Nama Baik

Nama Baik
NB 6


__ADS_3

Kita tunggu anak - anak aku dulu ya " ucap Meita kepada Adel saat tiba digerbang sekolah anak - anaknya.


" anak - anak kamu setiap hari begini??"


" Iya kan Full day"


" Kalau Raka sekolah full day pasti sudah kabur, cuma sampai jam 12.00 ada Aku juga disekolah, tetap kabur. Pulang duluan"


" Coba Mas Andre yang melakukan pendekatan sama Raka"


" mana bisa, Ayah nya terlalu cuek. Malah bilang begini " wajarlah nakal, anak kolong".


Meita terkekeh mendengar ucapan Adel.


" jangan tertawa Mei, anak - anak kamu kan soleh semua. Beda sama anak aku"


" jangan bandingkan anak kita dengan anak orang lain, jelas akan beda"


" Hooh Mei aku sudah bener - bener kesel sama Raka. Makanya aku nyari dukun"


" Ustad ih, dukun aku tidak tahu dimana. Kalau ada aku juga mau lah ke dukun. Biar suami Aku luluh sama Aku"


" kamu dan Mas Ibnu kan baik - baik saja, emang kurang luluh??"


" Baik - baik saja sih, karena memang jarak memisahkan kita"


" Ya semoga segera pindah lah ke Bandung. Mas Andre juga kalau sudah waktunya kan pindah juga.


" hemm iya kalau mau pindah ke Bandung, bagaimana kalau mau pindah ke Jogya"


" Lah anak istrinya juga kan di Bandung, bagaimana ceritanya pindah ke Jogya" ucap Adel sambil mengerutkan keningnya.

__ADS_1


" Mas Ibnu pernah bilang, kalau LF dari Bogor. Dia ingin pindah ke Jogya"


" Hadeuh, Mas Andre saja dari Malang, pindah ke Bandung. Orang tua nya padahal di Malang"


" Mas Ibnu ingin mengurus Ibu nya yang sudah tua"


" emang anak nya cuma Mas Ibnu"


" Mas Ibnu punya Kakak 2 orang adik 2 orang semuanya di Jogya"


" Lah kan masih banyak itu anak - anak yang lain"


" Entahlah"


" Tapi sekarang Mas Ibnu sudah baik - baik saja kan Mei??? Kalian sudah tidak sering bertengkar??"


" Sudah tiga tahun ini Aku memilih tidak membuat masalah. Dia mau ngapain saja dibelakang Aku terserah, asal jangan sampai Aku tahu. Aku sudah capek kalau cuma bertengkar karena orang ketiga. Malu lah sudah 10 tahun rumah tangga masih ribut masalah orang ketiga"


" Aku kan tidak punya bukti apa - apa Del, emang semudah itu cerai sama Tentara. Kamu tahu sendiri kan proses nyabbagaimana untuk cerai sama TNI, apalagi aku juga PNS. Harus ada ijin dari kepala dinas pendidikan kabupaten"


" ya setidaknya kamu bilang lah sama staf intel kelakuan suami kamu, yang sering chat sama perempuan lain. Tidak mungkin kalau mereka tidak pernah bertemu."


" itu kan dulu"


" Iya dulu tapi berkali kali kan ketahuan sama kamu"


" iya dan Aku sudah capek kalau harus ribut masalah seperti itu lagi dan lagi"


" terus sekarang komunikasi kalian lancar kan??"


" Kalau aku tidak chat dia, dia tidak pernah chat Aku Del"

__ADS_1


" Serius??" tanya Adel sambil menatap kedua bola mata Meita.


Meita mengangguk sambil tersenyum


" Ih kamu, mau - mau nya. Mas Ibju sangat keterlaluan sekali"


" lah terus mau bagaimana lagi"


" Kamu bilang lah sama suami kamu, kasih kabar atau apalah"


" Harusnya dia sudah tahu posisi dua sebagai suami, dan harus sudah tahu apa yang harus dia lakukan. Tidak perlu aku ingatkan lagi, sudah bosen Del. Jalani saja lah, lagian bukan baru satu tahun atau dua tahun rumah tangga. Ini sudah sepuluh tahun Del"


" iya sih, ajarkan aku sesabar kamu Mei" ucap Adel


" saking sudah terbiasanya mungkin, jadi begini. Mati rasa" ucap Meita pelan.


.


.


.


.


.


.


😍❤❤❤makasih ya sudah mau memberikan dukungan yang begitu luar biasa.


I love you all😚😚😚

__ADS_1


__ADS_2