My Undercover Prince

My Undercover Prince
Ke Ladakh


__ADS_3

Chhatrapati Shivaji Maharaj International Airport Mumbai


Akhirnya Kalila dan Raine mendapatkan ijin dari keluarganya untuk terbang ke Mumbai India, bersama dengan Alexander. Menggunakan pesawat pribadi Gulfstream G-280 yang hanya berkapasitas sepuluh penumpang dan kru, mereka pun mendarat pagi hari.


Yudhistir dan adiknya Avantika, sudah bersiap menjemput ketiga anak Dubai itu. Setelah melewati imigrasi, ketiganya menemui dua anak Mumbai. Raine dan Kalila yang sudah bertemu dengan Avantika sebelumnya, langsung heboh berpelukan dan cipika cipiki sedangkan Yudhistir menyalami mereka semua.


"Ayo, ke rumah Bibi Bitti dan Paman Yusra dulu. Mereka meminta aku dan Tika membawa kalian menginap disana" ajak Yudhistir ke rombongan untuk masuk ke dalam mobil Land Cruisernya.


"Jadi acaranya gimana, Yud?" tanya Raine setelah ketiganya duduk di dalam mobil. Kalila yang berada di tengah sedikit terkejut ketika pinggangnya dipeluk oleh Alexander.


"Kita dua hari ini di Mumbai. Nanti aku ajak ke tempat - tempat indah disini. Setelahnya baru kita ke Ladakh sekitar tiga hari dua malam. Baru setelahnya kembali ke Mumbai dan kalian pulang ke Dubai. Bagaimana?"


"Kita naik pesawat kami saja. Sebab kalau naik mobil kan dari Mumbai ke Ladakh bisa dua hari. Kalau naik pesawat kan dua jam an saja" ucap Raine.


"Iya. Seperti rencana semula kan Raine ?" jawab Yudhistir sambil menyetir mobilnya. Ketiga anak Dubai itu melihat bagaimana lalu lintas Mumbai yang aduhai padatnya.


"Macam di Jakarta saja Raine" gumam Kalila.


"Kayaknya parah sini deh dibandingkan Jakarta" balas Raine.


Tiba-tiba ada motor yang menyenggol kaca spion mobil Yudhistir.


"Heeeiii!" protes Raine dan Kalila bersamaan.


"Sudah biasa disini kok. Jadi kalian santai saja" senyum Avantika.


"Kayaknya kalau disini punya mobil bagus, eman-eman ya?" celetuk Raine.


"Yang penting mobil itu harus full tank. Bisa merana kalau macet begini bensin kamu habis. Nangis deh!" kekeh Yudhistir. "Makanya saat kami datang ke Brussels acaranya kak Raj dan kak Mintang, kami seperti healing. Tidak ada macet parah!"


Hampir dua jam kemudian, mobil besar itu tiba di rumah milik keluarga Rao. Kalila dan Raine tersenyum ke Bitti Rao yang sudah menyambut kedatangan mereka.


"Bagaimana? Macet ya?" tanya Bitti sambil memeluk satu persatu Raine dan Kalila.


"Mirip Jakarta kok Tante" senyum Kalila.


"Ah iya, keluarga kalian kan ada yang di Jakarta ya" senyum Bitti. "Ayo masuk."

__ADS_1


Semua orang pun masuk dan Yudhistir membantu Alexander membawa koper - koper para gadis itu.


"Yud, kamar nya Lila dan Raine di sebelah ruang belajar Raj dan Krisna. Kamarnya Alexander dekat ruang kerja Paman Yusra." Bitti memberitahukan kamar-kamar keponakan iparnya.


"Baik bibi. Ayo, Alex. Kita taruh koper-koper dulu baru kita makan pagi kesiangan" ajak Yudhistir.


"Brunch dong" senyum Alexander.


"Yup."


***


Semua orang menikmati acara makan siang bersama dengan Yusra dan Bitti Rao. Mereka masih takjub dengan keramahan raja dan ratu Belgia yang merupakan sepupu Kalila dan Raine.


"Tapi Ratu Zee itu cantik banget. Untung nggak jadi aktris Bollywood, bisa laris tuh" kekeh Bitti.


"Wah, bang Sean bisa ngamuk tingkat dewa kalau dengar mbak Zee jadi aktris" gelak Raine.


"Tapi keluarga kalian memang cantik-cantik dan tampan-tampan. Bagaimana kalian bisa seperti itu sih?" tanya Yusra.


"Ohya Lila, katanya sudah punya calon suami? Benar calonnya pangeran Qatar?" tanya Bitti yang mendengar selentingan saat mengobrol dengan Freya, Mariana dan Georgina.


"Iya Tante" jawab Kalila.


"Kalian sudah pernah bertemu?" tanya Avantika penasaran karena dirinya juga dijodohkan. "Aku juga sama dengan mu Lila. Dijodohkan dan sampai sekarang belum bertemu karena dia masih menjadi tentara di perbatasan."


"Ohya?" Kalila menatap Avantika antusias. "Rasanya tidak menyenangkan ya?"


"Benar sekali. Aku selalu membayangkan calon suami aku macam Shah Rukh Khan tapi kan bisa jadi malah mirip Amitabh Bachchan..."


Semua orang tertawa.


"Masih mending daripada aku membayangkan kalau calon suamiku macam inspektur Megure" kekeh Kalila.


"Astaga!" gelak Yudhistir.


"Tapi sayang, apa kalian sudah mantap?" tanya Yusra.

__ADS_1


"Insyaallah paman Yusra. Sebab mama bilang calon suamiku baik. Tidak mungkin kan mama membuat anak gadisnya tidak nyaman."


"Bagaimana dengan kamu, Lila?" Yusra menatap putri pembalap F1 legendaris itu.


"Insyaallah Oom. Sebab kalau tidak, bisa gegeran antara Al Jordan dan Khalid." Jawaban Kalila membuat semua orang terdiam dan Alexander menatap gadis itu dengan tatapan yang tidak bisa dijabarkan.


Tidak akan ada gegeran, Lila. Hanya kamu yang menghajar aku saja.


***


Dua hari mereka habiskan di Mumbai, selain menikmati acara makan dan berbagai destinasi wisata, juga mengikuti banyak acara adat. Kalila dan Raine sangat antusias memakai saree dan foto-foto bersama.


Hari ini mereka semua bersiap untuk terbang ke Ladakh menggunakan pesawat milik Al Jordan. Para wanita tampak antusias dan sudah bersiap dengan pakaian musim dingin karena sudah masuk angin November.


Alexander tersenyum melihat wajah berbinar-binar Kalila dan beberapa kali mengambil gambar gadis itu. Perjalanan dari Mumbai ke Ladakh menempuh waktu sekitar 2 jam 30 menit dan pagi ini mereka sudah tiba di Leh Kushok Bakula Rimpochee Airport.


Yudhistir sudah mengkoordinasikan semua akomodasi termasuk mobil untuk mereka menikmati acara jalan-jalan. Setelah tiba di tempat penginapan termasuk bersama dengan dua pilot, mereka pun mulai berjalan-jalan.


Kalila dan Raine langsung takjub melihat pemandangan alam Ladakh yang seperti bukan bagian dari India karena orang-orangnya mirip dengan orang Tibet karena memang berbatasan dengan China, India dan Pakistan meskipun masuk regional negara India tepatnya di Khasmir.


Kalila langsung mengambil foto-foto dengan kamera ponsel dan DSLR nya dan Alexander merasa semakin jatuh cinta dengan calon istrinya itu karena tampak cantik dengan pipi merona bahagia.


Kamu cantik sekali Lila.



Pemandangan Di Ladakh yang iconic ...


***


Yuhuuuu Up Siang Yaaaaaa


Thank you for reading and support author


Don't forget to like vote and gift


Tararengkyu ❤️🙂❤️

__ADS_1


__ADS_2