My Psychopath Academy

My Psychopath Academy
Chapter 18


__ADS_3

'Roka dan Ryota langsung dapat lawan bertarung, itu menarik' batin Noel melihat pertarungan Roka dan Ryota melawan 10 anak kelas 2-A, mereka datang selalu bersama, seperti kelompok.


"Ha...haa...haa....huft...." 'Mereka terlalu kuat untuk kami' batin Roka dengan belati dikedua tangannya.


"Kakak" ucap cemas Ryota sambil memegang pedang dan menghadap berlawanan arah dengan Roka karena mereka sudah terkepung.


"Apa ini Klien Bersaudara ?" ucap Ketua kelompok kelas 2-A.


"Kalian berdua cukup tangguh saat melawan kami" ucap Wakil ketua kelompok kelas 2-A.


"Hahahahaaa" tawa mereka.


"Cukup tangguh katamu !!!" ucap marah Roka dan mulai menyerang ketua Kelompok itu.


Takh


Sebuah pedang yang bawahan kelompok itu menagkis serangan Roka.


Sebelum kejadiaan itu, Roka sedang berlari di lorong sekolah agar cepat sampai, sedangkan Ryota menyusul dibelakang Roka, saat itu sampai mereka melihat sebuah kelompok yang mengelilingi belati milik Roka, agar bisa mendapatkannya Roka menorobos masuk dan berhasil mendapatkan belatinya dan pergi tanpa sepatah kata yang terucap dari mulutnya.


Saat dia ingin pergi kekelas, dia dihentikan dan ditinju tepat dipipi kanannyal jadi kayak gini nih sekarang...


"Kau masih belum, paham ?" tanya Ketua itu.


"Kalian ini....mainnya keroyokkan" ucap Ryota yang memegang erat pedangnya.


"Memang benar kami mainnya keroyokan, memangnya ada masalah apa kalau kita main ketoyokkan ?" tanya Ketua itu.


"Itu curang namanya" ucap Ryota dengan kesal.


"Terserah apa kata mu, serang mereka" perintah ketua kelompok itu.


"Baiklah" ucap anggotanya.


Sebuah pedang mengarah kearah Roka dan Ryota, dengan cepat dan tepat..

__ADS_1


Thing Thing sring


Pertempuran yang tak bisa di hindarkan.


Sracchh


"Uhuk.." sebuah pedang yang bisa menembus pertahanan Roka, dan menebasnya tepat didadanya Roka sehingga terjatuh terduduk kesakitan..


.


"Hey kenapa kau bersantai disaat ini ?" tanya Ketua itu dengan meraih rambut Roka.


"AAAAAA..." teriak Roka kesakitan.


"Kakak " ucap Royta yang ingin menghampiri Roka, namun...


Scraass


Sebuah pedang menebas punggung Ryota dan Ryota terjatuh disamping kakaknya.


"Ketua" ucap Ketua Reiyu kepada Noel.


Namun Noel mengabaikannya..


"KETUA" teriak Ketua Reiyu yang tak kuat melihat Roka dan Ryota disiksa.


Namun Noel tetap mengabaikannya.


"KETUA KAMI MOHON !!!" teriak seluruh murid dikelas.


SRAK


Noel membuka jendela dengan kasar dan berkata...


"Berisik, diamlah dan duduk ditempat duduk kalian" perintah Noel dengan melompat kebawah jendela..

__ADS_1


"KETUAAAAA" teriak mereka yang tak percaya bahwa Ketua Noel terjun dari lantai 3.


Catatan : Semua kelas 1 berada dilantai 3, lantai 2 tempat penempa pedang, lantai 1 tempat gudang senjata dan material.


"KETUAA HATI-HATI" teriak mereka lagi.


'Berisik sekali' batin Noel yang mendarat dengan aman dan selamat dan langsung berlari dengan cepatnya..


"Apa ketua Noel seorang pelari maraton ?" tanya salah satu murid.


"Entahlah" jawab semua murid kelas 1-E.


"Apa yang kalian lakukan ? apa kalian dengar apa kata Ketua Noel ?" tanya Ketua Mamoru yang sudah duduk.


"Ya iya" jawab mereka dan kemabali duduk.


'Semoga saja luka tidak terbuka lagi atau mendapatkan luka' batin Noel dengan berlari cepat.


Setelah beberapa langkah lagi Noel menekan kaki dan mengepalkan tangan kanan dan meyerang muka ketua itu.


BUAGH


"Akh..." Ketua itu terpental beberapa jarak dari Noel dengan Muka berdarah.


"Selamat siang, Senior" ucap Noel dengan senyum khasnya.


"KETUA !! CEPAT LINDUNGI KETUA" teriak wakil ketua kelomplok itu.


"Baik" jawab anggota kelompok itu yang bergegas melindungi ketua mereka.


"Ketua, Ketua sadarlah" ucap panik wakil ketua itu.


"Akh...uhuk" ketua itu kesakitan dan mengeluarkan darah dari hidung dan mulutnya.


'Bersambung'

__ADS_1


__ADS_2