
Meita sudah berada di dalam rumahnya. setelah mandi dan berganti baju Meita pun meluruskan kembali pungung nya di tempar tidur. parfum suaminya masih tercium oleh Meita. Namun Meita memilih mengabaikan pikiran dia tentang suaminya. sudah cukup rasanya dia jadi wanita bego yang mau dibego begoin suaminya. sekarang dia sudah memutuskan untuk tidak memikirkan lagi tingkah laku suaminya.ada syukur, tidak ada juga tidak terlalu berpengaruh apa - apa di kehidupannya. Dia juga tidak akan berharap diperlakukan seperti ratu, sudah tidak berharap lagi dikasih perhatian dan apapun itu tentang perlakuan manis suami terhadap istrinya. Karena Meita tahu, semakin dia berharap dan harapan itu tidak seperti yang di inginkannya, maka akan semakin menyakiti dirinya.
Dia pun melihat kembali foto - foto bersama teman - temannya. Dia pun post kembali foto bersama teman - temannya dan mantan pacarnya menjadi orang yang pertama melihat story nya.
" dia ko online terus ya?" gumam Meita. Apa sengaja mantau akun aku??"gumam Meita kembali sambil terkekeh sendiri
Dan Bang Kholis memberikan ❤ lagi di story Meita.
" Belum pulang??" kali ini Bang Kholis chat kembali Meita
" sudah ko, ini lagi dikamar"
" Mana lihat??"
Meita pun mengirimkan foto kamarnya
"kirain belum pulang😁"
" Bang kholis lagi santai??"
" sibuk sih, tapi kalau cuma balas chat kamu masih bisa ko"
" Iih siapa yang chat. Kalau abang ga chat, aku ga chat loh "
" kalau kamu ga follow abang ga followback loh"
" Ya udah aku unfollow nih"
" Jangan dong☹baru juga ketemu. ya udah iya Abang yang chat duluan ko"
" nah gitu dong, harus mau ngalah. karena perempuan selalu benar "
" Hahahahaha iya🤣"
" Ingat ya bang itu pasal satu, wanita selalu benar "
" pasti Abang ingat. Seperti halnya kamu yang tidak pernah abang lupakan"
" 🤣gombal"
" kenyataan Mei"
" ingat anak istri di rumah"
"😆😆😆 iya Mei, ya udah Abang mau pulang dulu ya. Makasih untuk hari ini, akhirnya kamu datang sendiri, Besok kita sambung lagi "
Meita menyukai pesan yang dikirimkan Kholis.
Meita tersenyum sendiri, setelah membaca pesan dari bang Kholis. Dia ingat kejadian tadi pagi saat mimpi berhubungan badan dengan bang kholis dan ternyata bukan mimpi karena dia memang sedang melakukan dengan suaminya.
" amit - amit, benar benar kejadian yang aneh " gumam Meita
" parah " ucap Meita sambil bergidik sendiri
Meita ingat kembali anak - anak nya yang lebih memilih mondok daripada bersamanya.
" mereka lagi ngapain ya?" gumam Meita
Meita tidak dapat menghubungi mereka, karena mereka hanya setiap weekend baru bisa mengunakan ponselnya.
Meita pun keluar kamarnya menuju kamar anak - anaknya.
__ADS_1
" sepi sekali tanpa mereka" ucap Meita lagi.sambil menarik nafasnya panjang
--- Papua
Kholis baru saja sampai di kediamannya. Anak dan istrinya sudah menyambut nya.
"Pah malam ini Mamah ada kegiatan dengan ibu - ibu" ucap Istri Kholis
" kegiatan apa malam - malam??? Jangan terlalu banyak kegiatan persit Mah, mereka punya anak dan suami yang harus di urus"
" pengurus saja ko, dan tidak banyak kegiatan. Ini mau mematangkan rencana malam jumat santunan anak yatim di batalyon "
" oh ya sudah , anak - anak ikut???" jawab Kholis
" iya , mereka sudah di mobil sama ajudan"
" pulangnya jangan malam - malam "
" siap dilaksanakan komandan " ucap Meli istri kholis
saat istrinya pergi kholis membersihkan diri , berganti baju dan bersantai sambil menikmati secangkir kopi.
Kholis ingat kembali dengan Meita dan tersenyum sendiri, dia membuka ponselnya dan membuka akun sosial media Meita melihat setiap postingan Meita.
" dari dulu kamu memang wanita yang sangat pintar " gumam Kholis melihat postingan Meita sebagai guru berprestasi di Kabupaten Bandung Barat, Kholis juga melihat Meita menjadi juara lomba menulis karya non ilmiah antar guru tingkat kabupaten sambil tersenyum
" sebagai orang dari masa lalu kamu, Abang bangga dengan prestasi kamu Mei" gumam Kholis kembali sambil tersenyum kecil.
----- Bogor
Jadi gimana Le sudah baikan???"
" yang sabar saja, perempuan itu gengsi nya tinggi"
hemmm padahal pulang kemarin aing menghajarnya tiga ronde
" hahahahaha ya besok lusa pasti di buka, harsabar dalam mghadapi wanita"
" Tumben bener"
" pengalaman aing Le , cuma sebisa mungkin kalau mau selingkuh sama istri jangan beda. Harus tetap profesional, kaya baru kemarin nikah saja. Ini sudah 10 tahun tapi masih saja sedikit sedikit ketahuan, sedikit sedikit ribut, sedikit sedikit marahan "
" Feelling istri Aing kuat Le, hp di kode saja dia bisa buka "
" makanya kalau istri pintar sia harus lebih pintar"
" Jadi ??"
" kalau misal mau lanjut sama Tiara, beli hp lagi lah khusus buat komunikasi ma Tiara. Jadi Hp tidak perlu kode kode lagi kalau sudah di rumah"
" begitu ya??"
" Iya, lagian cuma buat ngilangin jenuh saja kan dengan pekerjaan kantor, bukan untuk serius. Jadi ya ponsel nya simpan di kantor saja,tidak perlu dibawa pulang" ucap Ardi
" ide yang bagus "
" Aduh Le, pintar sedikitlah"
" maneh punya ponsel 2 juga??"
" ya iyalah. Kamu pikir bagaimana Aing bisa selingkuh.bini aing ada di sini ko di asrama, setiap hari kits bertemu, mana bisa hp pake kode atau main hp saat bersama istri, Kalau ga ponsel dua biasa kiamat"
__ADS_1
" Lagian istri ada di rumah, ngapain selingkuh. Aing sudah jelas LDR dengan bojo aing "
" Ya buat sensasi saja, obat jenuh di kantor. bikin senyum - senyum juga kalau baca chat nya. Yah sama istri orang tidak banyak tuntutan, tidak banyak minta juga. Sama -sama suka, sama sama seneng saja"
" pernah ceck in dimana ? Alasannya apa sama istri"
" hal itu tidak perlu lah aing kasih tahu juga. Maneh make naluri saja, bagaimana maneh juga bisa sampai Jogya. Maneh ngapain sama Tiara disana.ga jauh beda lah sama aing disini."
" Kita tidak ngapa - ngapain ko"
" Belum kali, dan lagian sudah ngapa - ngapain juga terserah maneh Le."
" aing balik duluan ya " ucap Ardi dan menyimpan 1 ponsel nya di laci meja kerja nya. Kebetulan Ardi dan Ibnu sama - sama staf infolahta.jadi mereka satu ruangan dan satu leting jugan.
" Khusus shepia, kekasih gelap ku " ucap Ardi saat menyimpan ponselnya dsn melemparkan senyum kepada Ibnu.
Ibnu hanya mengelengkan kepalanya sambil tersenyum. Ibnu pun meninggalkan ruangannya untuk kembali ke rumah dinasnya.
Ibnu mengambil ponselnya lalu post story dengan caption " sore nya Bogor basah" tulis Ibnu saat berada di belakang rumah dinas nya.
" Hay Mas Ibra, sudah di bogor lagi😍 " komentar Tiara postingan nya
Namun Ibnu memilih mengabaikan nya.
" begitupun Leni mengirim nya pesan , " sibuk ya?? Ko pesan aku dari kemarin belum di balas "
" Mas komandan sibuk nih " komentar Fitri di story nya.
Ibnu memilih mengabaikan pesan dari semuanya dan membersihkan badannya. Barulah setelah dia makan dan ganti baju dia rebahan dan mengambil ponselnya. Mengecek kembali nomer istrinya, namun masih di blokir.
Ibnu berbaring dan menatap langit langit kamar rumah dinasnya.
Biasanya dia memang tidak pernah atau jarang menghubungi istrinya. tapi kalau di blokir malah kepikiran oleh ibnu. Selama 10 tahun nikah, baru pertama kali Meita sampai memblokir kontak dan seluruh akun sosial medianya.
menghilangkan kegundahannya Ibnu membuka kembali ponselny dan membalas pesan dari Tiara.
" iya sudah Di bogor nih"
" Mas, sekarang aku yang off dulu ya. Ada suami "
" ok " balas Ibnu.
Lalu dia membuka pesan dari Fitri.
" Hay, maaf sibuk sekali"
" Masih marahan sama istri??"
" Engga sih, tapi nomer masih di blokir"
" Tuker tambah saja istrinya mas sama yang baru"
Ibnu hanya membaca pesan dari Fitri. Ibnu tampak tertegun, mengingat anak - anak nya. Mengingat istrinya. Jarang rasanya anak - anak dan juga istrinya mengganggu hati dan fikirannya.
hati Ibnu hampa saat mereka seakan menjauhinya, kehadiaran perempuan - perempuan yang biasanya membuat nya tersenyum dan mengisi hari - hari nya ternyata tidak bisa mengalihkan ingatannya kepada istrinya dan juga anak - anak nya.
Ibnu merasa anak - anak nya pun sekarang sudah bukan menjadi milik nya, ditambah lagi istrinya yang mulai menjaga jarak. Padahal Ibnu merasa mereka telah baikan, mereka juga sudah tidur bersama lagi, namun Meita masih memblokir nya.
" Mau nya apa sih??" gumam Ibnu saat ingat Meita.
__ADS_1