
'Aku ingin Kembali aja' batin Noel yang pergi meninggalkan kelas.
"Yuk, ke warnet, katanya disana lengkap" ucap Rieyu yang mengajak lainnya.
"Oke" jawab mereka.
Di kamar Noel, Noel yang menggunakan kaos hitam dan celana panjang sedang mempelajari gerakan-gerakan Animal, dari berjalan dengan 4 kaki, melatih pendengaran, melatih penciuman dan lain-lain yang berhubungan dengan hewan.
"Baiklah akan kuckba semuanya" ucap Noel yang berjalan menuju ruangan plah raga pribadi, semua kamar punya itu.
Berjam-jam kemudian...
Noel sedang tiduran di kasurnya karna bosan, dia langsung bisa melakukan gerakan-gerakan itu bahkan dia melompat-lompat dikamar tanpa merusak sesuatu.
'Mending keluar, cari angin' pikir Noel yang langsung mengambil jaket hitamnya dan pergi menuju taman Camp.
Ditaman camp, Noel sedand bersandar dikursi taman dan menutup mata, menyatu dengan alam.
'Tenang, ketenanganlah yang paling terbaik' pikir Noel dengan santai.
"Oh sudah sore" ucap Noel yang melihat langit mulai berubah menjadi orange.
"Sebaiknya aku kembali" ucap Noel sambil berdiri dan meregangkan otot.
Drt Drt Drt
"Hmm ?" gumam Noel yang melihat ponselnya yang bertuliskan Mamoru.
'Ketua Noel, tolong kami, kami di belakang warnet- siapa yang kau telpon, hah ?'
Tut Tut Tut
'Bukankah itu suara Hayate ?' pikir Noel yang langsung berlari ke belakang gedung warnet.
Di belakang gedung warnet.
"Siapa yang kau telepon, hah ?" tanya anak kelas 3 animal anjing yang sambil merokok dan mengambil ponsel milik Mamoru.
__ADS_1
"Dasar sampah" ucak anak anjing itu yang menendang tubuh Hayate dengan keras.
"Uhuk...uhuk..uhuk..." tubuh Hayate terpental.
"Rasakan itu, siapa suruh kau mengabaikan perintahku dan bergabung dengan anak-anak sampah seperti mereka itu ?" ucap anak Hyena itu yang sambil menunjuk Mamoru dan lainnya yang tergeletak dengan banyak luka, lawannya beraninya kroyokan.
"Apa kau dengar aku, Hayate ?" tanya anak hyena itu yang yang menarik keatas rambut putih Hayate.
"Cih, kau tidak mendengarkanku, ya ?"tanya lagi anak hyena itu sambil menggores wajah Hayate dengan kater.
"Hentikan itu" ucap Noel yang baru saja sampai dan langsung berlari lagi mendekat.
"Lepaskan" ucap Noel yang menggegam erat tangan hyena itu.
'Kuat sekali' batin anak hyena itu yanb tak kuat melepaskan tanganya sendiri dari genggaman Noel.
"Hey kalian, cepat serang dia" perintah anak hyena itu.
"Hiyaaaa...." teriak mereka yang berlari dan mengepalkan tangannya.
Buk...
"Uhuk..." mereka pun terpental ketembok dan jatuh.
"Kesempatan" ucap anak hyena itu yang memukul Noel dengan sekuat tenaga.
Buak
Pukulan itu mengenai pipi kiri Noel dan mulut Noel mengeluarkan darah dari pinggir mulut.
"Hah !?" ucap Noel yang menangkap tangan anak hyena itu dan mematahkannya.
Krak
"Aaarrgghh......" teriak anak hyena itu yang terjatuh kesatikan.
'Ketua kau sungguh mengerikan' batin Hayate dan lainnya.
__ADS_1
"Huft....siapa yang ingin kayak dia, silahkan maju" ucap Noel yang menginjak-injak kepala anak hyena itu.
Tap Tap Tap
"Aku" ucap anak anjing kelas 3 yang berbadan besar.
"Oke, sudah lama aku tidak berkelahi karna sekolah damai" ucap Noel yang membuka hoodienya dan menendang anak hyena itu kesamping.
"Ayo mulai" ucap anak anjing itu dengan sombong.
"Ku biarkan ka-"
Buagh...
"Akh...." ucap anak anjing itu yang mukanya ditinju Noel dan hancur.
"Menyikirlah" ucap Noel yang langsung menendang tubuh anak itu dan melanjutkan yang lain.
"Kabur..."
"Jangan mendekat....AKH"
"HAHAHAAHAHAAAHHAAAA" tawa Noel yang tak henti-henti dan terus memukul dan memukul, darah dan darah dan banyak lagi, hahahahaaa.
'Sadis sekali batin mereka yang ada dipihak Noel.
"Hahahahahaa....." tawa Noel yang melempar anak yang terakhir dan mencakarkan.
Crash...
"Hahahaa..." tawa Noel yang mereda dan menjilat darah yang ada di cakarnya dan menginjak-injak kepala anak hyena itu.
"Kau itu lebih buruk dari sampah yanh buruk, jika kita ketemu lagi bersikap baiklah dan menundukan kepala kalian, dasar sampah tak berguna" ucap Noel yang menatap langit yang mulai gelap.
"Ha.....selesai juga, hey kalian berdiri atau kubuat kalian seperti mereka" ucap Noel yang kembali dingin, datar dan malas, sambil menunjuk mereka yang telah K.O.
Bersambung
__ADS_1