
sasuke mengemudikan mobilnya menuju kantornya, baru saja ia mengendarai mobilnya menuju kantornya, tiba-tiba ponselnya berdering, ia lalu membuka ponselnya dan melihat sang penelvon, ternyata ia adalah ayah sasuke, yang tak lain ialah fugaku uchiha.
"halo ayah" ucap sasuke sembari memasang headsetnya.
"nak, kau bisa kemari sebentar, aku ingin mengatakan sesuatu padamu" sahut fugaku di telvon.
"hmm, ada apa ayah, apa semua baik-baik saja?" ucap sasuke khawatir.
"tidak, nak semua baik-baik saja, kau kemari saja, aku menunggumu, sudah lama aku tidak bertemu denganmu kan" sahut fugaku menenangkan kekhawatiran sasuke.
"baiklah, ayah, sebentar lagi aku akan datang" ucap sasuke, lalu ia mematikan sambungan telvon tersebut.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
skip
sasuke tiba didepan rumah orang tuanya, setelah ia putar balik dari arah kantornya, ia bergegas menemui kedua orang tuanya.
"ayah, ibu," ucap sasuke dengan disambut kedua orang tuanya.
"sasuke, selamat datang nak" ucap mikoto dengan lembut.
"sarapan dulu nak, setelah itu aku ingin berbicara hal penting denganmu, oh iya dimana menantuku" ucap fugaku sembari menyuruh sasuke untuk sarapan.
"dia sekolah ayah, itu sebabnya ia tak bisa ikut denganku" ucap sasuke sembari mengambil nasi sarapannya, karena ia memang belum sarapan, ia berniat untuk sarapan dikantor tetapi ayahnya menelvonya.
setelah selesai makan, sasuke dan orang tuanya pergi menuju ke ruang keluarga karna memang ada yang ingin fugaku bicarakan pada putra bungsunya itu.
"ada apa ayah" ucap sasuke keheranan.
"nak, apa kau sudah menemui mertuamu?" tanya fugaku pada sasuke.
"temuilah mertuamu nak, anggap saja ini sebagai tanda terima kasih karena mereka mau melepaskan putri mereka untukmu" ucap fugaku meyakinkan.
"hmm, baiklah ayah, setelah ini aku akan kesana" ucap sasuke, ia pun lalu beranjak pergi untuk menelvon sekretarisnya.
setelah selesai menelvon konan (sekretaris sasuke) ia pun pamit dengan kedua orang tuanya.
"ayah, ibu, aku pergi dulu" ucap sasuke, ia pun lalu beranjak pergi memasuki mobilnya.
"tunggu nak" ucap fugaku menghentikan sasuke sembari membawa sebuah bingkisan.
"ini, tolong beri ini juga pada kizashi ya" ucap fugaku lagi, ia lalu memberikan bingkisan tersebut kepada putra bungsunya itu.
__ADS_1
"baiklah ayah, aku pergi dulu" ucap sasuke, ia lalu pergi mengendarai mobil nya menuju kontrakan rumah mertuanya.
.
.
.
.
.
.
.
.
skip
sesampainya dirumah mertuanya, sasuke dilihatkan pemandangan yang tidak enak dilihatnya, ia melihat kedua mertuanya sedang ditagih untuk membayar kontrakan rumah tersebut.
"HEY!!, KIZASHI, TIDAKKAH KAU TAU SUDAH BERAPA BULAN KAU TIDAK MEMBAYAR KONTRAKAN RUMAH MU INI HAH!!, APA MENURUTMU, AKU MEMBERIKAN RUMAH INI PADAMU HAH" ucap pemilik kontrakan tersebut.
"tuan, aku minta maaf tuan, untuk sekarang aku sedang tidak memiliki uang, aku berjanji tuan beberapa hari lagi aku akan membayar uang kontrakan ini untukmu" ucap kizashi memohon, namun permohonan kizashi sama sekali tak diperdulikan oleh sang pemilik kontrakan tersebut.
sasuke yang melihatnya langsung datang menuju kedua mertuanya, ia melihat kedua mertuanya menangis didepan orang pemilik kontrakan tersebut.
sesaat mereka akan menampar kizashi, sasuke langsung datang menghampiri orang tersebut dan menahan tangannya yang ingin menampar kizashi.
__ADS_1
"LEPASSS" ucap orang tersebut mengibaskan tangan sasuke.
"JANGAN MACAM-MACAM DENGAN MEREKA" ucap sasuke dengan sorotan mata tajam, sembari membantu kizashi dan mikoto untuk berdiri.