
sakura telah tiba di sebuah kafe, dengan dress hitam selututnya, ia dengan percaya diri memasuki area kafe tersebut.
ia tersenyum dan memuji dirinya sendiri yang terlihat cantik malam ini.
langkahnya terhenti saat ia sudah berada di tempat yang akan ia tuju, didalam sebuah kaca besar kafe tersebut, ia melihat 2 insan tengah bercumbu mesra, saling menghangatkan melalui ciuman, ia mengenal pria itu yang tak lain adalah suaminya sendiri, dan wanita yang tengah dicumbunya itu, mantan kekasih suaminya uzumaki karin.
sakura menutup mulutnya, tak terasa tangannya sudah membekap mulutnya, hancur sudah hatinya saat ini, ia berlari sekencang kencangnya meninggalkan dua insan yang tengah bercumbu mesra didalam kafe tersebut.
sakura berlari sambil menangis, mengikuti kemana kakinya melangkah, sampai akhirnya ia terhenti di sebuah taman.
air matanya masih menetes deras di pelupuk matanya, kakinya melemas, hatinya hancur seketika, suami yang ia percaya dan akan ia cintai ini, menghancurkannya, membuat ia lagi lagi merasakan sakit hati.
ia duduk di kursi taman sembari memegang dadanya yang sakit.
*
kakashi sedang berjalan menikmati suasan kota konoha yang damai.
angin malam berhembus menerpa wajah tampannya, sambil menegak cola nya ia berjalan menghampiri taman senju yang mampu menyejukkan jiwa seseorang.
__ADS_1
di sebuah taman kakashi menemukan seorang gadis yang tengah menangis, matanya menyorot menatap gadis bersurai pink tengah menangis sambil menunduk, dan kakashi langsung mengenalinya, dan mendekati gadis tersebut.
"sakura" panggilnya yang langsung di toleh oleh pemilik nama.
"kakashi~sensei" lirih sakura sembari menyeka air matanya kasar.
"ada apa denganmu" ujar kakashi sembari menyenderkan kepala sakura kebahunya.
"apa ada yang menyakitimu, katakan?" ujar kakashi khawatir.
"kakashi~sensei, apa aku tidak berhak dicintai" lirihnya kepada kakashi.
"kakashi~sensei kau tahu?, aku sudah memiliki suami," pernyataan sakura membuat kakashi terbelalak kaget.
"hari ini seharusnya, hari kencanku bersama suamiku, tap...hiks...tapi aku melihat suamiku bercumbu mesra dengan mantan kekasihnya...hiks...kakashi sensei, aku tidak tahan" ujar sakura masih menangis.
kakashi yang iba langsung saja membawa sakura kedalam pelukannya, ia mulai berfikir, mungkin alasan sakura menolaknya karna ini?, sakura sudah memiliki suami dan ia mencintai suaminya, tapi kenapa sakura tak jujur saja padanya waktu itu.
"sensei, aku sudah mencoba untuk setia, tapi..dia" ujar sakura, ia kembali menangis.
__ADS_1
"sudah, sudah sakura tenanglah" ujar kakashi menenangkan sakura.
tanpa mereka sadari sepasang mata menatap mereka tajam, dan langsung menarik tangan sakura paksa, sehingga pelukan mereka terlepas.
aura dingin seakan menjalar ditubuh sakura, ia terbelalak kaget saat tahu sasuke yang menarik tangannya paksa.
"sa...suke...-kun" lirih sakura di sela isakannya.
"aku menunggumu sedari tadi di dalam kafe, dan kau malah asik bermesraan dengan pria ini sakura, dimana sopan santunmu hah?, aku ini suamimu sakura" ujar sasuke dengan amarahnya yang meledak-ledak.
"a...a...ak" ucapan sakura terpotong oleh sasuke.
"CUKUPP!!, kita pulang sekarang" ujar sasuke sembari menarik tangan sakura kasar menuju mobilnya.
langkahnya terhenti sesaat, dan ia kembali mengarah pada kakashi.
"temui aku diruanganku besok" ujar sasuke dingin, ia lalu menarik kembali tangan sakura kasar dan memaksanya duduk di kursi pengemudi, sementara sakura pasrah dengan air mata yang terus menerus mengalir dari pelupuk matanya.
kedepannya gimana yah, semoga sasusaku baik" aja deh aamiin😅
__ADS_1