
Dari olahraga bisa sampai ekstrim sekalin.
Teng Teng Teng Teng
"Pelajaran olahraga hari ini kita selesai, sampai jumpa minggu depan" ucap Lak guru Shinji.
"Noel, kemari sebentara" ucap Pak guru Shinji dan Noel mendekat.
"Ada yang bisa saya bantu" ucap Noel.
"Wow...kau lumayan hebat" ucap Pak guru Shinji yang ingin memuku perut Noel namun dihentikan oleh tangan Noel.
"Jika tidak ada yang bisa saya bantu, saya akan kembali" ucap Noel yang meninggalkan Pak Guru Shinji.
"Anak ini benar-benar menarik" ucap Pak guru Shinji.
Di kamar Noel, Noel sedang melakukan pelatihan di gym pribadinya dikamar.
"Ini sudah-sudah...sudah semua" ucap Noel yang sudah mempelajari semua gerakan dan teknik dari buku.
"Hafu...ke perpustakan saja, mencari yang baru" ucap Noel yang mengambil jaketnya dan pergi menuju Perpustakaan.
Di dalam Perpustakaan dibagian teknik dan gerakan, Noel menemukan banyak gerakan dan teknik yang banyak, Noel pun mensalinnya kebuku tulis.
Saat hari menjelang sore, perpustakaan mulai sedikit pengunjungnya.
'Sudah larut, aku pulang dulu' ucap Noel yang mengembalikan buku-bukunya diraknya kembali.
Di kamar Noel.
"Selesai" ucap Noel yang memperbaiki gerakan-geraka, teknik dan jurus dari buku diperpus.
Tok Tok Tok
"Apa ?" tanya Noel yang membuka pintu.
"Makan malam" jawab Mamoru.
"Hmm" gumam Noel yang ikut.
__ADS_1
"Ayo" ucap Mamoru.
Di kantin...
"Hey, kalian" sapa Hayate yang ikut bergabung.
"Hai juga" jawab Mamoru dan Rieyu, Noel hanya mengagukan kepalanya.
"Boleh gabung ?" tanya Hayate yang melihag 2 kursi kosong.
"Boleh, sini-sini" ucap Rieyu yang kebetulan ada kursi kosong disampingnya.
"Terimakasih" ucap Hayate sambil duduk.
Mereka bertiga pun berbincang-bincang, kecuali Noel yang hanya duduk dan mendengarkan, karena tidak diajak bicara.
'Apa sebaiknya aku kembali saja ?' pikir Noel.
"Aku kembali saja" ucap Noel sambil berdiri dan berjalan pergi meninggalkan ke tiga orang itu.
"Mau kemana ?" tanya Rieyu dan Noel yang memberi isyarat tangan yang berisyarat PR.
"Apa maksudnya?" tanya Rieyu yang tidak tahu isyarat tangan.
"Apa ada PR ?" tanya Mamoru.
"Tidak ada PR, kok" jawab Hayate yang tidak mengingat kalau ada PR.
Di kamar Noel, Noel sedang di teras kamarnya, dan menatap kelangit malam.
"Huft...." nafas lega Noel yang masuk kedalam kamarnya dan mengunci terasnya.
Namun saat mengunci teras, sebuah kelopak bunga sakura masuk kedalam kamar Fox
'Sakura ?' batin Noel yang kembali membuka teras.
'Beneran, sakura ?....' pikir Noel yang terkejut melihat pohon-pohon sakura yang bermekaran.
"Kalau jadwalnya.......pakai kimono" ucap Noel yang langsung membuka lemarinya dan mengambil kimononya dan mengantungkannya dihanger.
__ADS_1
'Sudah' batin Fox yang langsung tidur.
Keesokan harinya...
"Selesai" ucap Noel yang selesai siap-siap.
Tok Tok Tok
"Noel, ayo berangkat" ucap Mamoru yang juga memakai kimono.
"Ya" ucap Noel yang keluar dari kamarnya dan menguncinya.
"Hey, Noel kau mirip dengan karakter kartun siluman rubah" ucap Rieyu yang tertawa dan Mamoru juga ketawa.
"Hah !?" ucap Noel dengan tajam yang membuat 2 orang berhemti tertawa dan berjalan dengan kaku.
Di kelas 1-E camp....
Noel sedang duduk di kursinya dengan tenang...
Sedangkan disisi lain...
Kelas 1-E Camp mulai ramai dan penuh dengan murid-murid.
"Keren, kerasa kayak festival youkai atau ayasaki" ucap kagum Rieyu yang melihat-lihat murid-murid lain.
Teng Teng
Srak..
"Semuanya duduk, ada kabar baik" ucap Bu Guru Ayumi yang berjalan menuju mejanya.
Setelah murid-murid duduk.
"Ada kabar baik, yaitu senjata kalian akan dibawa kesini, karena mulai dari sekarang senjata dipergunakan di Camp, sepertinya mereka akan datang 30 menit lagi" ucap Bu Guru Ayumi yang melihat jam di ponselnya.
"Benarkah ?" tanya murid-murid yang tak percaya.
"Tentu saja" jawab Bu guru Ayumi.
__ADS_1
Bersambung
.