
3 bulan kemudian
3 bulan, waktu berlalu begitu cepat, akhir yang dinanti para anak sekolah konoha high school, hari esok, ya tepatnya hari esok, mereka akan mengadakan wisuda tamatan pada tahun ini, berlomba-lomba untuk mendapatkan juara terbaik, agar mendapatkan nilai yang memuaskan dan dengan senang hati di terima di salah satu kampus terfavorite masing-masing siswa.
tak terkecuali sakura, ia senang amat senang, pagi tadi kakashi sempat memberinya bocoran bahwa juara terbaik tahun ini jatuh pada sakura, ya seharusnya memang begitu sedari dulu, ia memang dikenal anak paling cerdas di sekolahnnya.
keluar dari kamar, bersenandung kecil dan wajah yang berseri, sakura menghampiri dapur untuk memasak, menanti sang empunya rumah pulang, rasanya ia ingin sekali memberitahukan kabar gembira ini pada sasuke, ya sasuke pasti senang.
ia mengingat-ingat kembali bagaimana 3 bulan yang lalu sasuke memperlakukannya dengan baik, walau sakura belum mengatakan bahwa ia juga mencintai sasuke, rasanya hatinya belum siap, dan pria itu juga tidak memaksanya, namun sakura masih menganggap bahwa pria itu sekarang membuatnya senang, bak seorang ratu.
suara deru mobil terdengar dari arah luar rumah, sakura yang selesai memasak, berlari dengan tergesa-gesa menuju pintu utama rumah mereka tersebut, ia bahkan membukakan pintu dengan semangat.
"okkarie sasuke-kun" ucapnya dengan semangat, memanggil dengan sufix 'kun' mengapa demikian?, 2 bulan yang lalu sasuke menyuruh sakura untuk berhenti memanggilnya tuan, karena bagi sasuke sakura adalah istrinya, dan bukan pembantunya.
"hn" gumam sasuke
"nee....neee....kau sudah makan ayo kita makan, aku sudah buatkan sup tomat kesukaanmu" ujar sakura dengan semangat layaknya istri, memang istri kan?, maksudnya layaknya istri sungguhan.
"hmm.....sepertinya enak" ujar sasuke, setelah menerima penyambutan dari sakura, sasuke berangsur pergi ke meja makan.
sasuke memakan masakan sakura dengan lahapnya, ia bahkan tak memperdulikan sakura yang bahkan menatapnya dengan intens sekaligus senang.
__ADS_1
"kau... tak makan?" tanya sasuke.
"ehh....tidak..aku sudah sangat kenyang" jawab sakura dengan perasaan gugup, yang hanya dibalas anggukan oleh sasuke.
"nee...sasuke-kun" ujar sakura sembari membereskan piring, disaat sasuke selesai makan.
"hn" hanya gumaman yang terdengar dari mulut sasuke.
"barusan aku mendapat kabar dari kakashi sensei, dia bilang bahwa aku mendapat juara terbaik di sekolah, dan besok adalah hari wisuda pendidikan terakhirku, bisakah aku memintamu untuk hadir disana?" ujar sakura dengan perasaan gugup, takut kalau-kalau sasuke menolaknya.
"hn, okey aku akan datang" ujar sasuke, setelahnya ia pergi meninggalkan sakura dan berangsur kekamarnya untuk istirahat.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
.
skip time....
pagi hari yang cerah, matahari menampakkan wajahnya dibalik langit-langit biru nan cantik, lalu menyeruak masuk melalui celah celah jendela, dan membuat gadis bersurai pinky menggeliat, ia terbangun sekaligus teekejut.
'pukul 7, ahhh shitt, bisa bisa aku telat' batin sakura
setelah selesai dengan acara make up nya, sakura keluar dengan memakai dress mini yang pernah diberikan oleh sasuke lengkap dengan aksesorisnya, gadis itu tersenyum manis semanis buah cherry, ia keluar kamar, dan hal yang pertama kali ia tangkap oleh matanya adalah sasuke yang sedang duduk santai memakai jas kerjanya di meja makan, pria itu nampak terburu-buru? mungkin.
"pagi sakura" ujar sasuke menyapa sakura dengan lembut.
"hmm...pagi" balas sakura, ia lalu mendudukkan bokong cantiknya ke kursi meja makan tepat didepan kursi milik sasuke.
"ahhh....aku minta maaf sakura, aku tau jika aku mengatakan ini kau pasti akan bersedih, sekali lagi aku minta maaf, aku tidak bisa hadir keacara wisudamu, hari ini aku ada meeting mendadak, dan itu secara tiba-tiba" ujar sasuke.
"hah"ucap sakura bingung.
spesial untuk kalian, terima kasih readers-readers ku🙂
__ADS_1