
" Aku tidak tahu sebenarnya apa yang membuatmu begitu terluka. Bolehkah aku saja yang menghapus luka itu dan mengganti dengan kebahagiaan? " Batin jay
Keysa keluar dengan membawa koper besar miliknya. Jay menghampiri keysa yang tergesa-gesa keluar dari rumah yang ditinggalinya.
" Kak jay? Kak jay belum pulang? " Tanya keysa. Mimik wajah keysa sudah tidak sekecewa tadi dan semakin tenang meskipun matanya masih sembab.
" Aku khawatir padamu, jadi aku menunggumu disini. Keysa, kamu mau kemana? " Tanya jay
" Tentu saja kerumah mama. Ayo kita pulang ! " Ajak keysa dengan senyum dibibirnya.
" Siapa tadi yang menangis dengan sangat menyedihkan? Sekarang, dia sudah tersenyum kembali seolah-olah tidak terjadi apa-apa. Terbuat dari apa sebenarnya hatimu key? " Batin jay
" Kak jay, fokus dong !" Ucap keysa menyadarkan jay dari lamunan.
" Iya, maaf. Key, kamu mau tinggal sama mama? " Tanya jay
" Rumah kita adalah tempat ternyaman bagiku. Aku tidak ada tempat lagi selain kesana. " Jawab keysa
" Kak, bagaimana menurutmu status seorang janda muda? " Tanya keysa
" Ha? Kenapa kamu nanya begitu sih? " Ucap jay sedikit terkejut
" Ya jawab aja kak. Aku cuma nanya aja "
" Status apapun itu, jangan pikirkan penilaian orang lain. Jadilah diri sendiri key. " Jawab jay dengan mantap tanpa ragu.
" Apa janda bisa mendapatkan sebuah cinta? " Tanya keysa
" Tentu saja ! Jika sekarang tidak ada cinta, suatu saat pasti mendapatkan cinta. " Jawab jay
" Menurut kak jay, siapa yang akan mencitaiku? " Tanya keysa
" AKU !!! " Jawab jay. Airmata yang tadinya sudah tidak mengalir lagi, kini menetes dipipi. Jay menghentikan mobilnya kala melihat keysa menangis tersedu-sedu
" Key, kamu menangis? " Jay memeluk keysa dengan erat dan keysa membalasnya.
" Bagaimana mungkin aku menerima cintamu meskipun aku tahu bahwa perasaanmu begitu tulus? Aku tahu persis bagaimana rasanya jika memiliki pasangan yang tidak mencintai, aku tahu bagaimana sakitnya dikhianati. Aku tidak akan melakukan hal yang saat ini terjadi padaku pergi kepada orang lain. " Batin keysa
" Tolong, jangan mencintai aku lagi ! " Ucap keysa
" Kenapa? " Tanya jay sembari melepaskan pelukannya
" Aku sudah menikah. Aku sangat bahagia dengan pernikahanku. Aku akan tetap berusaha membuat kak javier mencintaiku seperti aku mencintainya. " Bohongnya
" Apa kamu serius? " Tanya jay
" Kak, kek ellia sangat mencintaimu. Aku tahu rasanya bagaimana memiliki pasangan yang tidak mencintaiku, aku tidak ingin kak jay menyakiti kak ellia. Bukankah kak jay tidak sama dengan kak javier? " Ucap keysa
" Aku belum memberitahunya soal ellia. Tapi dalam kondisi suasana yang begini dan kondisi emosionalnya yang tak stabil, aku gak mungkin membahas soal itu" Batin jay
" Aku tidak akan menyakiti siapapun, wanita manapun. Aku janji ! " Jay melingkarkan jari kelingkingnya pada jari keysa sebagai tanda janji.
" Jangan katakan apapun sama mama. Aku sendiri yang akan kasih tahu mama setelah perasaanku membaik " Ucap keysa
" Iya key. Apapun itu, asal membuatmu bahagia, aku akan selalu melakukannya. " Jawab jay.
Hari sudah hampir pagi, jay dan keysa kembali di saat orang rumah belum ada yang bangun. Jay mencium kening keysa saat sampai didepan kamar keysa.
" Bahagialah ! Aku akan selalu mendukung apapun yang membuatmu bahagia " Ucap jay dan di balas anggukan dari keysa.
Keysa merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur. Tarik nafas dan buang, tarik nafas dan buang. Keysa melakukannya berulang-ulang agar ia berhenti menangis. Keysa menyingkirkan semua foto pernikahan yang ada didalam kamarnya, begitupun foto yang ada didalam rumah yang ia tinggali dengan javier.
" Aku harus istirahat dan tenang. Nanti malam adalah pesta ulang tahunku yang ke 17. Pesta yang sudah disiapkan mama dan papa dengan baik. Aku gak boleh kecewakan mereka dengan wajah sedihku. " Batin keysa.
Saat keysa tertidur, jay yang berada di ruang keluarga tidak dapat memejamkan matanya. Akhirnya jay memilih mengambil es untuk mengompres mata keysa agar tidak bengkak. Mungkin karena benar-benar terluka dan lelah, keysa tidak bangun ketika jay menempelkan es pada matanya yang terpejam.
" Bahkan, ketika tidur sekalipun kamu tidak bisa tenang. Aku menunggumu untuk menjadi pendengar yang baik.." Batin jay
Ketika jay mendengar ada yang naik kelantai atas, jay keluar dari kamar keysa dan menghampiri nyonya mina yang hendak membangun keysa.
__ADS_1
" Ma, jangan dibangunin. Keysa baru aja tidur soalnya semalam jay ajak keluar setelah pesta selesai " Bisik jay dengan pelan.
" Oke ! " Jawab nyonya mina.
Jay merebahkan tubuhnya dan tertidur. Tak terasa matahari sudah sangat terik. Keysa terbangun dan mengguyur tubuhnya dengan air dingin.
" Siang ma ! " Sapa keysa dan mencium pipi nyonya mina
" Siang sayang ! Makan dulu, kamu belum makan dari pagi " Ucap nyonya mina
" Ma, suapin keysa ya ! Keysa lagi males nih " Manjanya
" Ada apa sebenarnya? Kenapa putriku sangat manja hari ini ? " Batin nyonya mina
" Ma, kak jay kekantor? " Tanya keysa
" Gak. Dia dikamarnya. " Jawab nyonya mina sembari menyuapi keysa
" Papa kemana? " Tanya keysa
" Papa ke hotel yang akan di pakai buat acara nanti malam. " Jawab nyonya mina.
Keysa menikmati setiap suapan yang diberikan oleh nyonya mina.
" Maaf ma ! Aku yang dulu terlalu takut untuk menerima kenyataan bahwa aku bukan terlahir dari darah keluarga ini. Aku yang membatasi diriku karena takut merasakan terbuang setelah aku sayang. Sekarang aku tidak akan membatasi diriku lagi. Aku akan manja ke mama, papa selayaknya putri kandung. Aku tidak akan takut lagi. Aku punya mama yang kuat, aku punya papa yang hebat. Aku gak sendiri " Batin keysa
Keysa menatap nyonya mina sembari menangis. Nyonya mina yang bingung karena putrinya berbeda hari ini.
" Keysa, kamu kenapa nak? " Tanya nyonya mina yang sedikit panik
" Ma, makasih ya ! Makasih sudah mencintai keysa. Keysa sayang sama mama " Keysa menarik tangan nyonya mina untuk menyentuh pipinya.
" Keysa putri mama. Tentu saja mama sangat mencintai keysa " Jawab nyonya mina
" Ma, keysa ada sesuatu yang mau keysa bicarakan. Tapi, tunggu keysa siap ma " Ucap keysa
Malam akhirnya datang. Keysa menjadi pemeran utama dalam pesta malam ini. Keysa memakai gaun sederhana berwarna biru muda dan berpadu dengan warna hitam. Rambutnya yang aslinya berwarna abu dibiarkan terekpos tanpa di warnai hitam seperti biasanya.
Jay yang berada disamping keysa, menggandeng tangannya dan selalu menjaganya. Javier baru saja datang setelah acara akan dimulai bersama dengan jean. Jay memperhatikan keysa yang berusaha untuk biasa saja setelah melihat orang yang menyakitinya hadir tanpa rasa malu.
Acara dimulai dengan sangat meriah. Javier berdiri disebelah kiri keysa dan jay berdiri disebelah kanan keysa. Ucapan dan doa, tiup lilin dan yang terakhir memotong kue.
" Aku pasti menerima potongan pertama atau potongan ke tiga " Batin javier
Potongan kue pertama, keysa berikan kepada nyonya mina dengan sangat bahagia. Potongan kedua, keysa suapi untuk tuan zenda, papa tercinta. Potongan ketiga, keysa berikan kepada jay dan potongan ke empat, keysa berikan kepada nela. Javier yang terdiam melihat sikap keysa yang begitu acuh.
" Setelah ini, kamu akan dapat kejutan dariku. Kamu tidak akan marah lagi seperti ini. " Batin javier
" Keysa berterimakasih kepada semua keluar terutama mama, papa dan kak jay. Terimakasih juga buat sahabatku, nela yang juga sudah hadir. Aku mengucapkan selamat untuk pertunangan nela dan kak julian. Terimakasih untuk semua rekan papa dan teman-teman semuanya yang datang. " Ucap keysa dan di balas tepuk tangan semua orang yang hadir.
" Keysa, selamat ulang tahun istriku sayang ! Pejamkan matamu dan dalam hitungan ketiga, buka matamu " Ucap javier yang mengalihkan perhatian semua orang. Atas nama keluarga zenda, keysa mengikuti sandiwara yang dibuat oleh javier. Baginya, ketulusan itu sudah mati.
Javier sudah merencanakan semua ini bersama dengan nyonya mina. Dalam hitungan ketiga, keysa membuka matanya. Balon berwarna merah mudah berterbangan dengan berbagai ucapan cinta. Keysa tidak berfokus pada balon yang telah disiapkan namun fokus pada tanda merah yang ada dileher javier.
" Aku masih berharap yang kulihat kemarin adalah mimpi tapi semuanya terlihat nyata sekarang. Tanpa rasa malu, kamu mengungkapkan cinta? " Batin keysa
Javier berlutut dan mengeluarkan cincin yang sangat indah Serta bunga mawar merah yang berada ditangannya.
" Keysa, kita sudah menikah dan aku belum bisa membuatmu bahagia. Istriku, maukah kamu tetap berada disisiku? Maukah memaafkan semua kesalahanku? Maukah menghabiskan masa muda hingga tua denganku? " Ucap javier.
Tanpa ragu, keysa menepis tangan javier yang hendak menyematkan cincin dijarinya.
" Aku bisa pakai sendiri tanpa kak javier menyentuhku. Aku tidak suka ! " Ucap keysa
Ekspresi wajah yang canggung di antara keduanya membuat semua yang hadir bingung dibuatnya. Namun jay dan nela bisa membuat suasana canggung itu menjadi meriah.
" Waktunya acara dansa " Ucap jay
Keysa menghampiri jay dan mengajaknya berdansa. Javier yang melihatnya, menarik tangan keysa untuk menjauh dari ruang utama.
__ADS_1
" Kak javier, lepasin ! " Ucap keysa. Javier melepaskan tangannya dan menatap keysa
" Jelaskan padaku, ada hubungan apa kamu sama jay? Dia adik iparmu key " Ucap javier
" Bisa jelaskan padaku, tanda merah apa yang ditutupi syal? Aku tidak buta untuk melihatnya " Ucap keysa
" Kenapa diam? Gak bisa jawab? Kejutan barusan sudah tidak ada gunanya bagiku. " Ucap keysa
" Aku mencintaimu keysa! " Teriak javier
" Cinta? Yang kutahu, cinta itu membahagiakan bukan menyakiti. "
" Aku sudah siapkan hadiah yang lain. Aku sudah putuskan untuk mengumumkan pernikahan kita. Aku sudah siapkan pesta yang meriah untuk kita. Aku menahan rindu beberapa hari tidak bertemu denganmu dengan harapan semua yang aku siapkan bisa meluluhkan hatimu. Apa kamu tidak mencintaiku key? " Ucap javier
" Sudahlah kak, jawaban itu sudah tidak penting lagi. Ayo kita kembali ke acara. Semua orang menunggu kita " Ucap keysa
" Key, jawab aku. Apa kamu benar mencintaiku atau hanya sekedar menghargai status pernikahan kita? " Tatapan javier terlihat penuh dengan cinta. Tatapan yang khusus diberikan untuk keysa
" Kita bukan anak kecil lagi. Kita sudah menikah kak. Pernyataan seperti itu sudah tidak penting karena yang lebih penting adalah mewujudkannya " Ucap keysa dengan pelan.
" Bolehkah aku memelukmu? Aku sangat merindukanmu key. Aku mau meminta maaf soal kejadian di kantor. Aku tidak akan melakukan hal bodoh itu lagi. " Ucap javier. Keysa mundur beberapa langkah untuk menghindari javier.
" Kenapa? Kamu tidak merindukanku sama sekali? " Tanya javier dengan kecewa.
" Kak, apa kak javier tidak ingin menjelaskan sesuatu? Bukan soal di kantor melainkan dengan siapa kak javier tinggal selama beberapa hari dan apa yang terjadi kemarin malam? " Tanya keysa
" Kemarin malam tidak terjadi sesuatu apapun. Aku cuma nongkrong bareng max dan julian. " Ucap javier
" Aku sudah memberimu kesempatan tapi kamu sia-siakan. Kita memang tidak mungkin seperti dulu lagi. " Batin keysa
" Aku kembali ke acara dulu ! " Ucap keysa lalu pergi meninggalkan javier yang termenung menatap punggung wanita yang dicintainya pergi.
" Apa kamu tahu key, betapa menyesalnya aku? Bagaimana mungkin aku bisa menjelaskan apa yang terjadi? Aku juga tidak tahu sebenarnya apa yang terjadi. " Batin javier
Acara berjalan lancar dan keysa bahagia dikelilingi orang-orang yang mencintainya. Max yang sedari tadi menatap keysa tapi tidak memiliki keberanian untuk menghampiri karena menghargai persahabatan antara ia dan javier. Keysa menghampiri max untuk sekedar memberikan sebuah pertanyaan.
" Kak max, maukah dansa denganku? " Tanya keysa
" Dengan senang hati tuan putri ! " Jawab max
Saat keduanya tengah dansa, keysa menanyakan perihal yang di bicarakan oleh javier. Keysa ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi saat itu.
" Kak, aki boleh tanya sesuatu? " Tanya keysa
" Tanyalah! " Jawab max
" Saat nongkrong kemarin malam, apa yang kak javier minum? " Tanya keysa
" Dia terlalu banyak minum. Karena nongkrong bareng sama jean, jadi jean yang membantunya saat pulang. " Jawab max
" Berarti kalian melakukan itu dengan kondisi sadar? Aku kira ada yang memberi semacam obat tapi ternyata itu memang keinginan kalian sendiri. " Batin keysa
" Key, jean menghampirimu " Ucap max
" Baiklah. Terimakasih sudah mau berdansa denganku ! " Ucap keysa
Jean menghampiri keysa dengan keraguan dalam tatapannya tapi keysa dengan berani menyambutnya.
" Keysa, selamat ulang tahun ya ! " Ucap jean dan memberikan kadonya pada keysa.
" Terimakasih ! " Jawab keysa dan menerimanya.
" Keysa ! " Panggil jean
" Ya? Ada apa kak jean? " Tanya keysa
" Tidak ada. Kamu sangat cantik malam ini " Ucap jean
" Maaf kak tapi aku tidak ada waktu untuk basa basi . " Ucap keysa
__ADS_1