My Psychopath Academy

My Psychopath Academy
Chapter 32


__ADS_3

Keesokan harinya Noel sedang bersiap-siap karena masih pagi, jam 08:00 sampai jam 13:00 jam pelajaran yang lainnya bebas mau ngapain ingin melihat club, kebun binatang, cafe, taman hiburan, bioskop dan lain-lain.


Gok Tok Tok


"Noel, ayo berangkat" ucap ketua Mamoru yang memakai seragam, seragamnya abu-abu.


"zya iya" ucap Noel sambil keluar kamarnya dengan membawa buku. Tak perlu bawa tas hanya bawa buku tebal dan pena.


"Noel telingamu tegak" ucap ketua Rieyua sambil menunjuk telinga Noel.


"Saat perjalanan kembali aku bertemu dengan dokter, dan memberitahuku untuk tidak kebawah, nanti bisa rusak" ucap Noel yang mengunci kamarnya.


"Noel lebih cocok begini" ucap ketua Mamoru.


"Baiklah ayo pergi" ucap ketua Rieyu yang memimpin jalan.


Di kelas Camp 1-E. kelasnya harus sama dengan kelas yang asli.


"Sudah ramai sekali" ucap ketua Mamuro.


"Eh itu ketua Mamoru" ucap sekretaris Rin.


"Ketua Mamoru sini" ucap wakil Mika sambil melambai-lambaikan tanganya.


"Itu yang lainnya" ucap ketua Mamoru sambil berjalan menuju yang lainnya yang dekat dengan jendela.


"Ini tempat dudukmu" ucap wakil Mika yang menunjuk nama Mamoru yang ada dimeja.


'Di kasih nama, ya ? ini akan lebih mudah' batin Noel yang duduk ditempat duduknya dan melihat kejendelan karena temoat duduknya dekat jendela, beruntung sekali kau Noel.


'Kebiasaan' batin mereka.


"Hey, Mamuro, lihat bukannya dia anak kemarin malam ?" ucap Rieyu sambil menepuk-nepuk pundak Mamoru.


Author : karena di Camp satu kelas harus punya kurang lebih 30 ketua, 36 wakil, 25 sekretaris, 7 bendahara, mungkin mereka ada yang kepilih atau tidak. Sebenarnya itu bisa lebih karena muridnya banyak.


"Benar, kita samperin, yuk" ucap Mamoru yang mengajak lainnya yang ingin ikut.

__ADS_1


"Aku ikut aku ingin menambah teman" ucap salah satu murid yang ingin menambah temannya.


"Aku juga" ucap yang lain yang bosan menunggu bel masuk.


"Noel, kau ikut tidak ?" tanya Mamoru yang mengajak.


"Tidak" jawab Noel tanpa berpaling.


'Cih dingin sekali, tapi dia orang yang paling berbakat, kenapa di ada di kelas 1-E, atau sama seperti kita yang dipindahkan ?' batin mereka.


Sebenarnya, kelas 1-E itu adalah tempatnya orang-orang berbakat dipindahkan disana.


"Sudahlah ayo pergi" ucap Mamoru yang berjalan menuju anak itu.


"Hey apa kau baik-baik saja kemarin ?" sapa dan tanya Mamoru.


"A-Aku baik-baik saja" ucap gugup anak itu.


"Nama ku Mamuro, siapa namamu ?" tanya Mamoru.


"Namaku Rieyu" ucap Rieyu sambil merangkul Hayate.


Setelah sesi pengenalan mereka, mereka pun berbincang-bincang cukup lama dan muncul ke empat anak animal yang kemarin.


"Hayate" panggil anak Hyena.


Sedangkan Hayate diam membeku dan bergemetar.


"Kesini" perintah Anak Hyena itu dan diikuti Hayate dengan berjalan gemetar.


"Tunggu" ucap Mamoru yang menghentikan langkah Hayate.


"Mamoru" bisik Hayate dengan gemetar.


"Tenang saja" bisik mereka dengan tenang.


"Jangan ikut campur" ucap Hyena itu.

__ADS_1


"Aku harus ikut campur karna Hayate adalah temanku" ucap Mamoru dengan jujur.


'Teman' batin Hayate yang baru pertama kali mendengar orang yang menganggapnya teman.


"Teman ? kau akan kecewa, dia hanya anak haram dari keluarga kaya, dia itu seorang sampah, apa kau tahu?" ucap Anak Hyena yang meremehkan.


'Dia benar' batin Hayate yang mengingat kejadian yang tidak menyenangkan.


"Tenanglah Hayate kami akan bersamamu sebagai teman" bisik Mika.


"Teman-teman" ucap Hayate dengan pelan.


'Oh mulai lagi' batin Noel yang bisa mendengar itu.


"Sampah ? Lalu kau itu apa ? seorang anak orang kaya ? seorang bangsawan ? atau seorang raja ? kau itu lebih buruk dari sampah, apa kau tahu itu ?" tanya Mamoru yang terus memojok anak Hyena itu.


"Aku seorang orang kaya, kenapa ?" mau tak mau anak Hyena itu harus menjawab.


"Anak orang kaya, Pff...hahahahaha, anak orang pasti pintar dan akan di kelas tinggi, tapi kenapa kau di kelas 1-E, Hmm ?" ejek Mamoru yang membuat anak hyena itu semakin terpojok.


"Tsk, tidak ada gunanya berdepat sama orang-orang sampah seperti kalian" ucap anak hyena itu yang melarikan diri.


"Hahaha dia kabur, berdebat dengan Mamoru itu sulit" ucap Rieyu.


"Huft....walaupun aku pandai memojok seseorang, tapi aku tak bisa mengalah Noel, level kita berbeda" ucap Mamoru dengan kesal sambil melihat Noel, namun sayangnya Noel mengabaikannya.


"Noel ?" tanya Hayate yang ikut melihat Noel.


"Ya, Noel itu hebat, keren, pintar, jago walaupun dia itu orangnya dingin dan menyebalkan setengah mati" ucap Mamoru dan ikuti lainnya.


Teng Teng Teng


"Cepat masuk" ucap seoranh wanita dewasa yang bertugas menjadi wali kelas kelas 1-E di camp.


"Namaku Ayumi, yang akan menjadi wali kelas kelas 1-E, aku sendiri yang akan memilih ketua, wakil, sekretaris dan bendahara, yang aku panggil maju" ucap Bu guru Ayumi.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2