
"Ba-baik, kami akan bangun" ucap mereka yang langsung bangun dan berdiri.
"Hayate, terimakasih telah menelpon, Noel" ucap mereka sambil membungkuk.
"Itu bukan apa-apa" ucap Hayate yang malu.
"Hey kalian cepatlah ke UkS" perintah Noel yang meninggalkam mereka.
"Baik-baik" jawab mereka.
Di kantor pusat, para guru yang sedang melihat kejadian itu juga terkejut.
"Kepala Sekolah Soe, ini...." ucap ketua Camp.
"Maafkan murid saya, Tuan Yuuto" ucap Soe yang merasa bersalah.
"Tidak apa-apa, siapa nama anak itu ?" tanya Tuan Yuuto yang merasa kenal dengan wajah Noel.
"Namanya Noel, Tuan Yuuto" ucap Soe yang memberikan kerta data tentang Noel.
'Noel ? Akhirnya aku menemukanmu satelah 3 tahun tidak bertemu, Yuki aku sudah menemukan kakak tersanyangmu' batin Tuan Yuuto.
"Baiklah, kita akhiri rapat ini, tsrimakasih" ucap Tuan Yuuto yang meninggalkan ruang rapat.
"Eh ! tadi rapat ?" tanya guru yang kebingungam ini rapat atau tidak.
"Entahlah" jawab teman-temanjya yang ikut bingung.
Si ruang kerja Tuan Yuuto
"Ini nomor teleponnya, tak diganti, ya. Dasar anak-anak, tapi dia masih ingat kepadaku dan Yuki atau dia bukan Noel" ucap Tuan Yuuto yang berpikir.
"Lebih baik telepon dulu" ucap Tuan Yuuto yang menelon Noel.
Di kamar Noel yang sedang mengeringkan ekornya.
Drt Drt Drt
__ADS_1
Ponsel Noel bergetar.
"Hmm ? siapa ini ?" tanya Noel yang familiar dengan nomor ini.
"Nomor ini.....Kakek tua itu" ucap Noel yang lahgsung teringat seorang kakek yang mengadopsinya.
'Halo ini dengan Noel'
"Ya, ada apa Kakek ?" tanya Noel.
'Kau masih ingat aku, Noel. Aku senang'
"Tapi apa Kakek masih menganggapkanku cucumu, Kakek ?" tanya Noel yang merasa bersalah.
'Apa yang kau bicarakan itu, Noel. Jika Yuki mendengar itu, dia akan sedih, kau masih cucuku Noel, kenapa kau berpikir seperti itu ?'
"Karena aku pernah masuk penjara dan meninggalkan kalian tanpa pemberitahuan, itu semua salahku" ucap Noel dengan rasa bersalah yang mendalam.
'Itu bukan masalah, setelah kau menghilang aku dan Yuki mencari mu kemana-mana, tapi di ketemu dan saat itu Yuki harus ke Korea Selatan untuk melanjutkan masa pembelajaran, jika Yuki mengetahui kau sudah ditemukan, dia pasti senang, nomornya masih sama, jadi teleponlah'
Tut Tut Tut
"Baiklah, akan kucoba" ucap Noel yang mengetik Nomor telepon Yuki dan menelponya.
Di Sekolahnya Yuki, Yuki seorang yang tampan dan keren dia pangeran Sekolahnya dengan rambut putih dan mata emas.
Di dalam kurung bahasa Korea Selatan
"(Ha...bosan sekali)" ucap Yuki kepada temanya yang juga bosan.
"(Sama, aku juga bosan, lebih baik diJepang)" ucap temanya yang juga orang Jepang yang bernama Toshio yang juga seorang pangeran Sekolah.
"(Sepertinya Jepang mengadakan Festival Animal Man)" ucap teman satunya yang juga orang Jepang yan bernama Seiya.
"(Aku ingin bertemu Kakek)" ucap Yuki.
DRT DRT DRT
__ADS_1
"(Yuki, ponselmu bergetar sepertinya ada yang menelponmu)" ucap Seiya.
"(Siapa ini ? nomornya terlihat tidak asing)" ucap Yuki yang melihat nomor telepon yang menelponnya.
"(Apa dia pacarmu, Yuki ?)" ejek Toshio.
"(Tentu saja bukan, kalian sialan)" ucap marah Yuki.
"(Hahahaahaaa)" tawa mereka.
"(Kalian diamlah)" ucap Yuki yang menerima telepon dari Noel.
"(Siapa ?)" tanya Yuki.
"(Yuki)"
'Eh suara ini....' batim Yuki yang mengenalkan suara yang ingin dia dengar.
"KAKAK" teriak Yuki sambil berdiri dan bersemangat.
"WAH, Apa, apa, Yuki kau mengagetkan ku" ucap Toshio yang ikut berdiri.
"Untunglah ini diatap sekolah, jika ada orang lainnya mendengar ini, ck ck ck" ucap Seiya yang melihat sekitarnya
'Yuki, berhentilah berteriak seperti itu'
"Tapikan senang, kalau Kakak menelponku, sekarang Kakak ada dimana sekarang ?" tanya Yuki yang mengunakan bahasa Jepang.
'Sekarang aku diCamp Festival Animal Man'
"Boleh aku lihat wajahmu, Kakak ?" tanya Yuki yang ingin melihat wajah kakaknya.
"Boleh ya ? Boleh ya ?" tanya Yuki yang memohon.
"Heh Seiya apa kau pernah dengar kalau Yuki punya kakak ?" tanya Yoshio.
"Tidak" jawab Seiya.
__ADS_1
'*Baiklah, boleh'
Bersambung*