
" Pagi ma, pa ! " Sapa jay
" Kamu bangun pagi banget jay? Ada meeting di kantor? " Tanya nyonya mina
" Gak ma. Pagi ini ada pemotretan bareng ellia ma. Ohya, pekerjaan udah jay beresin untuk 4 hari kedepan. " Ucap jay
" Jay, tolong bangunin keysa ya! Tumben belum bangun " Ucap tuan zenda
" Iya pa ! " Jawab jay
Jay menuju kamar keysa dengan ragu. Ragu kalau bertemu keysa, hatinya akan goyah lagi.
" Key, kamu udah bangun belum? " Tanya jay dari luar kamar karena tidak berani masuk.
" Kenapa gak ada sahutan ya? Dia habis begadang mungkin. " Fikir jay
" Ma, pa, keysa semalam mungkin begadang jadi dia susah dibangunin. " Ucap jay yang baru turun dari tangga.
Tuan zenda langsung berlari dengan wajah khawatir melewati jay yang kebingunan dan disusul oleh nyonya mina menuju kamar keysa.
Benar saja, wajah keysa yang pusat terbaring dibawah tempat tidur sambil meringkuk. Tuan zenda menggendong keysa, langsung membawanya kerumah sakit.
Jay menyusul menggunakan mobilnya sendiri. Rasa menyesal karena tidak masuk dan memberikan pertolongan. Malah pergi karena terbawa perasaan.
Saat ditengah jalan, ellia menghubungi jay karena janji soal pemotretan. Akhirnya jay memilih menjemput ellia dibandingkan mengikuti egonya.
" Jay, tumben pagi-pagi udah keringetan? " Tanya ellia
" Gak usah khawatir. Kamu siap-siap ya, aku juga mau ganti baju " Ucap jay setelah mereka sampai ketempat pemotretan.
Setelah beberapa saat, ellia yang anggun keluar dengan mengenakan gaun pengantin yang menawan.
" Kamu cantik sekali ! " Puji jay. Saat ini pikiran jay tidak berada ditempatnya. Pikirannya pergi melambung tinggi.
" Terimakasih jay " Ucap ellia
Pemotretan memakan banyak waktu. Hampir 4 jam mereka melakukannya Karena harus berganti make up dan juga pakaian sebanyak 3 x.
" Ellia, aku langsung antar pulang ya. Aku harus kerumah sakit. " Ucap jay
" Kamu sakit? " Tanya ellia
" Gak. Keysa yang sakit ! " Jawab jay
" Aku boleh ikut? "
" Ellia, pemotretannya memakan banyak waktu, kamu pasti capek. Istirahatlah untuk persiapan pertunangan kita ya. " Jay berusaha menghibur ellia.
" Kalau gitu, aku pulang sendiri saja. Kamu hati-hati ya ! " Ucap ellia sambil mencium pipi kanan jay.
" Iya. Terimakasih ellia ! " Ucap jay sembari mencium kening ellia.
Jay mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi. Hatinya begitu tidak tenang, pikirannya sangat kacau, bahkan ketika melakukan pemotretan, berulang kali pandangannya kosong dan tidak mengikuti arahan.
Mobilnya terparkir dengan tepat, lalu kaki jenjangnya melangkah cepat. Disana, terlihat kedua orangtuanya yang begitu cemas.
" Ma ! " Panggil jay yang badannya mulai gemetaran.
" Dia sehat. Cuma syok aja jadi dia cuma butuh waktu untuk tenang. " Jawab nyonya mina.
" Tapi mama kenapa khawatir banget? " Tanya jay
" Mama khawatir sama putri mama, itu hal wajar jay " Ucap tuan zenda. Jay berjalan mendekati ruangan keysa namun di cegah oleh tuan zenda.
" Mau kemana jay? " Tanya tuan zenda
__ADS_1
" Jay mau menemani keysa, pa. Ada apa? " Belum sempat tuan zenda menjawab, jay sudah membuka pintu rawat keysa.
" Jay pulang aja pa ." Ucap jay yang menutup pintunya kembali.
" Masuk aja, javier sebentar lagi ada meeting, kamu yang temani keysa. Mama dari semalam kurang istirahat, biar papa bawa mama pulang ! " Ucap tuan zenda
" Jay tunggu disini aja pa sampai kak javier keluar ! "
Rasa hatinya begitu getir, senyumnya terasa dipaksa. Jelas-jelas sudah memiliki pasangan masing-masing namun rasanya pasangan itu tetap asing.
Setelah beberapa saat, javier keluar mencari tuan zenda.
" Jay, kamu disini? Kenapa gak masuk? " Tanya javier
" Aku jaga diluar aja. "
" Papa sama mama dimana? " Tanya javier
" Mereka pulang ! " Jawabnya cuek
" Bisa minta tolong jaga keysa gak? Aku ada meeting sebentar lagi, harus berangkat sekarang. Gak lama sih, paling satu jam ! "
" Berangkat sana! Keysa biar aku yang jaga ." Ucap jay
" Jaga keysa ya ! " Jay hanya menganggukan kepala. Setelah javier pergi, jay masuk, namun keysa seperti menghindarinya.
" Key, mana yang masih sakit? Bilang sama kak jay ." Ucap jay
"..."
" Keysa kenapa bisa tiba-tiba sakit? Keysa ada masalah? " Tanya jay
"..."
" Keysa belum makan ya? Buburnya masih utuh. Kak jay suapin ya? "
"..."
"..."
" Keysana, kak jay lagi ngomong. Kamu kenapa sih aneh banget sama kak jay hari ini? " Ucap jay dengan nada lebih tinggi dari sebelumnya.
"..."
" KEYSANAAAAAA!!!" Bentak jay. Sontak keysa langsung terkejut.
" Keysa mau tidur! Kak jay tunggu diluar aja ! " Akhirnya keysa bersuara.
" Maafin kak jay, oke. Kak jay cuma takut keysa mengabaikan kak jay. Kak jay gak mau dianggap oranglain seperti sebelumnya. Maaf ya, kak jay bentak bukan gak sengaja, tapi sengaja supaya keysa merespon kak jay " Ucap jay sembari memeluk keysa.
" Apa salah kak jay sampai aku bersikap dingin? Kak jay selalu baik sama aku. Tapi tadi sikapku sangat tidak pantas. Tapi juga, semua itu terjadi tanpa bisa kukendalikan. Apa aku cemburu? Tidak.... Tidak mungkin !!!! " Batin keysa
" Keysa ! Cepat sembuh. " Ucap jay
" Ya ! " Jawab keysa dengan singkat lalu melepaskan pelukan jay.
" Pulanglah ! Keysa masih ingin sendiri ." Ucap keysa
" Keysa, kak jay kesini khusus untuk keysa. Kak jay mau jaga keysa. "
" Jangan anggap keysa seperti balita. Keysa bisa jaga diri sendiri. "
" Jangan keras kepala key. Sekarang keysa makan ya " Ucap jay berusaha membujuk keysa.
Prang.... ( Suara mangkuk terjatuh )
__ADS_1
" Keysa, apa yang kamu lakukan? " Tanya jay saat keysa menampik mangkuk ditangannya.
" Keluar ! Keysa sudah bilang mau sendiri. " Ucap keysa
" Biarlah kak jay gak suka keysa lagi, gak deket-deket keysa lagi. Itu lebih baik daripada ada perasaan yang lain. Aku bakalan menikah dan mencintai kak javier dengan seharusnya, begitupun sebaliknya. Diantara kita, cukup sampai disini saja. Biarlah aku di anggap egois, ini akan lebih baik " Batin keysa
" Kamu beneran, nyuruh kak jay pergi? " Tanya jay
" Ya " Jawab keysa
" Beri kak jay alasan, kenapa keysa tiba-tiba bersikap seperti ini? Apa kak jay punya salah sebelumnya? Kak jay bisa minta maaf kalau memang punya salah. Tapi keysa gak boleh bersikap seperti ini. " Ucap jay dengan wajah yang kebingungan.
" Tidak ada alasan ! " Jawab keysa.
" Oke, kak jay pergi sekarang ." Ucap jay lalu pergi meninggalkan keysa.
Keysa merasa sudah jauh lebih baik, jadi meminta javier untuk menjemputnya dan melakukan pemotretan sesuai jadwal.
Bukan keysa tidak sayang pada dirinya sendiri, namun keysa ingin meyakinkan hatinya, bahwa javierlah orang yang harusnys ia cintai. Padahal sejak awal, keysa tidak peduli pada sebuah perasaan tapi tidak di sangka, seorang jay bisa mengetuk hatinya dalam waktu yang sangat dekat.
" Keysa, kamu yakin mau melakukan pemotretan hari ini? " Tanya javier setelah sampai dirumah sakit.
" Iya! Keysa sudah baikan kok. Waktunya terlalu mepet, jadi kita gak boleh undur lagi " Ucap keysa.
" Keysa, aku tahu kalau kamu belum memiliki perasaan apapun. Bolehkah aku mulai mengejarmu? Membuatmu jatuh cinta padaku? " Tanya javier
" Tentu saja ! " Jawab keysa
Suasana ditempar pemotretan begutu romantis namun hati keysa tidak bergetar sama sekali, malah membuatnya begitu canggung dengan tempat ini.
" Keysa, ganti baju dulu ya. Aku juga mau ganti baju " Ucap javier
" Iya kak ! " Jawab keysa
Setelah beberapa saat, keysa muncul dengan gaun yang sangat indah yang javier siapkan dalam waktu singkat. Wajahnya yang memang sudah cantik, jadi tidak perlu make up tebal jadi tidak memakan waktu begitu lama.
" Nona yang cantik, mari kita mulai. Saya mulai dari memotret nona terlebih dulu ya. Iya, pertahankan posisi seperti itu, sangat cantik sekali hasilnya " Ucap sang photografer.
" Oke, dengan angel yang berbeda ya. " Ucapnya lagi
Keysa mengikuti setiap intruksi jadi tidak harus memakan waktu yang lama hanya untuk berphoto saja.
" Kak javier kemana ya? Dari tadi belum kelihatan " Batin keysa
" Bagus sekali nona, pose seperti itu sangat bagus untuk pengantin pria memberikan ciuman. " Ucapnya
" Ah, apa? Ciuman? " Batin keysa
" Aku datang tepat waktukan? " Bisik javier yang tiba-tiba datang dengan buket bunga yang sangat indah ditanganya.
" Jangan bergerak, bukankah pose ini bagus untuk pengantin pria memberikan ciuman? " Ucap javier lalu mengecup keysa dengan lembut.
" Apa? Ciuman pertamaku sama kak javier dalam keadaan seperti ini? " Batin keysa
" Mukamu kenapa langsung merah? Kamu demam lagi ? " Bisik javier
" Tolong jangan lakukan hal itu lagi !" Ucap keysa sembari menundukan wajahnya
" Hanya untuk berphoto saja, apa tidak boleh? Aku minta maaf kalau membuatmu tidak nyaman. Aku tidak akan melakukan hal itu lagi " Ucap javier
Mereka melakukan pemotretan sangat cepat. Javier mengantar keysa pulang lalu kembali kekantor.
Sikap keysa tiba-tiba berubah menjadi lebih pendiam dari sebelumnya. Hingga saat ia berpapasan dengan jay didalam rumah, ia tidak menengok ataupun menyapanya melainkan pura-pura tidak melihatnya.
" Kamu begitu dekat tapi sama sekali tidak bisa aku gapai. Begini sikapmu jadi lebih baik, aku bisa sadarkan diriku dengan perlahan. " Batin jay
__ADS_1
" Aku besok harus minta maaf nih sama kak jay, duh sikapku buruk banget ya " Gumam keysa pada dirinya sendiri lalu membaringkan tubuhnya yang merasa lelah lalu terlelap.