My Psychopath Academy

My Psychopath Academy
Chapter 24


__ADS_3

Noel pun menlanjutkan langkahnya menuju ruang tata busana.


"Selamat datang" ucap petugas dari ruang tata busana.


"Pagi, ini..?" ucap Noel yang menyerahkan kardus besar itu kepada petugas itu.


"Ya, terima kasih, dengan siapa, kelas berapa, kamar nomor ?" tanya petugas itu menerima kardus itu.


"Nama Noel, kelas 1-E, kamar nomor 2007, lantai 2" jawab Noel.


"Baik, sekarang rentangkan tanganmu" ucap petugas itu, menulis nama dan kelas Noel.


"Begini ?" tanya Noel dengan merentangkan tanggannya.


"Benar, sekarang pengukuran" ucap petugas itu mengukur Noel.


Bermenit-menit kemudian.


"Sudah, sekarang turunkan tanganmu" ucap petugas itu.


'Pegalnya' batin Noel.


"Bajumu akan jadi 2 hari lagi dan akan dikirimkan di " ucap petugas itu membawa pergi kardus itu.


"Terima kasih" ucap Noel meninggalkan ruang tata busana dan pergi ke kelas.


Walaupun 3 hari kemudian kelas akan dibebaskan karena festival Animal Man.


Srak..


Suara pintu belakang terbuka dan ditutup Noel.


"Jangan sentuh telingaku" ucap wakil ketua Mika yang mendapatkan binatang kelinci.


"Telingamu panjang sekali" ucap Sekretari Rin yang memegang telinga kelinci milik Wakil ketua Mika dan dia sendiri dapat binatang rakun.

__ADS_1


'Semuanya sudah dapat' batin Noel yang duduk dan melihat jendela.


"Ayo semangat, kawan" ucap semangat Ketua Mamoru yang mendapatkan Animal macan.


"Tapi aku ingin pakai sekarang, tapi dia baru memhuatnya, jadi besok..." ucap sedih ketua Rieyu.


"Lihat Noel, dia juga tidak pakai, jadi tenanglah" ucap ketua Mamoru yang berusaha menenangkan ketua Reiyu.


"Benarkan ?" tanya Ketua Reiyu.


"Benar, lihat sendiri" ucap Ketua Mamoru menunjuk Noel.


"Benar, Hiks...NOEL...." Teriak Ketua Reiyu yang berlari menuju Noel.


"Hmm ?" gumamnya yang menoleh kearah ketua Rieyu yang berlari kearahnya.


"Wah !" ucap Noel yang tiba-tiba didorong kebelakang dan terjatuh.


"Apa kalian baik-baik saja ?" tanya salah satu murid.


"Aduh, sakit sekali rasanya" ucap Noel yang memegang kepalanya bagian belakang.


"Noel, apa kau baik-baik saja ?" tanya Ketua Rieyu yang khawatir.


"Ya, aku baik-baik saja, tenanglah" ucap Noel yang berdiri.


Srak...


"KETUA, GAWAT, ROKA DAN RYOTA TERLIBAT PERKELAHIAN KEMBALI" teriak seseorang yang mengejutkan semua orang yang ada disana.


"APA !?" teriak mereka.


"Dimana, dimana mereka ?" tanya ketua Rieyu.


"Ikuti aku" ajak sesorang itu.

__ADS_1


"Ayo kita pergi, para ketua" ucap Ketua Rieyu menarik jaket bagian belakang Noel dan pergi.


"JANGAN LAGI !!!" teriak Noel.


Di tempat kejadian.


"Apa ini ?" tanya Ketua Rieyu yang mendapati Roka dan Ryota dan anak-anak kelas lainnya yang sedang menyulam.


"Kalian sudah datang, sekarang duduklah" ucap seseorang wanita dewasa, ya dia adalah kepala bagian tata busana.


"Eh ? tunggu sebentar" ucap Ketua Rieyu yang dipaksa duduk oleh wanita itu.


"Apa ?" tanya wanita itu.


"Anda siapa ?" tanya Ketua Rieyu.


"Aku kepala bagian tata busana, kalian bisa panggil aku nenek" ucap wanita itu yang menyerahkan kain sulaman dan benang dan jarum.


"Anda kan masih muda" ucap Ketua Mamoru.


"Aku ingin punya cucu" jawab Nenek.


"Namaku sebenarnya Gina, jadi panggil aku nenek Gina" ucap Nenek Gina dengan membagikan alat sulam.


"Dan Roka-" ucap Ketua Rieyu terhenti karena melihat Roka yang sudah punya telinga, hidung dan ekor, dan melihat sekelilingnya termasuk nenek Gina.


"Kalian semua sudah punya" ucap sedih ketua Rieyu.


"Tenanglah sebagian orang akan punya besok, semua" ucap Nenek Gina.


"Benarkah ?" tanya ketua Rieyu dengan semangat.


"Benar" jawab Nenek Gina.


bersambung

__ADS_1


__ADS_2