
sakura tercengang menatap sosok wajahnya di cermin, sekali lagi ia mengusap kasar wajah manisnya menggunakan air wastafel dalam kamar mandi pribadi miliknya.
ia masih mencerna apa yang dikatakan sasuke, dan perlakuan pemuda itu yang terkesan manis, sakura masih tidak menyangka akan hal yang diucapkan sasuke tadi, apa? dia mencintaiku, ya begitulah pemikiran si gadis bersurai pinky tersebut.
sakura pov
tidak-tidak bagaimana bisa, ini bahkan diluar ekspetasiku, tapi kenapa hatiku senang, mengapa rasanya setelah rasa cinta itu hilang kini kembali lagi, namun berbeda, cinta itu kini digantikan oleh orang yang benar-benar tulus, ya aku bisa melihatnya dari cara sasuke memperlakukanku, tapi bagaimana?, oh kami~sama aku sudah sangat salah pernah membohongi sasuke tentang hubungan ku dan sasori, agar dia segera menceraikanku, tapi justru sekarang aku terjebak dengan cinta yang dia ucapkan, apa itu sungguhan?, atau hanya permainan sasuke?, sama seperti yang sasori katakan dulu, ya walaupun aku tak membalas perkataan sasuke, namun didalam lubuk hatiku aku merasa senang, tapi kenapa?.
apa aku berhak?, tapi bukankah pria itu mencintai karin?, apa perasaan cintanya pada wanita itu sudah hilang dan tergantikan olehku.
__ADS_1
ohh...sakura kau bodoh sangat bodoh, untuk apa kau berharap pada pria lagi bodoh, kau hanyalah istri rendahan yang dijodohkan oleh orang tuamu, ayolah kau itu hanya gadis rendahan yang hanya dijodohkan oleh orang tuamu hanya untuk membayar hutang orang tuamu, ingat, hanya hutang orang tuamu, dan jangan pernah berharap pada pria tampan dan kaya raya seperti sasuke, mungkin perkataannya hanya omong kosong.
ayolah sakura, dia tampan, dia punya segalanya, lalu?, untuk apa dia mencintai gadis yang sama sekali tidak jelas notabenya, tidak punya harta, tidak cantik, bahkan sangat tidak menarik, ya ya apa yang menarik dari dirimu, pernah dibohongi oleh seorang pria~..heh, gumamku sambil menyeringai dihadapan kaca besar kamar mandi milikku.
lagi-lagi aku teringat ucapan sasori, ya si setan merah itu, aku dulu yang begitu semangatnya dicintai oleh seseorang seperti setan merah itu, dan begitu bodohnya mau diperalat dengan rencana busuknya, ya dia menguras semua hartaku, bahkan aku sampai harus berbohong kepada orang tuaku demi dirinya, tapi apa yang dia perbuat padaku membuatku ingin mencekik lehernya hari itu juga, dia selingkuh, ya wanita bersurai purple gelap itu, aku bahkan masih mengingat wajahnya.
hiks...
aku terisak dikamar mandi pribadi rumahku, lebih tepatnya rumas sasuke, tubuhku terperosok ke lantai kamar mandi yang dingin.
__ADS_1
bisakah? bisakah aku percaya pada sasuke?.. bisakah aku mempercayai cinta lagi?
ahhh itu membuatku sedikit pusing, baiklah sakura bagaimana kalau kita lihat seperti apa perlakuan sasuke padamu.
aku tersenyum miris, mungkin dengan cara ini aku bisa percaya cinta lagi.
**sakura pov end
ohayou mo minna, i'm coming is back**
__ADS_1