My Psychopath Academy

My Psychopath Academy
Chapter 11


__ADS_3

Sedangkan Noel dan Haru melaksanakan misi pertamanya yang mudah yaitu membantu membawa material, karena terlambat datang dan semua misi utama sudah habis, Noel dan Haru hanya bisa melakukan misi sampingan.


Di dalam ruangan 17 setelah Noel dan Haru melaksana dan memilih misi lagi.


Ken sedang mencari tau tentang Noel dan memeriksa sketsa Noel.


Tap Tap Tap


"KEENNN" teriak soe sambil berlari dan masuk keruangan 17.


"Jangan berisik, Kepala Sekolah" ucap Ken yang masih fokus untuk mencari data tentang Noel yang tidak ketemu-ketemu.


"Ken, apa yang dia ingikan ?" ucap Soe yang dimaksud Noel.


"Noel ingin senjata yang seperti ini" ucap Ken tanpa berpaling dari komputernya dan meyerahkan sketda milik Noel.


"Ini pedang kan ?" ucap Soe tak percaya dengan apa yang dia lihat.


"Kepala sekolah, kenapa anda begitu tertarik dengannya ?" ucap Ken.


HAACCHUUU


"Debu disini banyak sekali, ya?" ucap Noel yang bersin.


"Kau akan tau, tapi bukan sekarang" ucap Soe dengan percaya diri.


"Terserah" ucap Ken sambio mengetik-ngetik keyboard komputer.


Didalam ruangan 17 pun hening karena kepentingan masing-masing satu satu mikir apa yang dilakukan Noel dengan kedua pedang ini, yang satu sibuk mencari data tentang Noel.


'Kenapa pedang, dan kenapa mata pedangnya kayak begini ,kotak-kotak. Dengan mata pedang yang kayak begini, kalau menebas bakal susah, apa dia ingin menikmati suasana memotong-motong lawannya, kau benar-benar sadis Noel' pikir Soe yang kemana-mana.

__ADS_1


BRAK


"TIDAK KETEMU, SIALAN ?" teriak Ken dengan kerasnya.


"Katanya jangan berisik, kenapa kamu berisik sendiri ?" ejek Soe.


"Ini karna Noel, aku ingin mencari tahu tentang data-datanya" ucapnya dengan sedih.


"Kau takkan bisa menemukannya kalau hanya lewat situs kayak gitu" ucanya Soe sambil mendekat kearah Ken yang sedang frustasi tingkat Naga.


"Kenapa ?" tanya Ken dengan penasaran.


"Negara-negara yang pernag Noel tinggali, menyembunyembihyikan data tentang Noel termasuk Jepang" ucap Soe sambil menyuruh Ken berdiri dan duduk didepan komputer, lalu mengetik keyboard dengan sangat cepat.


"Hanya penjabat tinggi yang punya hak unthk melihat data tentang Noel" ucap Soe dengan panjang lebar, sedangkan Ken hanya mendengarkan.


Ting Ting


"Karna kau salah satu muridku kau bisa melihatnya, sekarang duduklah !" ucap Soe dengan berdiri dan menyuruh Ken duduk.


"Astaga Naga" kejut Ken setelah mengetahui tentang Noel yang sebenarnya.


"Jika kau menyinggung Noel, maka habis lah dirimu" ucap Soe sambil menghantui-hantui Ken.


"Jangan berca-"


"KEN, PEDANGNYA PATAH" teriak Noel sambil membuka pintu dengan kasar.


"Ketuk dulu sebelum masuk" ucap Ken dengan kesal.


"Baiklah" ucap Noel dengan keluar.

__ADS_1


Tok Tok Tok


"Masuk" ucap Ken dengan kesla ka4ena tingkah Noel.


Brak


"Ken pedangnya patah" ucap Noel sambil memperlihatkan pedang kayunya yang sudah terbelah menjadi dua bagian.


Pedang kayu Noel patah karena saat dirinya dan Haru sedang mengantar materiak kegudang, pedang kayu Noel dan terjatuh dan tanpa sengaja terinjak oleh dirinya sendiri.


"Itu saja" ucap lega Noek setelah mengatakannya.


"Yo, Noel" sapa Soe.


"Yo" balas Noel sambil mendekat Ke Soe dan Ken.


"Oh Astaga, bukannya aku sudah menyuruh semua kepala negara untuk menghapusnya, kenapa masih ada ?" tanya Niel setelah melihat artikek tentang dirinya sendiri.


"Saat aku masih anak-anak, aku terlihat mengerikan sekali" ucap Noel setelah melihat fotonya yang tersenyum denan jahatnya.


"Aku malu sekali" ucap Noel sambil menutup mukanya yang merah karena malu.


"Kenapa kau malu sendiri, Noel ?" tanya Ken.


"Entahlah" ucap Noel sambil membuka tangannya.


"Noel, bagaiman sekolahnya ?" tanya Soe.


"Hebat" ucap Noel dengan mata berbinar.


"Tentu saja, hahaha" tawa Soe.

__ADS_1


"BERSAMBUNG"


maaf karena updatenya lama dan untuk sementara libur dulu !


__ADS_2