
Setelah banyak orang yang dipanggil kedepan dan mendapatkan lencana, sekarang ini adalah penyerahan lencana ketua kelas.
Beberapa anak dipanggil, kurang lebih 32 anak yang dipanggil termasuk Mamoru, Rieyu, Hayate dan Noel.
Dan Bu guru Ayumi sedang memasang lencana itu di dada bagian kanan, Bu guru Ayumi juga sudah memasangkannya dia Mamoru, Rieyu, Hayate, yang terakhir Noel.
.
"Ini kau yang berakhir" ucap Bu guru Ayumi yang seperti kelelahan.
"Sekarang sudah, tinggi juga kau ini" ucap Bu guru Ayumi dan menatap Noel dan secara tidak sengaja menatap mata merah Noel yang dalam dan semakin dalam kau akan kehilangan arah.
"Bu guru" ucap Noel yang menyadarkan Bu guru Ayumi dari ilusinya sendiri.
"Ah iya, kalian duduklah kembali" perintah Bu guru Ayumi sambil berjalan menuju mejanya.
"Terimakasih" ucap mereka yang dapat lencana ketua dan pergi duduk ditempat duduk masing-masing.
"Huft....untunglah dia tersadar jika tidak dia akan kehilangan akalnya jika terlalu lama melihat mata, ini bukan karena alat ini, ink karna mataku sendiri, tapi kenapa aku juga mendapatkan lencana ketua ?" pikir Noel yang langsung buyar dan duduk.
"Hore, aku juga dapat lencana ketua" ucap seseorang yang ada di beberapa bangku dengan Noel.
"Selamat ya" ucap temanya.
'Kehampaan apa itu tadi, aku tadi melihat kegelapan dan kehampaan setelah menatap mata anak itu, SMA Hirisino memang luarbiasa' pikir Bu guru Ayumi yang melanjutkan pelajarannya.
Teng Teng.
"Baiklah, waktu istirahat hanya 30 menit, kalian semua boleh istirahat" ucap Bu guru Ayumi yang meninggalkan kelas.
__ADS_1
'Pelajarannya banyak juganya' batin Noel yang melihat catatannya yang rapi dan jelas.
"Uwah...lelah sekali, pelajaran apa itu tadi ? atau lebih tepatnya penyiksaan apa ini ?" tanya Mamoru yang sudah tergeletak lemas dimejanya.
"Mamoru ayo ke katin, katanya makanannya enak-enak" ucap Hayate mengajak.
"Benarkah ? ayo kita pergi" ucap Mamoru yang semangat.
"Ayo" ucap Hayate senang.
"Aku ikut" ucap Rieyu yang selesai beres-beres.
"kami juga" ucap yang lain.
"Hey Noel kau tidak ikut ?" tanya Mamoru kepada Noel yang sibuk.
Noel tiba-tiba berdiri dan berjalan mendekat.
'Tinggi sekali' pikir Hayate yang hanya sedada Noel.
"Hmm ?" gumam Noel yang melihat kebawah.
"Dia tinggi bukan, dia memecahkan rekor tinggi kelas 1-E dulu, lho" ucap Rieyu yang menepuk-nepuk pundak.
"Ketua Noel, tinggimu berapa sekaranb berapa ?" ucap Ryota yang penasaran.
"217 cm" jawab Noel yang mengejutkan anak yang lain.
"WTF" teriak mereka.
__ADS_1
"Roka baru 201 cm, sedangkan ketua..." ucap Ryota yang mensejajarkan Roka dan Noel.
Roka menatap Noel dan malihat kalung Noel yang berbentuk rubah.
"Ketua Noel, kau Animal rubah, ya ?" tanya Roka yang melihat telinga Noel.
"Ya" jawab Noel.
"Ini lembut" ucap Roka yang menarik kebawah telinga kiri Noel.
"Sudah cukup dan...aduh" ucap Noel yang melepaskan tangan Roka yang melepaskan genggaman tangan Roka dari telinganya.
"Ayo kita kekantin sebelum masuk lagi" ajak Mamoru.
Di kantin yang ramai, mereka memesan makanan dan memakanya.
Selesai makan dan kemali ke kelas, itu juga pada saat lonceng bunyi.
Teng Teng Teng
"Syukurlah masih sempat" ucap mereka yang hampir terlambat.
"Mari kita lanjutkan pelajarannya" ucap Bu guru Ayumi.
Pulang sekolah.
Teng Teng Teng Teng
"Kita akhiri pelajaran hari ini, kita lanjutkan besok, sampai jumpai" ucap Bu guru Ayumi.
__ADS_1
"Akhirnya aku istirahat" ucap semua orang hang tepar dimeja masing-masing kecuali orang yahg sudan terbiasa.
Bersambung