
Tangan Noel sudah berada di tengah papan tulis dan mulai ....
**BRAK
"DIAM, **********" teriak Noel yang mengejutkan seluruh kelas termasuk pak guru.
Hening~~~....
"Kalian semua duduk" perintah mutlak Noel dan diikuti semua murid.
'Mengerikan, jangan cari masalah dengan Noel, walaupun dia tidak pakai senjata atau pakai senjata , jangan coba-coba mencari masalah dengan Noel' batin mereka yang diseluruh kelas kecuali 2 murid pindahan bahkan pak guru juga membatinkan yang mengingat peraturan baru yaitu Jangan cari masalah dengan Noel, walapun dia tidak pakai senjata atau pakai senjata, jangan coba-coba mencari masalah dengan Noel.
Ada kejadian seorang anak kelas 2-C bertarung dengan Noel yang sama sekali tidak pakai senjata dan Noel bisa memenangkannya dengan sangat brutal sekarang kakak kelas itu dirawat di rumah sakit.
"Pak guru silahkan dilanjutkan" ucap Noel yang beranjak pergk menuju tempat duduknya dan duduk.
"Kalau begitu perkenalkan diri kalian" ucap Pak Guru Ichiro.
"Namaku Roka" ucap Roka sang kakak.
"Namaku Ryota" ucap Ryota sang adik.
"Baiklah, kalian duduk disebelah sana" ucap Pak Guru Ichiro dehan menunjuk kedua kursi kosong di belakang.
"Baik" ucap mereka.
Dan berjalan kearah tempat duduk dan duduk.
"Kita mulai pelajarannya....."
Ding Ding Ding
"Waktunya istirahat jam selanjutnya adalah jam pejalaran olahraga sampai jam pulang sekolah, kalian semua ganti baju" ucap Pak Guru Ichiro meninggalkan kelas.
"Kalian para wanita pergilah kemar mandi" ucap Ketua Rieyu.
"Ya ya" ucap salah satu siswi yang mengajak temannya pindah tempat.
__ADS_1
"Woah keren sekali bentuk tubuhmu" puji salah satu murid yang melihat bentuk tubuh Roka yang sangat ter bentuk.
"Iya betul keren sekali tidak kalah dari Ketua Rieyu"
"Aku bisa mendengar kalian" ucap Ketua Reiyu.
"Hey Ketua Noel kenapa kau tak ganti ?" tanya ketua Reiyu.
"Kenapa aku harus ?" tanya balik Noel.
"Yang bertugas hari ini adalah kau dan aku" ucap Ketua Reiyu.
"Baiklah-baiklah" ucap Noel sambil membuka jaketnya.
"Hey kalian, bisakan kalian jangan menatal ku seperti itu" ucap Noel yang menampak lenganya atau tangan diperban.
"Kenapa tanganmu ?" tanya Ketua Mamoru.
"Gara-gara kontrak sama pedang ku" ucap Noel sambil membuka seragamnya dan terlihat sebuah kaos hitam.
"Jangan harap kalian akan melihatnya" ucap Noel yang selesai dari kaos hingga celana, biasanya akan pendek tapi punya Noel panjang dan kaosnya yang kaos biasa, dan jaket yang diikat dipinggangnya dengan kedua pedangnya dan duduk, bahkan saat duduk murid harus tetap memakai senjatanya.
'Cepat sekali' batin mereka.
Noel dengan kaos hitam dengan lengan pendek dan celana panjang olahraga dengan jaket olahraga yang diikat dipinggangnya itu membuatnya menjadi keren.
"Jangan melamun, cepatkan ganti pakaian kalain" ucap Noel sambil memegang kedua gagang pedangnya.
SRAKK
Noel membuka jendela yang ada disampingnya dan menatap keluar.
"Apa kalian semua sudah siap ?" tanya Pak guru Yasuo, guru olah raga kelas 1.
"Sudah" ucap yang menjawab.
"Sekarang yang bertugas maju kedepan" ucap Pak Guru Yasuo.
__ADS_1
Noel dan Rieyu berjalan kedepan kelas.
"Baiklah Noel dan Rieyu, terlebih dahulu tes kesehatan" ucap Pak guru Yasuo.
Di Ruang Kesehatan.
"Sekarang untuk ketua kelas" ucap petugas kesehatas.
"Mamoru" panggil petugas kesehatan.
"Baik" ucap Mamoru masuk keruang kesehatan.
Setelah menjalani berbagai tes hasilnya akan dibacakan.
"Nama Mamoru, tinggi 184,2 cm, berat badan 58 kg"
"Wah Mamoru kau tambah gendut, ya ?" ucap Ketua Reiyu sambil menepuk punggu Mamoru.
"Rieyu" panggil petugas kesehatan.
"Giliranku" ucap Ketua Rieyu.
Skip~
"Nama Rieyu, tinggi 199,7 cm, berat badan 49 kg"
"Sepertinya kau tidak bisa mengalahkan Noel" ejek Ketua Mamoru.
"Sialan kau Mamoru" ucap Ketua Rieyu.
"Selanjutnya"
"Tunggu ada murid pindahan, periksa dulu, sepertinya Noel juga tidak ingin diperiksa" ucap seseorang.
'Siapa yang berbicara itu ?' pikir sebagian murid yang...
Bersambung
__ADS_1