No More Sun

No More Sun
PERNIKAHAN


__ADS_3

Acara pernikahan yang di adakan sangat sederhana, hanya ijab kabul saja, namun bagi keysa, pernikahan ini tidaklah sederhana karena sebagian rekan bisnis dan semua kerabat datang.


Suasana yang begitu ramai membuat keysa gugup. Tapi untunglah, ada nela yang selalu ada untuk keysa.


" Pengantinku, cantik sekali ! " Ucap nela. Tidak henti-hentinya nela memuji keysa.


" Mulai deh iseng. Jangan bikin aku tambah gugup deh " Ucap keysa


" Oke ! Jangan gugup, semuanya bakalan lancar kok " Ucap nela berusaha menenangkan keysa.


Ceklek ( Suara pintu terbuka )


" Kakak tampan, ada apakah gerangan? " Tanya nela


" Kamu bisa keluar dulu, aku mau ngomong sama keysa " Ucap jay


" Siap ! " Nela akhirnya keluar, memberikan waktu untuk mereka berbicara satu sama lain.


" Key, selamat atas pernikahanmu ! Semoga lancar sampai acara selesai ya. " Jay mengulurkan tangannya memberikan selamat.


" Iya ! Selamat juga atas pertunangannya. Semoga segera menyusul " Balas keysa


" Kamu sangat cantik, jangan gugup. Harus percaya diri. Oke ! " Setelah mengucapkan hal itu, jay pergi.


Keysa merasa ada sesuatu yang kosong dalam hatinya. Menatap punggung seorang pria yang pergi meninggalkannya, ada rasa pedih namun juga rasa lega.


" Keysa, udah ngobrolnya? " Tanya nela


" Iya. Udah kok " Jawab keysa


" Loh, kok nangis sih? Kakak ganteng tadi ngomong apa emangnya? " Tanya nela sembari mengelap airmata keysa dengan sangat hati-hati.


" Ah, aku cuma gugup aja. " Jawab keysa


" Sayang, kamu udah siap? Acara mau dimulai " Ucap tuan zenda yang tiba-tiba datang menghampiri keysa.


" Iya pa. " Jawab keysa


Keysa memeluk lengan tuan zenda, sedangkan nela mendampingi keysa di sisi sebelah kiri.


Acaranya begitu ramai karena sekaligus acara pertunangan jay dan juga ellia yang merupakan keluarga terhormat.


" Acaranya diluar dugaan sih, tapi semua berfokus pada acara pertunangan bukan pernikahan. Jadi aku gak gugup-gugup banget " Batin keysa


Keysa duduk bersebelahan dengan javier, javier menatap keysa tanpa berkedip yang membuat keysa jadi lebih malu.


" Cantik... Kamu sangat cantik " Bisik javier


Keysa mematung mendengar bisikan dari javier. Membuatnya malu seketika karena keysa tidak terbiasa dengan pujian.


Acara dimulai dengan sangat lancar. Semua yang hadir memberikan ucapan dan juga tepuk tangan, menjadikan suasana semakin meriah.


" Kak ellia, selamat ya atas pertunangannya ! " Ucap keysa yang menghampiri ellia untuk mengucapkan selamat.

__ADS_1


" Wah, kakak ipar juga selamat ya atas pernikahannya " Jawab ellia tak kalah ramah dengan keysa.


Keduanya bersenda gurau dengan sangat nyaman, tak luput juga nela yang selalu mendampingi keysa ikut dalam bercandaan itu.


Tiba-tiba saja wajah javier penuh dengan kekhawatiran setelah menerima telpon dari seseorang yang keysa tidak tahu itu siapa.


Javier berlari keluar meninggalkan acara tanpa sepatah kata. Meninggalkan keysa yang saat itu hanya terdiam melihat semuanya.


" Eh, javier mau kemana? " Ellia mau mencegah javier tapi di cegah oleh keysa.


" Jangan kemana-mana kak ellia, biarin aja dia mau pergi kemana, itu urusan dia " Ucap keysa


" Tapi kakak ipar "


" Acara tetap bisa dimulai tanpa adanya dia kok kak. Aku baik-baik aja, kak ellia jangan khawatir. " Ucap keysa dengan tenang.


" Aku tahu kamu pergi kemana. Aku tidak akan mencegahnya. Lakukan apapun yang kamu mau, seperti yang sudah pernah aku bilang, pilih satu di antara dua. Kalau tidak bisa, kamu tetap tidak akan memiliki salah satunya. " Batin keysa.


" Nela, kita ke kamar aku dulu yuk benerin make up. Kak ellia, selamat bersenang-senang ya, aku mau ke atas dulu " Ucap keysa


Keysa bergegas ke atas meninggalkan acara, memang benar, hatinya tidak baik-baik saja.


keysa duduk diam tanpa berbicara. Wajahnya terlihat begitu cemas.


" Keysa, kamu pasti kecewa ya? Acara baru dimulai tapi suamimu pergi begitu saja " Tanya nela


" Itu hak dia. Aku hanya gak habis pikir aja nel, dia pergi begitu saja saat acara baru dimulai. Aku dengar ucapan dan cemooh semua orang, itu yang membuatku tidak tenang. Acara itu milik kak jay dan kak ellia, bukan lagi milikku. Bantu aku ganti baju ya " Ucap keysa


Airmatanya keluar begitu saja seolah-olah bendungan airmata sudah tak mampu menahannya.


" Udah jangan nangis lagi " Nela berusaha menghibur keysa.


Saat keysa memeluk nela, nyonya mina datang. Nyonya mina sangat khawatir soal kejadian javier yang meninggalkannya begitu saja.


" Keysa ! " Panggilnya


" Tante ! " Panggil nela


" Maafin javier ya key. Dia memang keterlaluan ! " Ucap nyonya mina dengan marah


" Ma, keysa baik-baik aja kok ! "


" Bagaimana mungkin kamu baik-baik aja? " Tanya nyonya mina


" Mama harusnya temani kak jay, menyapa semua teman-teman mama. Keysa disini aja sama nela. Biar nela tidur disini malam ini. Kak javier gak akan mungkin pulang " Ucap keysa.


" Harusnya mama nikahkan keysa sama jay. Bukan sama javier si breng**k itu " Ucap nyonya mina dengan geram.


" Mama, gak enak kalau didenger sama kak ellia. Lagian menikah sama kak javier juga kemauan keysa sendiri " Ucap keysa


" Maafin mama ya. Kamu istirahat saja. Nela, tolong jaga keysa ya nak. " Ucap nyonya mina.


Setelah kepergian nyonya mina, keysa hanya menyandarkan kepalanya di pangkuan nela.

__ADS_1


TENGAH MALAM....


" Nela, denger ribut-ribut gak di sih? " Tanya keysa yang memang tidak bisa tidur selepas acara dimulai lalu berakhir.


" Iya key, aku juga denger. Aku lihat dulu ya "


" Gak usah, kamu tidur aja. Palingan juga kak javier pulang ke terus papa marah. " Ucap keysa


Tok... Tok... Tok...


" Keysa, buka pintu nak. Kamu tidur ya? " Nyonya mina memanggil keysa.


" Masuk ma, gak key kunci kok. " Jawab keysa.


" Ada apa ma? " Tanya keysa


" Ikut mama kebawah yuk ! Maaf ya nela udah bikin suasana jadi gak enak " Ucap nyonya mina.


" Tidak masalah tante. Nela bisa ngerti kok " Jawab nela


Keysa dan nela mengikuti nyonya mina masuk keruang keluarga. Disana, sudah ada jay dan javier yang masing-masing wajahnya sudah terluka.


" Keysa, maafin kak javier ya ! " Ucapnya tiba-tiba


" Keysa gak berfikir kak javier berbuat kesalahan. Jadi, meminta maaf untuk kesalahan yang mana? " Tanya keysa


" Kesalahan karena sudah meninggalkanmu untuk pergi menolong jean " Jawab javier. Deg... Sesuai dengan dugaan keysa, javier hanya akan bersikap seperti itu kepada jean.


" Ma, pa, sudahlah ! Kita gak usah meributkan hal ini. Mau bagaimanapun, itu terserah kak javier mau berbuat apa. Karena hal yang menyakitkan adalah kepura-puraan. Keysa suka sikap kak javier yang jujur seperti ini. " Ucap keysa.


" Maukah malam ini ikut kak javier pulang? " Tanya javier


" Kalau urusanmu menjadi urusanmu sendiri, hal pribadimu menjadi hakmu sendiri, jadi urusan kepribadian saya juga. Terserah saya yang mengaturnya. Mau tinggal dimana juga, sesuka hati saya " Jawab keysa lalu menarik nela pergi ke atas, kembali kekamarnya.


" Keysa, aku minta maaf. Jean cuma mau ucapin selamat atas pernikahan kita. Tapi dia dirampok saat menelponku, jadi aku panik lalu datang menolongnya " Ucap javier yang kemudian dijawab lantang oleh keysa .


" Katamu dia sudah pergi, bagaimana mungkin kak jean ada di kota ini? Sampai sini sudah cukup kak javier. Hari pertama pernikahan sudah banyak kekacauan. Keysa gak mau menambahkan suasana yang harusnya bahagia menjadi lebih buruk " Jawab keysa


" Aku tidak mengijinkannya pergi. Aku sudah mengirimnya pergi dari kota ini tapi masih dinegara ini " Ucap javier


" Kak jay, ikut keysa yuk, keysa obati dulu lukanya " Keysa lebih memilih mengobati jay dari pada harus mendengarkan penjelas dari javier.


Keysa mengobati luka jay, sedangkan luka javier, keysa sama sekali tidak memperhatikannya.


" Keysa, bagaimana mungkin kamu perhatian sama adik iparmu sedangkan acuh padaku yang sudah jelas adalah suamimu? " Javier memegang tangan keysa yang kala itu sedang memegang handuk kecil untuk membersihkan wajah jay.


" Oh, sudah sadar ya kalau sudah berstatus suami? " Tanya keysa.


Nela, nyonya mina dan juga tuan zenda hanya menonton tanpa membantu apa-apa karena mereka yakin keysa bisa menyelesaikannya sendiri.


" Aku selalu sadar key ! " Jawab javier


" Syukur deh " Jawab keysa lalu melepaskan tangannya dan lanjut mengobati luka jay.

__ADS_1


" Membuatmu sadar harus dengan cara tidak mempedulikanmu. " Batin keysa


__ADS_2