarnya lagi, namun sasuke tetap diam dan dingin.
__ADS_1
"tuan, aku sedang berbicara denganmu, kenapa kau tidak menjawabku" ujar sakura, kali ini sasuke menjawabnya, namun dengan perasaan marah.
"LALU AKU HARUS APA, APA AKU HARUS MELIHATMU BERMESRAAN DENGAN PRIA LAIN HAH!!" ujar sasuke dingin, sembari membentak sakura.
"apa maksudmu tuan" ucap sakura sembari mengernyitkan dahinya heran.
"maksudku, apa aku harus melihatmu bercumbu mesra dengan pria itu, HAH!!" ujar sasuke, ia pun memberhentikan mobilnya di pinggir jalan.
"si..si..siapa yang kau maksud tuan, kakashi sensei?, tapi hubunganku dengannya hanya sebatas guru dan murid" ujar sakura, namun tak digubris oleh sasuke.
sesampainya dirumah, sasuke langsung menarik tangan sakura tanpa memperdulikan barang belanjanya, ia membawa sakura ke dalam kamarnya dan membanting tubuh sakura di ranjangnya.
"lepaskan aku tuan, tanganku sakit" ujar sakura yang merasa kesakitan, namun sasuke tak menggubrisnya dan tetap menarik tangan sakura.
sakura yang ketakutan itupun mulai tak tentu arah, ia mencoba kabur namun tangan sasuke lagi-lagi menangkapnya.
"APA MAUMU TUAN?, APA MAUMU" ujar sakura mencoba memberontak, karena tubuh sasuke sudah berada diatas tubuhnya.
__ADS_1
"mauku, kau tetap diam disini, dan layani aku sebagai suamimu, jangan bermesraan didepan umum bersama dengan pria lain" ujar sasuke dengan tatapan dinginnya.
sasuke mencekal tangan sakura di kedua sisi kepala sakura, ia mulai menciumi leher sakura sampai ke bagian dada dan meninggalkan bekas tanda merah.
sakura yang merasa kesakitan itupun mulai menangis, ia benar-benar takut melihat sikap sasuke yang kasar padanya.
sasuke yang mendengar tangisan sakura langsung berdiri dan pergi ke kamar mandi meninggalkan sakura sendirian dikamarnya, ia menyesali apa yang telah ia perbuat, karena ia pernah berjanji, ia tidak akan menyentuh sakura, bahkan saat sakura sudah lulus sekolah ia akan menceraikannya, namun perbuatan sakura sudah membuatnya benar-benar sakit hati, berulang kali ia memukul-mukul dinding kamar mandinya.
saat sakura melihat sasuke sudah tidak ada dikamar itu, ia pun beranjak pergi dari kamar sasuke dengan berjalan perlahan-lahan karena ia merasakan sekujur tubuhnya sakit terutama bagian leher dan dada.
sambil menangis satu persatu tangga ia turuni hingga ia tiba dikamarnya, dan tak lupa ia mengunci kamarnya.
ia menangis dikamarnya sambil sesekali melihat tanda merah yang ada di bagian lehernya.
ia benar-benar takut melihat ekspresi sasuke yang menyeramkan seperti tadi.
dan malam itu sakura habiskan waktunya dengan menangis dan terus menangis hingga menjelang pagi.
__ADS_1