
" Key, suamimu sudah pulang. Sebagai seorang istri, kamu harus menyambutnya supaya rumah terasa terus hangat " Ucap tuan zenda
Keysa yang saat ini sedang makan malam bersama dengan keluarganya, memilih untuk menuruti perkataan tuan zenda.
" Hangat? Tetap hangat? Hmmm aku bahkan setiap hari menunggunya kembali didepan pintu. Rumah itu terasa tidak sehangat rumah ini " Batin keysa
Keysa yang sudah menghindar untuk bertemu dengan javier, akhirnya mau tidak mau harus bertemu karena tuan zenda yang baru pulang dinas tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi.
" Keysa, akhirnya kamu mau menemuiku. Aku sangat merindukanmu! " Javier memeluk keysa namun keysa menghindar dan mengambil tas dan juga jas yang dibawa oleh javier.
" Sudah ditunggu sama keluarga yang lain untuk makan malam " Ucap keysa
" Key, tunggu! Ijinkan aku memelukmu. Aku sangat merindukanmu " Ucap javier
" Jangan biarkan yang lain menunggu terlalu lama" Ucap keysa dan mengabaikan apa yang diucapkan oleh javier
" Bisakah kita bicara setelah makan malam? " Tanya javier dengan hati-hati.
" Iya! " Jawabnya dengan singkat.
Javier menuju meja makan dan menikmati mengobrol ringan dengan keluarga, sedangkan keysa masuk kedalam kamarnya dan tidak kembali lagi untuk melanjutkan makan malam yang ia tinggalkan.
" Ma, pa, aku udah beres makan. Aku mau susul keysa " Ucap javier yang dibalas anggukan oleh orangtuanya.
Tok... Tok... Tok...
" Key, apa aku boleh masuk? " Tanya javier
" Iya! " Jawabnya
Keysa sedang memandang hadiah yang diberikan oleh javier untuknya dihari ulang tahunnya yang sudah berlalu.
Sebuah gaun mewah yang terpajang, setumpuk undangan, souvenir dan persiapan pernikahan lainnya.
Keysa yang tidak masuk kedalam kamarnya beberapa hari, sekarang baru melihat hadiah itu.
" Keysa, apa kamu suka dengan hadiahnya? " Tanya javier.
" Mandilah, aku sudah siapkan semuanya " Ucap keysa.
Keysa menunggu javier selesai mandi dengan meminum secangkir teh di balkon kamarnya. Memandang indah bintang yang berkelip dilangit.
" Bu, aku pasti bisa ikhlas seperti ibu. Aku tidak akan menyulitkan hidupku sendiri hanya untuk sebuah cinta yang konyol. " Batin keysa
" Key, disini dingin ! " Ucap javier sembari melingkarkan tangannya di pundak keysa untuk memberikan kehangatan.
" Sebenarnya apa yang mau kak javier bicarakan? " Tanya keysa tanpa basa-basi
__ADS_1
" Aku mau meminta maaf karena aku menghindarimu selama ini. Itu karena aku menyiapkan hadiah ini untukmu. Maukah menjadi ibu dari anak-anakku? Menemaniku hingga masa tuaku? Keysa, aku benar-benar sangat mencintaimu. Aku ingin menjadi suami terbaik untukmu. Apa aku masih layak untuk itu? " Javier berlutut dan meletakkan kepalanya dipangkuan keysa.
" Aku rasa, kak javier tahu apa yang sebenarnya ingin aku dengar " Ucap keysa
" Aku akan jelaskan! Key, jean cuma masalaluku, tapi dia sahabatku. Aku membiarkannya disisiku hanya sebatas itu. Bukankah aku pernah bilang kalau aku hanya menghargainya? Apa kamu lupa? Cuma kamu wanita yang membuatku jatuh cinta hingga aku merasa seperti gila jika memikirkanmu " Ucap javier dengan segala penyesalannya.
" Bukan itu yang ingin aku dengar. Aku ingin penjelasan bagaimana dia bisa kembali, bagaimana kalian bisa melakukan hal tak senonoh. Bagaimana kamu bisa menceraikan aku bahkan sebelum kita menikah. Tapi, biarlah aku pura-pura tidak tahu. Bukan aku tak percaya padamu, tapi karena aku percaya padamu, aku ingin kamu jujur tanpa aku menanyakannya padamu " Batin keysa
" Keysa, kumohon jangan diamkan aku. Ijinkan aku selalu mencintaimu " Ucap javier yang membuat keysa sadar atas lamunannya.
" Aku butuh waktu, kecuali kak javier membiarkan kak jean tidak pernah kembali kesisimu " Ucap keysa
" Itu tidak mungkin. Dia sahabatku key. Apa kamu harus seegois ini? " Javier seperti tersinggung ketika keysa membahas soal jean.
" Benar, kamu tidak pernah mencintaiku. Hanya aku saja yang mencintaimu. Ungkapanmu tentang semuanya. Aku tidak bisa mempercayaimu begitu saja tanpa membuktikan apa-apa. " Keysa berdiri dan pergi meninggalkan javier.
" Keysa, aku akan buktikan padamu kalau aku benar-benar mencintaimu. Sampai hari dimana pernikahan kita akan dipublikasikan, kamu akan menyadari betapa aku mencintaimu " Ucap javier dengan serius.
" Aku menunggunya! " Ucap keysa.
Keysa turun ke lantai bawah, dengan niat untuk keluar rumah mencari udara segar. Baginya, udara yang sudah dihirup oleh javier, menyesakkan dadanya.
" Keysa, mau kemana? " Tanya jay
" Kalau mau ikut, ya ayo. Kalau gak, gak usah nanya " Jawab keysa dengan ketus.
" Jangan kemakam. Ini sudah terlalu malam " Ucap jay saat tebakannya benar.
" Aku cuma ingin ketenangan " Ucap keysa
" Biar aku yang nyetir. Aku pasti akan membawamu ketempat yang bisa membuatmu tenang. " Ucapan jay disetujui oleh keysa.
Disepanjang jalan, keysa hanya terdiam dan terlihat memendam bebannya. Semua terlihat dari sorot matanya yang sendu. Tatapannya kosong seperti memikirkan sesuatu. Sesuatu yang membuatnya bimbang.
" Kita sudah sampai ! " Ucap jay
" Pantai? Kenapa kita kesini? " Tanya keysa
" Ketenangan! Kita kesini untuk itu " Jawab jay
Jay menggandeng tangan keysa yang dingin. Membuat tangan halus dan mungil itu untuk merasa hangat kembali. Angin berhembus, meniup rambut keysa yang terurai. Membuat wajahnya yang sendu menampakan semua perasaannya. Jay, pria yang sangat mencintai keysa melebihi apapun. Memeluk dan merangkulnya untuk berbagi beban apapun.
" Key, sebenarnya apa yang membuatmu selalu menghindariku? Kamu dekat, namun aku tidak bisa menggapaimu. Aku sudah meminta maaf. Aku sangat mencintaimu, hingga aku tak sanggup melihatmu menikah dengan kakakku sendiri. Aku memilih pergi tanpa memberitahumu karena... ( Menghela nafas ) Karena aku akan berbalik padamu lagi kalau kamu menatap punggungku. " Ucap jay memberikan penjelasan sembari memeluk tubuh keysa yang mulai menghangat.
" Penjelasan seperti ini yang aku inginkan, bukan malah pernyataan bodoh yang membuat kita saling bertengkar. " Batin keysa
" Key, jawab aku..." Belum sempat menyelesaikan ucapannya, keysa sudah memotong ucapan jay lebih dulu.
__ADS_1
" Tidak! Kak jay tidak boleh mencintaiku. Kak jay harus berusaha mencintai kak ellia. Aku gak mau kak jay membuat kak ellia bernasib sama seperti aku." Ucap keysa dengan tangis yang mulai menghiasi wajah cantiknya.
" Kalau aku katakan soal hubunganku dengan ellia, keysa akan menyalahkan dirinya sendiri. Aku harus cari cara lain untuk membuatnya tetap selalu disisiku" Batin jay
" Bantu aku! Bantu aku untuk mencintai ellia. " Ucap jay
" Iya, aku akan bantu kak jay. " Ucap keysa
" Kak, bagaimana kalau aku ke london? " Tanya keysa. Jay melepaskan pelukannya dan menarik keysa untuk duduk di atas sebuah batu besar. Keysa tidur dipangkuan jay, menikmati angin malam dan juga bintang yang sedang mengawasi mereka.
" Kamu ingin ke london? " Tanya jay
" Mungkin! Tapi itu juga belum pasti." Jawab keysa
" Kenapa? "
" Mungkin, setelah bercerai. " Jawab keysa. Jawaban keysa membuat jay terkejut hingga tak bisa berkata apa-apa.
" Bukankah aku harus seperti ibu? Daripada menahan, lebih baik merelakan. Sesuatu yang aku cintai, belum tentu ia mencintaiku. Aku tidak akan mengekangnya dengan ikatan pernikahan. Dia tidak mencintaiku, aku hanya istri di atas buku nikah saja karena nyonya yang sebenarnya adalah wanita yang selalu mendampinginya. Aku bukan istri yang baik, benar begitu bukan? " Ucap keysa
" Aku sungguh tidak paham dengan apa yang kamu ucapkan key" Ucap jay. Keysa duduk disebelah jay, menyenderkan kepalanya di pundak jay dengan tanpa keraguan.
" Dikantor, hanya ada nyonya jean karena pada saat aku kesana, hanya nyonya jean yang di akuinya! Berdalih dengan memberikan kejutan untukku, menyiapkan acara pernikahan baru, menyatakan sebuah perasaan, tapi aku hanyalah sebuah pion. Mereka sudah jauh menjalani hubungan melebihi bayanganku "
" Maksudnya sudah jauh? " Tanya jay
" Mereka sudah berhubungan seperti suami istri. Aku yang anak kecil, hanya bisa melihat tanpa berbuat apa-apa karena pada dasarnya, dia tidak mencintaiku. Dia tidak akan peduli dengan perasaanku. Bagaimana mungkin dia membiarkan wanita lain berada disisinya dengan alasan sahabat? Bagaimana mungkin sebagai sahabat mereka melakukan hal yang lebih? Bagaimana mungkin mereka mengkhianati aku yang jelas-jelas memberikan kepercayaanku untuk mereka. Bagaimana mungkin sebagai seorang sahabat, semua tentangnya terpajang jelas diruang kerja yang setiap hari dia datangi bahkan aku sebagai seorang istri tidak di ijinkan untuk datang kesana. Apa aku benar-benar gak ada artinya kak? " Akhirnya keysa meluapkan semua isi hatinya.
" Aku bahkan bukan istrinya bahkan setelah kami menikah karena dia sudah menceraikan aku sebelum kami menikah. Apa aku semenjijikan itu? " Imbuhnya
" Cukup key, cukup! Jangan merendahkan harga dirimu demi laki-lagi baj*ngan seperti itu! Ingat, kamu punya harga diri, kamu gak boleh berbicara seperti itu. Mereka yang menjijikan, bukan kamu! " Ucap jay menahan geram.
" Meskipun begitu, aku tetap akan memaafkannya. Dia sudah menyesalinya, tapi aku tetap tidak bisa menyelamatkan pernikahanku " Ucap keysa
" Jangan bodoh! " Ledek jay berusaha menghibur
" Kapan kamu tahu mereka berhubungan suami istri? Darimana informasi itu? Jangan-jangan kamu salah" Ucap jay
"..."
" Key? " Panggil jay karena keysa tidak merespon
" Aku melihatnya sendiri saat kita ada dihotel "
" Apa? " Tanya jay dengan terkejut
" Sudah, diamlah! Aku ingin berada dalam pelukan hangat seperti ini, sebentar saja. " Keysa memeluk jay dengan nyaman.
__ADS_1
" Aroma ini, begitu membuatku tenang dan ingin segera tidur untuk menghilangkan segala mimpi buruk dan membuat mimpi indah. Andaikan dulu rasa suka yang aku rasakan aku pertahankan, mungkin orang yang saat ini aku cintai adalah kamu bukan dia. Kak jay, aku berterimakasih karena kamu selalu ada disisiku. Aku percaya padamu tapi aku tidak bisa membertahu apa rencanaku. Aku benar-benar ingin lari dari keadaan saat ini. Kak ellia pasti beruntung karena mencintai orang sepertimu " Batin keysa