
setelah kepergian naruto, sasuke masih mencerna apa yang diucapkan naruto tadi, ia berfikir sejenak, mungkin perlahan ia mulai melupakan karin atau gadis itu yang sudah membuatnya jatuh hati, fikirnya, sasuke terus dikerubungi rasa penasarannya itu.
"ahh, tidak" ucapnya sambil mengacak-acak rambut ravennya itu.
"mungkin hanya perasaanku saja," ucapnya lagi, ia pun mulai melanjutkan pekerjaanya yang tertunda.
namun lagi-lagi pekerjaan sasuke tertunda karena senyum gadis bersurai pinky tersebut, ia tak bisa berkonsentrasi dengan apa yang ada difikiranya, akhirnya ia memutuskan untuk menelfon naruto.
'ada apa teme' ucap naruto ditelfon, karena naruto baru saja sampai di perusahaanya.
'naruto, kau tau arti tentang cinta kan?,' ucap sasuke ditelfon.
'iya, aku tau, ada apa lagi, apa kau bingung bagaimana cara mengungkapkannya teme?' ucap naruto meledek sasuke.
'tidak, mmmm,..anu...apa kau tau bagaimana cara nya agar dia bisa mencintaiku juga?'ucap sasuke dengan perasaan gugup bercampur keringat dinginnya.
'hahaha, sudah kuduga, nee teme, kalau kau menginginkan dia mencintaimu, awalnya kau harus membuatnya senang' ucap naruto dengan seringai khasnya.
'senang,?' sasuke terdiam sambil meneguk kasar saliva nya ditambah keringat dingin yang sedari tadi tak henti-hentinya mengucur.
'ya, contohnya kau beri dia kalung emas putih, gelang, atau apapun yang membuat dia senang dan tertarik dan jangan lupa berikan dia perhatian yang lebih, sudah ya teme, banyak pekerjaan menumpuk dikantorku, jika aku meladenimu seperti ini terus, bisa-bisa pekerjaanku ini tidak selesai' ucap naruto sembari menutup telfonnya.
setelah sambungan telfon terputus, sasuke mencerna lagi perkataan naruto yang dilontarkan olehnya.
"membuatnya senang, perhatian lebih, hmmmm" ia mulai berfikir dan terus berfikir, lalu ia mulai ingat tentang sakura yang mengejar bus sekolah tadi pagi, ia pun mulai memiliki ide cemerlangnya dan keluar dari ruanganya.
saat sasuke keluar dari ruangannya, ia dikejutkan oleh sekretarisnya nagato yang membawa beberapa tumpuk dokumen lagi.
"tuan, sekitar jam 13.30 kita akan mengadakan rap...." belum sempat nagato berbicara, sudah dipotong oleh sasuke yang tak sabar ingin segera keluar.
__ADS_1
"kau urus semuanya, aku ada urusan penting" ucap sasuke dengan suara khas dinginnya.
nagato yang ketakutan tak berani menatap, ia hanya mengangguk dan menuruti semua perkataan tuan mudanya itu.
.
.
.
.
.
sasuke mengemudikan mobilnya kesebuah tempat, dimana tempat tersebut banyak dipenuhi oleh mobil-mobil terbaru, terbagus, dan termahal.
"selamat datang tuan, ada yang bisa kami bantu" ucap salah satu pegawai di toko mobil tersebut.
"hmm, baik tuan, sebelah sini" ucap pegawai tersebut membawa sasuke untuk melihat mobil yang ingin sasuke beli.
"ini dia tuan, lambhorgini keluaran terbaru, ini paling terbaik diantara yang lain, dan selain itu harganya juga sangat mahal," ucap pegawai tersebut menjelaskan.
"baiklah, aku akan transfer uangnya, dan aku mau sekitar pukul 14.00 mobil ini sudah harus sampai dirumahku," ucap sasuke, ia pun pergi menuju bagian pendanaan dan mulai mengurus tanda penerimaan atas nama sakura.
"baik tuan, terima kasih telah membeli produk mobil kami," ucap pegawai tersebut ramah.
setelah selesai dari toko mobil tersebut, sasuke memutuskan untuk pulang, ia ingin melihat ekspresi gadis yang kini tengah mengisi kekosongan hatinya tersebut.
ia terus-menerus tersenyum didalam mobil, ia ingin segera bergegas pulang dan sampai dirumah karena tak sabar ingin melihat senyum manis gadis bersurai pinky tersebut.
__ADS_1
.
.
.
.
.
.
sesampainya dirumah, sakura belum juga pulang, sasuke sangat tak sabar menunggu kepulangan gadis pinky tersebut, ia rindu sangat rindu dengan senyum manis khas cherry tersebut.
"pukul 12.00, kenapa dia lama sekali, bukannya dia sudah selesai ujian, tapi kenapa selama ini, hanya pengumuman penting saja kan" ucap sasuke yang tak sabar menunggu kepulangan gadis cherry tersebut.
sasuke tak henti-hentinya melihat jam tangan yang menghiasi tangannnya tersebut dan pintu rumah nya yang sedang terbuka lebar, sampai akhirnya terdengar suara hentakan kaki dari luar, membuat sasuke berbalik dan pura-pura acuh.
"tadaima" ucap seseorang yang sangat familiar di telinga sasuke, membuat sasuke tersenyum senang dan langsung menghampirinya.
"kenapa lama sekali?" tanya sasuke pada sakura, karena memang sedari tadi sasuke menunggunya.
"hmm, iya tuan maaf, tadi bus yang kami naikki hari ini sedang ada kendala bermasalah, ban mobil bus nya pecah itu sebabnya kami harus menunggu membenahi mobil busnya, lalu kembali kerumah" ucap sakura, membuat sasuke mengangguk.
"ehh, tuan kau sudah sehat?, kau sudah pergi kekantor?" ucap sakura, menatap heran sasuke.
"sudah, aku sudah lebih baik," ucap sasuke, membuat sakura tersenyum senang.
"baiklah tuan, aku mau berganti pakaian, setelah itu aku akan menyiapkan makan siang untuk kita" ucap sakura lalu ia bergegas pergi kekamarnya.
__ADS_1
hai minna maaf update nya lama, kesibukan menumpuk setiap hari, ini mumpung hari minggu jadi aku update, ikutin update aku terus ya, see you next time❤❤