
Meita membuka kembali ponselnya dilihat nya Fatih membalas chat nya.
Meita hanya tersenyum saat membaca chat Fatih dan tidak membalasnya lagi.
saat Meita memejamkan mata, ponselnya berdering, di lihatnya ibnu memanggil.
" Hallo " jawab Meita dengan malas
" Mah "
" iya "
" kemana saja hari ini?? Kenapa chat papah tidak di balas.
" dari rumah ke sekolah, dari sekolah ke rumah"
" sekarang lagi apa??"
" mau tidur dulu"
" baru jam 20.00"
" ngantuk mas, Aku capek"
" ya sudah selamat istirahat ya sayangku"
" iya" jawab Meita sambil memutuskan sambungan telepon dari suaminya. Rasa kantuknya sudah tidak bisa ditahan lagi Meita.
----- pagi nya setelah sholat subuh Meita baru membalas pesan dari Fatih.
" 😆🙏maaf komandan, tidak stand bye mantau chat. Jadi balasnya lama " tanpa Meita sangka chat nya langsung dilihat Fatih
" sudah bangun Bu Guru?" balas Fatih
" Iya, baru selesai sholat subuh komandan"
" jangan panggil komandan dong, kamu kan bukan anggota saya "
" 😄siap mayor"
" 🙄jangan bawa bawa pangkat juga kali"
"😩terus harus panggil apa??ini itu salah, harus panggil Fatih???"
" Upps ekstream sekali "
" 😄siap salah"
" kamu kelahiran tahun berapa??" tanya Fatih dalam chatnya
" 😩jangan tanya umur, sudah tua pokoknya."
" Iya tahun berapa??"
" 1990🤭, Juni 2023 pas 33 thn"
" duluan saya, masa manggil Fatih. Tidak sopan"
" tahun berapa emang??"
" 1986"
"🤣beneran lebih tua"
" lebih senior Dek"
" 😄tua ya tua saja"
"ups" balas Fatih
" becanda Bang"
" nah panggil Abang kan lebih enak Dek "
"😆"
" ya sudah selamat beraktivitas" balas Fatih dan Meita meresponnya dengan memberikan like di chat Fatih tanda chat mereka telah selesai.
saat Meita mau menyimpan ponselnya Ibnu menelpon
__ADS_1
" selamat pagi sayangku" ucap Ibnu di seberang telepon yang membuat Meita mengerutkan keningnya.
" tumben" ucap Meita
" hadeuh, serba salah"
" Iya bener kan , tumben. Kayanya ada aku sudah lupa kamu kapan terakhir kali menelpon Aku seperti ini Mas."
" Iya Maaf untuk itu, Mas janji akan berubah. Janji Mas kali ini bukan Janji sambal."
" Aku mau siap - siap kesekolah Mas."
" oke sayangku, selamat beraktifitas ya"
Meita langsung memutuskan sambungan teleponnya. Meita tersenyum sendiri, sepagi ini sudah ada dua orang laki laki yang menghubunginya.
---- tepat pukul 06.30 saat Meita sudah berangkat kesekolah. Rutinitas yang kadang bikin dia jenuh namun butuh.
........ Pukul 12.00 bel pulang telah berbunyi. Rasa nya Meita enggan untuk pulang ke rumah. Dia menuju sebuah cafe untuk sekedar menikmati secangkir kopi.dia pun tidak lupa mengabari geng nya. Adel dan Tanti untuk segera menyusul ke lokasi dimana dia berada
Meita memposting secangkir kopi yang akan dia nikmati di story nya.
Kholis menjadi orang pertama yang memberikan like di story Meita. Meita hanya tersenyum melihat notifikasi nya.
" ngopi sama siapa??" tanya Kholis saat Meita membuka chat dari kholis
" Teman - teman "
" Mana Foto"
" siapa??"
" kamu"
" kirain teman - teman aku"
" 🤭kamu saja"
Meita hanya membacanya tidak membalas pesan dari Kholis
---- hey lama nunggu??" tanya Adel
" Tanti belum datang??"
" Belum"
" Kamu pesan makan apa??" tanya Adel
" sudah dong, tinggal nunggu"
" Good, soalnya Aku lapar banget. Pagi - pagi ga sempet sarapan. Cuma makan lontong sayur" ucap Adel sambil terkekeh
" Sama Aku juga, tidak sempat sarapan. Hanya makan bubur ayam saja semangkok" timpal Meita yang membuat mereka terkekeh bersama.
" hey, ngomongin apa sih. Seru banget" ucap Tanti sambil duduk diantara kedua temannya.
" kita sudah lapar, pesanan belum datang juga. Tadi pagi tidak sempat sarapan soalnya.
" sama, Aku juga tidak sarapan dulu. Tadi cuma sempat makan nasi goreng sisa Anak aku"
Kini ketiga nya terkekeh bersama.
Tak lama pesanan mereka datang. Mereka seperti biasa mengmbil foto makanan mereka lalu mempost nya akun sosial media mereka. Tidak lupa mereka juga foto bersama. Setelah itu barulah mereka makan.
Saat Makan, Meita melihat Fatih memberikan emotion senyum di postingan Meita. Meita ikut senyum melihat emotion yang dikim Fatih
" Cieeee senyum senyum sendiri, baca chat dari siapa?"
" Suami??" tanya Adel
Meita menggeleng
" Mantanmu?" tanya Tanti
" Bukan juga"
" Mayor Fatih?? Tanya Adel
" Iya" jawab Meita sambil tersenyum.
__ADS_1
" Hadeuh, jangan baper ah. cuma dunia maya. Masa sekelas mayor belum nikah. Hati - hati suami orang" ucap Tanti
" ya tidak apa - apa dong. Kan aku juga istri orang"
"hahahaha, benar sih" ucap Adel
" lagian lagi musim kan, istri orang sama suami orang. Seperti Mas Ibnu dan Tiara " ucap Meita
" Dahlah tidak perlu dibahas lagi. Tidak akan ada habisnya. Makan dulu" ucap Tanti.
" hooh lah yang penting ingat ya Mei, ada nama baik yang harus kamu jaga"
" hemmm " jawab Mei
" lagi makan Bu guru? " isi pesan yang dikirim Fatih
" Iya komandan"
" hadeuh" balas Fatih
"🤭iya bang" belas Meita namun tidak dibalas lagi oleh Fatih.
" Iiiiihhh" gumam Meita saat pesannya hanya di lihat.
ponsel Meita berdering dilihatnya Kholis memanggil...
Tanti dan Adel melihat ke arah ponsel Meita
" Bang Kholis" ucap Adel dan Tanti kompak
"mantanmu kan??" tanya Adel
" iya " jawab Meita
" hadeuh jangan bilang kamu benar benar mau mengikuti jejak mas Ibnu.selingkuh sama mantan"
" ya enggalah"
" Iya jangan, kalau kamu melakukan nya.lalu apa bedanya kamu dengan Mas Ibnu
" Iya engga ih, teleponnya juga tidak aku jawab.pesannya juga aku abaikan"
" hooh tapi jangan terlalu cuek juga takutnya jadi boomerang, biasa saja"
" sudah lebih dari biasa" jawab Meita
" kunci perselingkuhan itu ada di wanita, kalau kamu tidak memberi lampu hijau kepada bang Kholis. Tidak akan ada perselingkuhan"
" Iya ih kalian ini, siapa juga yang selingkuh. Aku tidak minat juva seli gkuh sama banv Kholis."
" jadi minat nya sama Bang Fatih begitu??"
" hahahaha, engga sih. Ya dari pada sepi ponsel aku, tidak ada yang say hallo. Kan lumayan.buat ramein ponsel"
" hati hati malah baper"
" Iya engga" jawab Mei.
Ponsel Meita berdering berkali kali kholis mengiriminya pesan bahkan berusaha memanggi Meita. namun Meita tetap mengabaikannya.
setelah beberapa jam. Meita dan teman temannya pun kembali ke rumah masing masing.
----- pukul 21.00
Meita kembali membuka ponsel nya. Dilihatnya pesan dari kholis dan tidak membalasnya.
Meita tersenyum saat melihat Fatih mengiriminya pesan.
" saya lagi ada di Bandung, selama seminggu. Kalau ada waktu saya traktir ngopi"
" saya??" ucap Meita pelan sambil terkekeh.
" InsyaAlloh komandan, kabari tempat dan waktunya asal jangan jam sekolah" balas Meita dan hanya dilihat oleh Fatih.
Meita menunggu sangat lama berharap Fatih membalasnya lagi. Namun tak kunjung di balas.
hadeuh, benar - benar orang aneh" ucap Meita dan menyimpan ponselnya
__ADS_1