No More Sun

No More Sun
AMERIKA


__ADS_3

" Beberapa hari ini, kamu gelisah. Apa ada yang kamu pikirkan? " Tanya ellia


" Aku kepikiran keysa el. Apa dia sudah bahagia disana? Aku perjanji untuk selalu ada saat di butuhkan. Tapi aku kabur seperti seorang pengecut. " Ucap jay


" Ayo kita pulang. Disini memang bukan tempat kita. Ada luigi dan jared yang bisa di andalkan disini " Ucap ellia


" Tahan dulu sampai beberapa hari. Sampai hari ulang tahunnya nanti, kita akan pulang. "


" Sebenarnya kamu tahu hubunganku dengan jared bukan? " Tanya ellia tiba-tiba


" Walaupun aku tahu, aku harus apa? " Jay berbalik bertanya


" Kamu sudah bisa mengejarnya jay. Kita pulang dan selesaikan hubungan kita. Jared sangat mencintaiku dan aku sedikit demi sedikit bisa mencintainya. Aku juga ingin kamu hidup dengan lebih baik ." Jawab ellia


" Dia sudah menikah. Aku bukan pria tak bermoral el. "


" Aku tahu, tapi coba kamu lihat berita ini. " Ellia memberikan majalah pada jay


" Apa maksud berita ini? Jadi kakakku kembali dalam pelukan jean? " Tanya jay dengan sangat khawatir


" Ini ( Memberikan tiket ), aku sudah memesankan tiket untukmu pulang sekarang. jam penerbangan kurang dari 2 jam. Pakaian dan barang-barangmu sudah ku siapkan. Berjanjilah untuk bahagia jay, aku sudah mengorbankan cintaku. " Jay lalu memeluk ellia dengan sangat erat seperti memeluk seorang adik.


" Berjanjilah padaku untuk mencintai jared seperti kamu mencintaiku ! " Ucap jay dengan airmata yang siap terjatuh dari pelupuk matanya


" Iya, aku berjanji ! " Jawab ellia.


Jay bersiap untuk segera ke bandara. Amerika - Indonesia memakan lumayan waktu. Didalam pesawat, jay hanya membayangkan disambut hangat oleh keysa dengan senyum dibibirnya. Mata yang berwarna hijau muda, bibir yang mungil, wajah yang hampir tidak pernah memiliki ekspresi, rambut hitam yang panjang, kulit putih bersih, semuanya tentang keysa teringat di otaknya. Bahkan, tahi lalat yang berada di dagu mungilnya dan juga lesung pipi teringat jelas.


" Aku mencintaimu key. Kalau kepulanganku ini melihatmu tidak bahagia, aku akan memperjuangkanmu. Aku tidak akan menjadi seorang pengecut seperti dulu. Aku mencintaimu key, sangat mencintaimu. " Gumam jay sembari melihat foto keysa di walpaper ponselnya.


Perjalanan yang panjang bisa digunakan untuk istirahat namun jay tidak bisa memejamkan matanya sama sekali.


( *Ka**ntor*....)


Setelah kepergian jay, jared masuk keruang kerja ellia.


" Kenapa memilihku? " Tanya jared pada ellia yang saat itu tengah memajang fotonya bersama jared di atas meja kerjanya


" Kenapa kamu mencintaiku? " Ellia berbalik bertanya pada jared

__ADS_1


" Kenapa harus ada alasan untukku mencintaimu? Jika tidak ada alasan aku mencintai, maka aku juga tidak akan ada alasan untuk meninggalkanmu. " Jawab jared


" Akupun tidak ada alasan untuk tidak memilihmu. " Elliapun ikut menjawab ucapan jared.


" Kemarilah ! " Panggil jared pada ellia


Ellia melangkah mendekati jared. Wajah jared terlihat gugup dan bagi ellia, itu adalah hal lucu.


" Jar, dengankan aku. Aku pernah mencintai jay tapi aku tidak pernah melakukan hal apapun dengannya. Dia menjaga kehormatanku dengan baik " Ucap ellia dengan sebelah tangannya yang menyentuh dada milik jared.


" El, apa yang kamu pegang? " Tanya jared dengan keringat yang mulai membasahi dahinya. Tubuhnya diam terpaku dihadapan ellia.


" Pffffff... Ahahhahaaaaa.... Ahahaaaa... Ahaaa " Ellia tiba-tiba tertawa sangat keras melihat ekspresi wajah jared.


" Berhenti menertawakanku el. Apa yang kamu tertawakan? " Tangan jared memegang kedua pundak ellia


" Emmmm oke-oke. Aku gak akan ketawa lagi. Tapi ahaaa... Ahaaaaa aku benar-benar tidak bisa berhenti tertawa jar " Ucao ellia yang terus tertawa membuat wajah jared merah seperti udang rebus.


Ketika ellia tidak bisa berhenti tertawa, jared membuatnya berhenti tertawa dengan caranya. Jared mencium ellia dengan sangat lembut membuat ellia berhenti tertawa seketika.


" Ciuman pertamaku... " Batin ellia


" Aku sudah memberikan ciuman pertamaku untukmu, jangan tertawakan aku lagi. Aku sudah malu setengah mati, tapi aku juga bahagia sekali. " Batin jared


" Ha? Dia... Dia membalas ciumanku? " Batin jared dengan detak jantung yang tidak karuan.


" Ehem... Ehem... Ini kantor ! " Luigi tiba-tiba muncul.


" Ha? " Ucap ellia dan jared bersamaan karena terkejut.


" Ingat, kita ada meeting. " Ucap luigi.


Luigi dan jared adalah kakak dan adik. Luigi sebagai kakak sudah menikah, sedangkan jared masih lajang. Keduanya memiliki sifat yang sama yaitu cuek dan sangat galak namun takut pada orang yang ia cintai. Bukan takut akan hal lain namun takut melukai jika berkata dengan galak. Bisa terbilang, mereka berdua tipe pria yang lembut pada pasangan namun tidak memandang wanita lain.


" Kak, ayo kita meeting. " Jawab jared.


" Cuci muka dulu sana. Mukamu itu sangat jelek ! " Ucap luigi dengan pedas


" Aku tetap mencintainya meskipun dia jelek, kakak ipar " Ucap ellia.

__ADS_1


" Aku tunggu kalian 10 menit lagi di ruang meeting " Ucap luigi


" Hufffff selamat. Kita gak kena omelan. Kamu tahu sendiri el kalau dia udah ngomel 7 gunung kita daki sekalipun gak akan beres-beres. " Ucap jared


" Dia itu kakakmu. Apa yang kamu bilang benar soalnya kamu juga bersifat begitu " Ucap ellia.


" Ayo ke ruang meeting ,nanti dia ngomel-ngomel lagi " Ucap jared


Perasaan ellia jauh lebih baik setelah melepaskan jay dan menerima jared. Tidak terasa lagi beban di hatinya, semuanya terasa begitu lega.


" El, pulang kantor bareng ya ! Aku mau mengajakmu makan malam " Ucap jared setelah meeting selesai.


" Kamu mau ngajak aku kencan ya? " Tanya ellia


" Kenapa dia blak-blakan banget sih " Batin jared


" Aku salah ya? Aku kira kamu mau ngajak aku kencan. "


" Kamu jangan blak-blakan gitu dong. Aku jadi malu tahu. " Ucap kared dengan menahan malu pada wajahnya.


" I love you " Bisik ellia lalu meninggalkan jared yang terpaku disana seperti patung sembari menahan tawa.


" Aku suka sekali menggodamu. Aku bisa tertawa lepas saat melihat tingkahmu. Aku juga bisa selalu merasa tenang meskipun hanya menatap punggungmu " Batin ellia


Disaat ada yang menemukan pasangannya, ada juga yang tengah berjuang, ada juga yang tengah terluka, ada juga yang bodoh, ada juga yang mendua.


" Ternyata saling mencintai itu sebahagia ini " Batin jared sembari jingkrak-jingkrak kegirangan.


Bukkkk ( Luigi memukul kepala jared )


" Awh, kak apaan sih? " Tanya jared kesakitan


" Jangan gila ! Ini kantor. " Ucap luigi


" Harusnya aku yang jadi kakak, jadi bisa menyiksamu begini juga ." Grutu jared


" Hei, aku dengar. Aku belum budek ." Ucap luigi


" Iya-iya. "

__ADS_1


Meskipun keduanya selalu ribut gak jelas, namum selalu mengasihi dan peduli satu sama lain. Mungkin itu cara mereka untuk menunjukan sebuah kasih sayang.


" Adikku sudah dewasa tapi kenapa harus ellia? Perbedaan status sosial di antara kami sangat mencolok. Aku harus berbicara pada ellia soal ini. Aku gak mau jared maupun ellia harus menjalani hubungan yang sulit yang sewaktu-waktu melukai mereka. " Batin luigi


__ADS_2