My Psychopath Academy

My Psychopath Academy
Chapter 2


__ADS_3

"Seperti biasa enak sekali " dengan senyum Noel yang membuat Paman dan Bibi Polisi senang.


"Sudah Saat kami pergi dulu, ya ?" ucap serempak yanng membuat Noel tersenyum.


"Ya, hati-hati" sambil melambaikan tangannya Noel dan tersenyum seperti biasanya.


Setelah kepergian pasangan Polisi itu, nomor tahan Noel dipanggil.


"Tahanan nomor 2712, ada yang ingin bertemu dengan mu"


"Ya?" ucap Noel dengan penasaran karena dirinya tidak mengenal orang sama sekali.


Ditempat penjengukan para tahanan.


Terdapat 2 orang yang saling bertatap mata yang ditabasi oleh kaca yang di buat khusus bagi penjenguk dan tahanan.


Sudah 5 menit setelah Noel dipanggil dan tempat itu hening sekali tidak ada percakapan.


"Berapa umurmu ?" tanya lawan bicara dari Noel yang terlihat tampan dengan rambut kuning dengan warna mata biru langgit yang berumur sekitar 34 tahun gitu.dan memakai jas dengan didampingi 2 orang dibelakangnya.

__ADS_1


"15 tahun, Paman" ucap Noel tanpa bersalah memanggilnya Paman.


'P-pa-paman' ucap mereka berdua yang berada dibelakang 'Paman' itu berkeringat dingin dan takut akan Masternya (Paman).


Dan paman itu tersenyum dan memberikan kartu hitam yang saku ke Noel, mereka berdua lagi lagi dikejutkan oleh Masternya.


"Namaku Soe" Soe tersenyum kepada Noel.


"Noel" dengan tersenyum Noel mengambil kartu itu dan membaca bahwa itu adalah undangan.


"Datanglah kesekolah yang bernama Psychipath Academy dan bersekolahlah di sana" ucap Soe dengan tersenyum.


"Aku tidak tertarik" ucap Noel dengan santai.


"Aku hanya ingin hidup normal, teman lama" ucap Noel dengan menatap langit-langit dari atap penjara.


'teman lama ?' dan mereka dikejutkan lagi dan lagi oleh 2 orang yang ada dihadapanya.


"Kau masih ingat aku ?, Noel. Bahkan saat aku berganti penampilan" ucap Soe dengan menatap Noel dan mengingat bgaimana mereka bertemu.

__ADS_1


-《》-《》-《》-《》-《》-《Noel berumur 11 tahun di tempat perjudian,Amerika》


"Aku menang lagi" ucao Noel saat dirinya berumur 11 tahun dan sedang main kartu, ia sudah menang 11 kali tanpa dikalahkan.


"Cih apa hebatnya anak kecil seperti dirimu" ucap dengan sombong dari laki laki yang baru saja muncul dengan 2 wanita dibelakangnya dan menghirup rokok di mulutnya dan itu Soe yang berumur 30 tahun yang sanagt sombong dan arogan


"Aku menantangmu minum bagaimana ?" Soe menendang pemain yang kalah dari Noel dan duduk dan membuang semua kartu yang ada di meja dengan tangannya dan mendekatkan wajahnya dan menghembuskan asap rokok itu ke wajah Noel.


"Rokok itu bisa membunuh dirimu lho, Paman ?" ucap Noel dengan mendorkng bahu Soe sampai ia duduk kembali.


"Paman katamu" ucap dengan nada tinggi Soe sambil melotot, sedangkan Noel hanya tersenyum hangat dan terikan Soe membuat semua orang memperhatiakan dan berkerumun disekitarnya.


"Tantangganmu itu tadi aku menerima" ucap Noel dengan santai.


"Bisa apa kau kalau minum? pasti satu gelas sudah mabuk" ucap remeh Soe yang membuat semua orang berpikir sama karena umur Noel yang masih kecil.


"Apa kau meremehkan ku" dengan senyum dan menutup mata kiri dan yang terlihat mata kanannya dan bersinar seperti darah yang mengalir dan senyuman yang memperlihatkan gigi runcingnya.


'Apa-apaan mata itu ?'pikir dari semua orang yang bergemetar melihat mata itu yang bisa saja terjadi pertumpahhan darah.

__ADS_1


"Baiklah, sekalian taruhan, jika aku menang kau akan mati"ucapnya dengan nada remeh walaupun dihati dia takut setengah mati.


-《BEESAMBUNG》-


__ADS_2