
malam berbintang indah menghiasi kota konoha yang begitu dingin, mungkin salju akan turun sebentar lagi, begitulah fikiran semua orang di kota konoha, tak terkecuali gadis dengan surai pinky nya, malam ini adalah malam istimewa untuknya, malam dimana ia akan melakukan kencan bersama dengan suami yang saat ini sedang ia usahakan untuk selalu setia kepadanya.
'mungkinkah, aku mencintainya, ahhh' batinnya.
sakura tengah memoles dirinya menggunakan make up yang pernah dibeli oleh sasuke, tak perlu waktu lama, ia hanya bermake up seadanya saja, itupun sudah membuatnya terlihat sempurna.
selesai berdandan, sakura keluar rumahnya dengan langkah cepat, tak lupa ia mengunci rumahnya sebelum pergi, setelahnya ia menemui deidara yang akan mengantarnya pergi ke tempat dimana ia akan kencan dengan sasuke.
*
sementara di sebuah kafe, tampak seorang pria dengan segala pemikirannya, sasuke si pria berwajah tampan nan gagah yang selalu di kagumi seluruh wanita di konoha karna ketampanannya yang bak dewa yunani.
sasuke tengah memikirkan perkataan naruto tadi, ya tadi saat ia bertemu dengan naruto di sebuah toko perhiasan.
flashback on
sasuke mengemudikan mobilnya dalam kecepatan sedang, ia tersenyum sesaat setelah memberikan alamat kafe akatsuki kepada deidara, tak dapat ia bayangkan bagaimana nantinya saat ia menyatakan cintanya pada sakura nantinya, ya setelah sekian lama cinta itu datang kembali, tapi kali ini berbeda, tak seperti saat ia mencintai karin.
sasuke terhenti disebuah toko perhiasan, disana banyak seseorang menjual perhiasan dengan harga tinggi, mungkin hanya orang sultan yang mampu masuk ke toko perhiasan ini.
"berikan aku cincin berlian termahal ditoko ini" ujarnya datar.
"ahh, ini tuan, kami hanya ada satu ini, cincin berlian merah muda" ucap salah satu karyawan toko dengan cepat.
"hn, baiklah, bungkuskan" ujar sasuke, karna ia memang tak ingin berlama-lama.
tak lama kemudian datanglah seorang pria dengan rambut kuning duriannya tengah berjalan kearah toko perhiasan tersebut dan bertemu dengan sasuke.
"yo, teme" ujarnya sembari menepuk bahu sasuke.
"hn" jawabnya datar.
"oke, kau beli cincin untuk sakura?" tanya naruto pada sasuke.
"hn" ucapnya kembali datar, oh ayolah tak adakah kata-kata lain selain 'hn'.
__ADS_1
"ne, sasuke..."
"hn" gumam sasuke.
"kau harus tau, karin kembali" ujar naruto yang membuat mata sasuke terbelalak kaget.
"dan...dia bilang dia akan datang menemuimu" ujar naruto, setelahnya ia kembali pamit pada sasuke.
flashback of
sasuke mencerna segala perkataan naruto di toko perhiasan tadi, apa maksudnya ini, karin kembali dan akan menemuinya?, ini gila sungguh, setelah mencampakkannya, ia lalu menemuinya, batin sasuke.
dan benar saja, disaat sasuke tengah menegak jus tomat yang baru saja ia pesan, seorang wanita bersurai merah, dengan kacamata hitamnya datang mengarah kepada sasuke, ia bahkan tidak segan untuk menghampiri sasuke yang tengah duduk santai menunggu istrinya untuk datang berkencan dengannya.
"huwahhh, sasuke~kun, kejutan yang luar biasa" ujar karin kegirangan, sembari memeluk lengan kekar sasuke.
"kau ingat semua ini, kau sengaja bukan?, kau memberikanku kejutan di saat aku kembali, di tempat pertama kali kita kencan, aku tahu sasuke~kun, kau merindukanku itu sebabnya kau memberikanku kejutan ini, pasti naruto sudah memberi tahukan tentang kepulanganku, benar kan sasuke~kun"goda karin, yang ditanggapi acuh, dingin, serta cuek oleh sasuke.
sasuke menghempaskan tangannya membuat karin terpekik kaget.
"pergilah!!" ujar sasuke dingin.
karin mulai ******* bibir sexy sasuke, ia tak perduli meski harga dirinya sudah tercoreng disini, mereka memang sudah melakukannya semenjak pacaran, hanya ciuman tak lebih.
lidah karin mulai menerobos masuk, namun sasuke tetap menguncinya, tak berselang lama sasuke tersadar dari perbuatan karin yang tiba-tiba mencium bibirnya.
ia marah dan mendorong tubuh karin hingga terjungkal.
"HENTIKAN....KARIN" ujar sasuke dengan amarahnya yang meledak.
"dengar!!, aku sudah melupakanmu, dan camkan ini baik-baik, aku sudah menikah dan aku tidak akan pernah menghianati pernikahan ini, asal kau tau saja, kau yang mencampakkanku dan kau kembali lagi untukku!! DASAR JALANG!!" ujar sasuke, setelahnya ia pergi keluar dari kafe tersebut dengan amarah yang meledak.
sasuke berdecak kesal, pasalnya ia menunggui sakura sejak tadi, tapi gadis itu tak kunjung tiba dan berakhirlah ia bersama karin.
ia memasuki area parkiran, dan hendak memasuki mobil untuk menuju pulang kerumah, namun tangannya tertahan disaat ia tak sengaja menangkap salah satu plat mobil yang sangat ia kenali, ya mobil itu mobil sakura, itu artinya sakura sudah disini, tapi kenapa ia tak masuk tadi, batinnya bertanya-tanya.
__ADS_1
sasuke menghampiri mobil tersebut dan terlihatlah deidara yang sedang memainkan ponselnya.
tuk...tuk..
deidara sedikit melirik, lalu mendudukkan dirinya dan membuka sedikit kaca mobil dengan ragu.
"tu...tuan" ucapnya segan.
"hn, dimana sakura?" tanya sasuke dingin.
"tadi nona sudah masuk ke kafe" ujar deidara jujur.
"tapi aku tak melihatnya" ucap sasuke.
"aku tidak tahu tuan, tadi nona sudah masuk ke kafe, dan aku sudah langsung berada disini setelah mengantarkan nona ke depan kafe tadi" jelas deidara.
"ahhh" sasuke menggerang frustasi, ia lantas berlari mencari sosok pink yang akan dikencani nya malam ini, ia berlari terus menerus mencari sakura, dan sampailah ia disebuah taman.
taman senju, disinilah sasuke mencari sakura, taman ini letaknya tak jauh dari kafe akatsuki, taman yang menyejukkan jiwa setiap orang yang mendatanginya.
sasuke berhasil, ya ia berhasil mendapatkan sakuranya, namun rasa kecewa kembali menyelimuti hati sasuke, ia melihat sakura tengah berpelukan dengan seorang pria berambut perak, sasuke kesal dan langsung menghampiri mereka berdua.
sasuke menarik paksa tangan sakura, yang membuat sakura langsung berdiri di samping sasuke.
"sa...suke...-kun" lirih sakura di sela isakannya.
"aku menunggumu sedari tadi di dalam kafe, dan kau malah asik bermesraan dengan pria ini sakura, dimana sopan santunmu hah?, aku ini suamimu sakura" ujar sasuke dengan amarahnya yang meledak-ledak.
"a...a...ak" ucapan sakura terpotong oleh sasuke.
"CUKUPP!!, kita pulang sekarang" ujar sasuke sembari menarik tangan sakura kasar menuju mobilnya.
langkahnya terhenti sesaat, dan ia kembali mengarah pada kakashi.
"temui aku diruanganku besok" ujar sasuke dingin, ia lalu menarik kembali tangan sakura kasar dan memaksanya duduk di kursi pengemudi, sementara sakura pasrah dengan air mata yang terus menerus mengalir dari pelupuk matanya.
__ADS_1
**konflik?, selebihnya gimana, author jugak gak tau dong.๐๐
arigatou minna๐ค๐ค**