My Undercover Prince

My Undercover Prince
Undangan ke Ladakh


__ADS_3

Sebulan Usai pernikahan Gemintang dan Raj, istana Al Jordan Dubai UAE


Kalila sedang memeriksa pembukuan Kazuo Bed and Breakfast di London ketika Raine main masuk ke dalam ruang kerjanya di AJ Corp.


"Lilaaaa! Kamu bisa ambil libur Nggak?" seru Raine heboh.


"Apa hal kamu datang-datang langsung nyuruh aku ambil libur? Minta diomeli mas Sendra apa?" omel Kalila sambil tetap memeriksa laporan dari London.


"Yudhistir email aku. Ngajak kita liburan ke Ladakh! Lokasinya 3 idiots! Dia bilang bakalan jadi guide selama kita di India!" seru Raine heboh. "Lagian kita kan belum pernah ke India kan Lila? Mau ya?"


"Bilang sama mas Sendra dan Mas Dam. Dikasih ijin nggak kita. Terus hanya berdua atau bawa pengawal?" jawab Kalila yang sebenarnya juga penasaran dengan lokasi film Bollywood itu.


"Nggak mungkin lah cuma berdua. Sudah pasti kamu sama Alex. Mungkin cuma kita bertiga kalau diijinkan" ucap Raine. "Coba aku ke ruangan mas Sendra dan mas Dam bendungan!" Bungsu Alaric Blair itu langsung melesat menuju ruang kerja kedua kakaknya.


"Tuh anak ya! Mentang-mentang masih sedikit kerjaannya langsung cari alibi!" omel Kalila. Gadis itu lalu memeriksa email nya dan terkejut melihat Yudhistir juga mengirimkan email kepadanya untuk mengajak liburan ke India.


*Aku sudah minta ijin ke kak Raj dan kak Gemintang. Semoga kalian diberikan ijin ke Ladakh dan Mumbai.


Yudhistir*.


Kalila lalu menggoogling gambar-gambar lokasi film 3 idiots itu. Healing disana kayaknya asyik ya.


"Kamu mau ke India?"


Kalila terkejut mendengar suara Alexander yang berdiri di belakangnya apalagi dirinya tidak mendengar suara langkah kaki pengawalnya itu.


"Astaghfirullah! Kamu itu jangan seperti ninja lah! Bikin aku jantungan tahu!" hardik Kalila sambil menepuk - nepuk dadanya.


"Maaf Lila. Tapi apa kamu mau ke India?" tanya Alexander lagi sambil melihat-lihat gambar yang sedang dibrowsing Kalila.


"Sepupunya bang Raj, Yudhistir mengundang aku dan Raine ke Mumbai. Hendak mengajak kami ke Ladakh" jawab Kalila apa adanya.


"Apakah Mr Enzo akan memberikan ijin?"


Kalila mengedikkan bahunya. "Mungkin Daddy dan Mommy kasih ijin tapi belum tentu mas Sendra, mas Damian atau Oom Alaric. Tahu sendiri kan Oom Alaric begitu posesif nya ke Raine."


"Kamu ingin liburan ya, Lila?"


"Sejujurnya... Iya. Kemarin kan acara pernikahan tapi kali ini ingin sesuatu yang beda, berbau alam. Hanya saja menunggu ijin turun."


Alexander lalu duduk di depan meja Kalila. "Semoga diijinkan jadi kamu bisa enak hatinya."


"Yup."

__ADS_1


***


Ruang Kerja Gasendra


"Ke India?" Gasendra dan Damian yang berada dalam satu ruangan menatap adik bungsunya itu.


"Iya. Yudhistir mengundang aku dan Lila ke Ladakh dan Mumbai. Sudah minta ijin ke bang Raj dan mbak Mintang juga. Tapi belum minta ijin ke Daddy dan mommy akunya... Langsung kesini dulu soalnya kan aku dan Lila sudah kerja di AJ Corp" ucap Raine penuh harap. Dirinya ingin sekali ke India.


"Kamu bilang dulu sama Oom Alaric. Dikasih nggak. Kalau dikasih, mas Sendra dan mas Dam bakalan kasih ijin" ucap Gasendra. "Asal bawa Alexander sebagai pengawal kalian berdua!"


"Iyalah! Lila kan sudah ada calon suami jadi kudu dikawal!" Raine hampir keceplosan mengatakan bahwa sepupunya itu ada apa-apanya dengan pengawalnya. Duh, dua kakak panasanku bisa habis-habisan menghajar Alexander nanti! "Aku akan minta ijin sama Daddy dulu. Kalau boleh, kalian kasih ijin dua adikmu ini kan?" Raine mengerjap-ngerjapkan matanya.


Damian menggelengkan kepalanya. "Dasar!" ucapnya sambil menoyor dahi Raine yang cekikikan.


"Tanya Oom Alaric dulu Raine. Oke?" Gasendra menatap lembut ke adiknya.


***


RR's Meal Dubai


"Ke India?" Alaric yang sedang mengawasi restauran keluarga menatap Raine dengan tatapan curiga. Perasaan bungsu Aidan Blair itu sudah tidak enak ketika anak gadisnya meminta makan siang di RR's Meal sebab seperti yang sudah-sudah, pasti ada udang dibalik rempeyek! Dan benar saja!


"Iya. Diundang sama Yudhistir Rao, sepupu nya Bang Raj. Boleh ya Daddy?" rayu Raine. "Kapan lagi ke India plus guide nya?"


"Sama Lila dan Alexander."


"Alexander ikut?"


"Ya iyalah, Daddy! Pengawalnya Lila kan harus ikut. Boleh ya Daddy? Pleaaasssseeeee..." Raine menatap Alaric sambil mengerjap-ngerjapkan matanya.


"Ngomong sama mommy mu dulu!" putus Alaric.


"Yaaaaaa... Daddy..."


"Tanya sama mommymu! Kalau mommymu kasih ijin, baru Daddy ACC kamu ke India!" ucap Alaric final membuat Raine cemberut.


***


Starbucks Dubai Mall sore harinya...


Raine mengajak Kalila untuk ngopi di Starbucks sembari menunggu mommynya Nura yang sedang ada seminar di Burj Khalifa. Nura meminta agar putrinya menunggu di Starbucks agar nanti bisa jalan-jalan bersama.


"Jadi masih menunggu ijin Tante Nura?" tanya Kalila.

__ADS_1


"Iyaaaa... Daddy mah gitu..." jawab Raine manyun. "Kata Daddy, mommy oke baru dikasih ijin. Kamu sendiri gimana?"


"Daddy dan mommy kasih ijin asal Alexander ikut mengawal" jawab Kalila apa adanya karena tadi dia sudah bertanya pada Enzo dan Georgina. Alexander yang duduk di sebelah Kalila hanya menyesap kopinya dengan diam.


"Alex! Mumpung aku bisa bertemu denganmu! Jangan sampai kamu ngapa-ngapain Lila!! Ingat, Lila sudah jadi calon istri pangeran Qatar! Awas kalau kamu macam-macam! Kamu juga Lila! Jangan sampai kamu terhanyut perasaan witing tresno jalaran Soko kuliner... Eh kulino!" Raine menatap tajam ke kedua orang di hadapannya yang tampak terkejut mendengar omelan gadis itu.


"Nggak usah kamu ingat kan, aku juga tahu posisi aku, Raine!" hardik Kalila kesal karena selalu diingatkan soal inspektur Megure.


Raine pun bersedekap memasang wajah judes.


"Sudah lama kalian?" tanya seorang wanita cantik berhijab.


"Lumayan mommy" jawab Raine sambil berdiri lalu mencium pipi Nura, wanita berhijab itu. Kalila pun mengikuti sikap yang sama dengan sepupunya. Alexander hanya berdiri dan mengangguk hormat ke Nura.


"Ada apa kamu minta ketemu sama mommy sampai kirim pesan 911?" tanya Nura. "Alex, tolong pesankan frappuccino buat saya dong" pinta istri Alaric itu sambil mengeluarkan uang dan diberikan ke Alexander.


"Baik Mrs Blair." Alexander pun menuju tempat barista Starbucks untuk memesan kan permintaan Nura.


Nura pun duduk di sebelah Raine. "Ada apa kamu ? Pasti minta sesuatu deh!"


Raine nyengir. "Iya... Mommy ingat Yudhistir Rao? Sepupunya bang Raj. Nah dia mengundang kami liburan ke Mumbai dan Ladakh. Seminggu saja. Akomodasi sudah diurus dia, kita tinggal datang saja. Bang Raj juga sudah aku tanya, katanya kalau oke, tahu beres aja."


"Kita itu siapa saja?" tanya Nura.


"Aku dan Lila."


Nura melihat bagaimana Raine tampak excited dan Kalila pun juga tampak membutuhkan liburan, hanya bisa tersenyum. "Daddymu bilang apa?"


"Mommy oke, Daddy oke."


Nura mengelus kepala Raine. "Mommy oke. Lagian keluarga sendiri yang mengundang." Raine dan Kalila tampak senang. "Syaratnya Alexander harus ikut!"


Raine memajukan bibirnya. "Sudah kudugong."


***


Yuhuuuu Up Malam Yaaaa


Thank you for reading and support author


Don't forget to like vote and gift


Tararengkyu ❤️🙂❤️

__ADS_1


__ADS_2