Night Raid Unknown

Night Raid Unknown
Pedang Misterius


__ADS_3

Di sisi hutan, terlihat seorang pemuda yang bertempur melawan kerumunan monster serigala. Dia memberikan serangan ke monster serigala sekali lalu bersembunyi di antara pohon-pohon.


Monster serigala walaupun memiliki penciuman yang tajam tapi tidak bisa melacak si pemuda. Mereka melihat sekitarnya dalam posisi berjaga-jaga.


Pemuda itu melempar batu ke sebuah semak. Semua monster serigala dengan segera melihat ke arah semak dan menerkamnya. Melihat serigala mendekati semak si pemuda menjalani aksinya. Dia menyerang serigala yang berada di belakang. Membunuhnya dengan satu serangan terus melakukan serangan lain ke serigala yang dekat dengan posisinya lalu dengan segera mundur bersembunyi.


Pemuda itu terus melakukan trik hingga menghabisi semua serigala yang ada. Dia memunguti barang-barang yang jatuh dari serigala. Sebuah benda yang berkilau memasuki mata pemuda itu. Dia melihat kearah benda yang berbentuk buku.


"Sepertinya aku beruntung kali ini" ucap pemuda senang.


Buku Skill : Langkah Cahaya


Dengan segera membuat kilauan cahaya yang berbentuk seperti si pengguna setelah melangkah.


Maksimal 5 langkah.


Cooldown : 2 menit.


"Skill yang lumayan, pelajari" ucap pemuda itu mempelajari skill tersebut.


"Sepertinya sebentar lagi akan malam" ucap pemuda itu memandangi langit.


Pemuda itu memutuskan untuk mencari tempat persembunyian. Dia melangkah dengan cepat dan menghabisi monster yang dia temui. Dia terus berjalan hingga tiba didepan sebuah gua.


"Gua yang lumayan besar, sepertinya bisa di buat untuk tempat persembunyian" ucap pemuda itu lalu menebang pohon di sampingnya.


Pemuda itu mengangkat batang pohon dan membawanya ke dalam gua. Pemuda itu memeriksa di sekitar gua lalu menyalakan api. Dia lalu memasang jebakan di depan gua.


"Status"


 


\*\*\*\*


\(Status\)


 


Nama : Karasu


Ras : ???


Level : 10


Kelas : ???


HP : 750


MP: 500


(Str 15)(Int 12)(Vit 14)(Agi 16)(Dex 17)


Peralatan : Pedang besi, zirah besi.

__ADS_1


Skill bawaan : Licik


Skill : Mata Licik, Tipuan Pedang, Langkah Cahaya.


****


"Kenapa ras dan kelasku masih tidak di ketahui? Jika begini aku tidak akan bisa masuk ke kelas dasar" pikir Karasu kebingungan.


Untuk meningkatkan kelas ke kelas dasar dibutuhkan level 20. Kelas dasar akan meningkatkan kekuatan 2x dari kelas awal.


Tapi jika dia tidak mengetahui kelasnya dia tidak akan bisa meningkatkan. Kamu harus pergi ke Instruktur kelas yang dimiliki untuk ke kelas dasar dan mendapatkan beberapa keterampilan.


Juga ras sangat berguna karena bisa memasuki wilayah tertentu dan menghindari masalah dari musuh ras nya. Beberapa ras bermusuhan sehingga setiap kali bertemu akan terjadi bentrokan satu sama lain.


Crack...


Sebuah suara memasuki telinga Karasu. Karasu langsung berjaga-jaga. Dia melihat keluar gua untuk mendapatkan gambaran yang terjadi.


Terlihat seekor monster yang berbentuk aneh. Memiliki kepala banteng, dua ekor ular, tubuh gajah.


***


Nama : Barga(Hibrid bermutasi)


Level : 50


Hp : 200.000


***


Jebakan yang dibuatnya terus mencegat dan memperlambat gerakan Barga. Kerusakan yang diterima Barga daru jebakan termasuk kecil hanya 5.


Tapi jebakan yang di pasang Karasu cukup banyak. Yang membuat Barga kehilangan 100 hp. Karasu memutuskan untuk menyerang Barga dengan segera.


-2


-4


-3


Kejutan muncul di wajah Karasu. Dia tidak menyangka pertahanan Barga sangat tinggi. Dia segera Karasu melangkah mundur. Barga yang merasakan serangan Karasu mengayunkan ekor ular ke Karasu. Karasu menangkis serangan Barga dengan pedangnya. Tapi serangan racun dari ular tidak bisa dihindarinya.


Anda terkena (Racun Ular)


Mengalami 20 kerusakan 10 detik.


Karasu dengan cepat mencari penawar racun dari penyimpanannya. Sayangnya Barga tidak memberi waktu untuk Karasu. Barga menerjang ke arah Karasu dengan cepat. Karasu tidak bisa menahan serangan Barga walaupun sudah menahan dengan pedangnya.


-500


Angka mengerikan muncul di kepalanya. Karasu terlempar sangat jauh hingga ke dalam gua. Tersisa 50 Hp, Karasu memutuskan untuk berlari ke dalam gua. Barga mengejar Karasu ke dalam gua.


"Sepertinya serangan yang dimiliki Barga sangat sedikit" pikir Karasu terus berlari.

__ADS_1


Karena perbedaan level membuat Karasu mengalami penindasan tingkat. Jarak dia dan Barga juga hampir tertutupi,hanya tinggal beberapa meter saja.


"Ayolah" teriak Karasu setelah melihat gua besar.


Ditengah gua besar ada sebuah pedang yang ditancap di sebuah batu.


Memasuki gua besar, Karasu memutuskan untuk bersembunyi di belakang batu besar. Sebuah suara tabrakan keras terdengar di belakang Karasu. Karasu menengok ke belakang. Dia mendapati Barga dihalangi oleh sebuah penghalang.


"Syukurlah" ucap Karasu senang, tubuhnya merosot ke tanah karena kelelahan.


"Aku pikir aku akan mati" pikirnya dalam hati.


Setelah beristiraha dan melihat penghalang masih menahan Barga. Karasu memutuskan untuk memulihkan Hp nya. Terkena 1 hit akan mencabut nyawa Karasu.


Karasu memeriksa disekitar gua lalu pedang yang tertancap di batu hitam gelap. Karasu memeriksa batu dan mengenali batu tersebut.


"Batu sihir hitam, berguna untukmenyegel kekuatan suatu benda. Bahkan dapat menyegel kekuatan monster atau pemain. Batu ini sangat langka" ucap Karasu mencoba menarik pedang.


Pedang yang tertancap itu sangat keras dan kuat tertanam di batu. Walaupun mengerahkan semua tenaga Karasu tetap tidak bisa menarik pedang itu.


Crack...


Suara retak dari penghalang terdengar. Karasu langsung panik melihat Barga berusaha masuk ke dalam gua.


Karasu memutuskan untuk mengorbankan semua yang dia miliki untuk menarik pedang yang tertancap. Karasu merasa jika dia menarik pedang yang tertancap dia bisa mengalahkan Barga.


Cahaya putih terang keluar dari tubuh Karasu saat menarik pedang. Cahaya putih memasuki pedang. Pedang bersinar sangat terang dan berhasil di cabut oleh Karasu.


Suara pecahan dari penghalang terdengar. Auman dari Barga juga terdengar. Karasu menutup matanya, pedang yang ada ditangannya berubah menjadi panjang, terlihat sisi pedang sangat tajam berkilau dengan cahaya. Ukiran misterius terlihat di pedang. Di gagang pedang ada bentuk seekor burung gagak perak berwarna perak.


Cahaya terus keluar dari pedang dan tubuh Karasu. Memulihkan semua Hp yang dimilikinya. Barga merasakan tekanan dari Karasu memutuskan untuk mencoba kabur.


"Mau kabur?" ucap Karasu menghina.


Seolah mengerti nada provokasi Karasu, Barga menjadi marah dan menyerang maju ke arah Karasu. Racun di keluarkan oleh Barga.


"Sungguh mengganggu" ucap Karasu mengayunkan pedangnya.


Kilatan cahaya terlihat samar di ekor ular Barga. Memotong dua ekor ularnya. Barga menderu kesakitan menerima serangan Karasu.


"Mari kita mulai pertarungan yang tertunda tadi" ucap Karasu tersenyum dingin menghilang dari tempatnya.


Barga merasakan bahaya dari sampingnya mencoba untuk menghindar. Tapi karena postur tubuhnya yang besar membuatnya jadi mudah diserang.


-250


-250


-250


-250


Empat angka serangan timbul di kepala Barga membuatnya kehilangan 1% Hp.

__ADS_1


"Sepertinya kali ini aku yang akan membuatmu menderita, Barga" Karasu terlihat sangat dingin menghadapi Barga.


__ADS_2