
" Kak max, terimakasih! " Ucap keysa setelah max membaringkan keysa dan memanggil dokter untuk memeriksanya dan memasangkan infusnya kembali.
" Jangan pikirkan apapun, aku selalu bersamamu! " Ucap max dengan tangan yang mengelus ujung kepala keysa. Terlihat warna rambut hitam yang sudah memudar dan kembali ke warna asalnya.
" Kak, bisakah jangan pergi? " Keysa menarik lengan kemeja max saat max melangkah untuk pergi.
" Aku tidak akan meninggalkanmu. " Max mengurungkan niatnya untuk keluar.
Keysa memeluk pinggang max tanpa ragu. Menangis terisak-isak meluapkan emosi yang ada pada dirinya. Max yang sudah jatuh cinta pada keysa saat pandangan pertama, menemani keysa melewati hari yang sulit baginya.
" Keputusanku benarkan kak? Harusnya dia bahagia, tapi... Tapi kenapa dia memasang ekspresi yang lebih menyedihkan dibandingkan aku? " Ucap keysa dalam tangisnya.
" Aku tidak tahu harus jawab apa karena aku baru jatuh cinta sekali dan itu hanya sekedar rasa. Aku tidak menjalani hubungan sesuai dengan kata cinta. Menurutku, kamu sudah benar karena meninggalkan javier demi anak yang di kandung oleh jean. " Ucap max
" Kak, kenapa kamu mengulurkan tanganmu untukku? " Tanya keysa
" Karena aku jatuh cinta! " Ucap max dengan lantang
" Ah, maaf kak max. Aku mengotori kemeja kak max dengan ingusku. Sangat memalukan! Aku memperlihatkan diriku yang menyedihkan ini didepan kak max. " Ucap keysa yang berusaha mengalihkan pembicaraan.
" Tidak masalah kotor. Asal kamu tenang, aku ikut senang "
" Bagaimana mungkin aku begitu tak tahu malu di hadapan kak max? Ah, ini sangat memalukan. Aku harus bagaimana berhadapan sama dia? Perasaanku benar-benar kacau sampai aku harus merepotkan kak max dalam masalahku. " Batin keysa
" Jangan bengong, makan dulu ya! " Max menyiapkan makanan untuk keysa.
Beberapa saat kemudian, nela dan julian datang. Keysa hanya menatap kearah jendela sembari terdiam. Max berusaha menghibur namun tetap tidak berhasil. Akhirnya max menghubungi julian untuk mengantarkan nela bertemu keysa.
" Keysa kenapa hanya diam saja seperti itu? Bukankah tadi dia baik-baik saja? " Tanya julian
__ADS_1
" Dia masih mau berbincang tapi setelah aku menyuapinya makan dan minum obat, dia jadi seperti itu " Jawab max lesu.
" Jangan gegabah max. Kau tahu kalau hatinya tengah terluka dan lukanya itu sangat dalam. Kau harus membuatnya melihatmu, baru kau utarakan maksud hatimu. " Ucap julian berusaha memberikan pencerahan untuk max
" Aku akan ikut keysa ke london. " Ucap max
" Bagaimana kak max tahu kalau keysa akan pergi ke london? " Tanya nela
" Kalian pikir, jay dan javier tidak menemukan dimana keysa itu hanya karena rencana sederhana? Aku ikut campur dalam hal ini. " Ucap max
" Nela titip keysa ke kak max. Kabari nela kalau ada apa-apa. Jangan lukai hatinya " Ucap nela
" Aku janji! " Ucap max
Kondisi kesehatan keysa sudah membaik. Akhir-akhir ini, keysa memilih untuk berdiam diri karena baginya, diam membuatnya jauh lebih tenang. keysa tidak menyadari kalau max mengikutinya pergi ke london.
Keysa sudah berpamitan kepada nela dan meminta nela untuk tidak mengantarnya ke bandara karena hati keysa bisa goyah dengan tatapan nela.
" Terimakasih nel, udah mau membantuku. Aku janji, setelah aku merasakan sebuah ketenangan, aku pasti akan kembali. " Ucap keysa.
Keysa melangkah tanpa melihat yang ada di belakangnya karena semua itu bisa membuatnya ragu. Nela sangat kehilangan sahabat satu-satunya yang ia miliki tapi, disisi lain ia merasa tenang karena keysa sudah lepas dari semua puncak beban.
" Bahagialah key, aku akan menutupi rapat-rapat keberadaanmu. Kak max juga sudah menutup informasi apapun mengenaimu. Aku menunggumu untuk kembali " Batin nela
Keysa sudah berada didalam pesawat, ia duduk tepat disebelah jendela. Pandangan berfokus pada suasana di luar pesawat. Ingatan tentang kebersamaan dengan keluarga, membuatnya menangis terisak seolah-olah ia tidak ingin kembali lagi.
Seorang pria bertubuh tinggi, memakai kacamata dan memakai masker duduk disebelah keysa. Keysa tidak menghiraukan siapapun, ia tetap menangis hingga akhirnya tertidur.
" Meskipun aku bukan orang yang kamu harapkan untuk disisimu saat ini, setidaknya aku berusaha melindungimu semampu yang aku bisa. Tujuanmu salah, harusnya tujuanmu benar-benar mencari ketenangan dan lekas kembali tapi tujuanmu yang sebenarnya adalah lari dari kenyataan dan tidak akan kembali pada tempat yang membuatmu teringat akan sebuah luka. " Batin max
__ADS_1
Ditempat lain, javier seperti orang gila karena sudah kehilangan akal sehatnya. Sejak menikah dengan jean, ia tak pernah menganggap jean istrinya bahkan javier selalu tidur dikamar keysa. Semuanya akan terasa artinya jika sudah kehilangan.
" Jev, kamu tidur lagi disini? " Tanya tuan zenda
" Iya pa! " Jawab javier
" Kamu punya istri yang tengah hamil, harusnya kamu menemaninya. " Tuan zenda memberikan peringatan pada javier
" Pa, aku benar-benar menyesal! Kembalikan keysa padaku, aku bisa gila tanpa dia. Javier mohon sama papa!" Javier berlutut memohon kepada tuan zenda.
" Konyol! Kamu yang sudah membuat kita semua kehilangan keysa! Mama jauh lebih terluka karenamu! Kamu pantas mendapatkan hukumannya " Bentak jay
" Cukup jay, jangan emosi lagi. Biarkan javier intropeksi diri. Javier, sekarang kamu menyesal setelah menyia-nyiakan keysa. Kamu menyadari betapa kamu sangat menyesal setelah kehilangan. Jangan sampai hal itu terjadi lagi setelah kamu kehilangan jean dan anak yang di kandungnya. Jadikan kejadian ini sebagai pelajaran. Pulanglah! Rumahmu bukan disini tapi dimana ada istrimu, itulah rumahmu. " Ucap tuan zenda dengan tenang.
" Gak, aku gak bisa tanpa keysa tapi bagaimana caranya aku bisa bersama dengannya lagi untuk menebus kesalahanku? Aku sudah punya jean dan akan ada bayi kecil di antara kami. Keysa, aku sangat mencintaimu! " Batin javier
LONDON.....
Max meminta pramugari untuk membangun keysa karena max belum ingin keysa tahu kalau ia mengikutinya. Max sudah mengetahui dimana keysa akan tinggal dan dimana ia akan kuliah.
Banyak rencana yang sudah max rancang untuk mengejar cinta pertamanya namun, ia tidak pernah memaksa untuk hasilnya.
Max mengikuti keysa secara diam-diam untuk mengetahui tempat tinggalnya. Setelah itu, max mencari hotel terdekat dan menghubungi sekertarisnya untuk mencarikannya apartement yang dekat dengan keysa.
Hari berlalu, max tetap memantau kegiatan keysa dan mengetahui bahwa keyaa sudah masuk kuliah. Melihatnya baik-baik saja, membuat max merasa puas.
" Pagi semua! Sebelum kita mulai dengan judul baru, saya akan kenalkan dosen baru yang akan menggantikan pak edwin untuk sementara ini. " Ucap pak huse
Semua mata serempak tertuju pada seorang yang tinggi, gagah, tampan dan menawan yang masuk kedalam kelas. Suara sepatunya bagaikan alunan merdu ditelinga. Mata keysa terbelalak melihat senyum menggoda dari dosen baru yang masuk.
__ADS_1
" Apa? Dia? Apa dunia ini begitu sempit? " Batin keysa