
Rumah terasa damai tanpa keributan karena keysa yang sudah mandiri dan tidak suka banyak bicara.
Javier merasa kesusahan mencari cara untuk mengejar cinta keysa.
" Pagi sayang ! " Sapa javier ketika menemui istrinya yang sedang menyiapkan sarapan didapur. Javier memeluk keysa dengan sangat hangat.
" Pagi juga kak javier. Bisakah lepaskan pelukannya? " Ucap keysa. Keysa belum terbiasa dengan sebuah kemesraan karena pesan dari jay selalu terngiang-ngiang ditelinganya. pesan yang mengatakan harus melakukan dengan cinta bukan hanya karena nafsu semata.
" Beri ciuman selamat pagi dulu, baru aku lepasin " Ucap javier
" Jangan menggodaku pagi-pagi atau aku gak jadi masak nih ? " Jawab keysa
" Baiklah ! Kalau begitu, biar aku saja yang kasih ciuman selamat pagi " Ucap javier
" Kak javier, keterlaluan ! Lepasin ! Eh, malah gelitikin. Dasar ya, aku balas nih "
Begitulah candaan yang terjadi dipagi hari. Keduanya berusaha membangun hubungan dengan pondasi yang baik sehingga rumah yang mereka tempati menjadi tempat ternyaman dalam situasi apapun.
" Ehem....Ehem... Jadi begini kelakuannya sampai kita di abaikan? " Ucap julian yang tiba-tiba masuk karena sudah menunggu diluar selama 30 menit.
" Ganggu aja sih. " Ucap javier dengan ketus.
" Kak julian, kak max? Dari tadi ya? Maaf ya " Ucap keysa dengan wajah malu.
Ting... Tong... ( Suara bel rumah )
" Itu pasti nela, aku buka pintu dulu ya kak javier " Ucap keysa lalu membuka pintu untuk nela.
" Kebetulan kamu dateng pagi-pagi. Sarapan bareng yuk ! Aku udah masak banyak tau " Ucap keysa ketika membuka pintu untuk nela
" Kamu kenapa sih minta aku pagi-pagi dateng kesini? " Tanya nela
" Aku kesepian tau. Lagian kak javier udah mulai kerja sekarang " Ucap keysa manja
" Baiklah ! Sesuai permintaan tuan putri " Jawab nela sembari terkekeh.
Julian tak mengedipkan matanya saat melihat nela yang tersenyum bersama keysa. Keduanya begitu ayu, menggemaskan. Berbeda dengan max yang tak merespon apapun soal wanita.
" Ayo sarapan bareng ! Saya sudah masak banyak " Ucap keysa mengajak semuanya untuk sarapan bersama
Mereka berlima menikmati sarapan sederhana yang disiapkan oleh keysa.
Julian sesekali melirik ke arah nela, nelapun menyadari bahwa julian memperhatikannya.
Sedangkan max, berebut lauk dengan javier. Tingkah mereka usil namun hangat.
__ADS_1
Max adalah penerus keluarga zowan sedangkan julian penerus keluarga lian. Mereka bersahabat sedari mereka kecil dan semakin erat hubungan di antara mereka karena perusahaan yang mereka jalani bekerjasama hingga perusahaan mereka sangatlah kokoh.
" Key, aku bantu beresin ya " Ucap nela menawarkan diri.
" Oke ! " Jawab keysa
" Nanti kita belajar dimana? " Tanya nela
" Dilantai atas aja. Dibalkon biar gak ganggu mereka kerja. " Jawab keysa
" Key, itu yang rambutnya pirang, wajahnya kebule-bulean siapa? " Tanya nela dengan berbisik
" Kamu naksir ya? " Ledek keysa
" Bukan. Daritadi liatin aku terus. " Jawab nela
" Ya udah kalian kenalan aja. Siapa tahu jodoh " Celetuk keysa
" Jangan sembarangan deh " Ucap nela.
" Sayang, aku meeting dulu ya ! " Ucap javier pamit kepada keysa
" Iya kak ! " Jawab keysa
" Kamu gak siapain untuk mereka juga key? " Tanya nela
" Aku gak boleh masuk, jadi percuma dibuatin juga. " Jawab keysa
Mereka belajar dengan sangat serius. Apalagi keysa dan nela adalah murid berprestasi dengan IQ tinggi.
Didalam ruang baca.....
" Kamu gila ya? Menikahi gadis kecil? Apa kamu pedofil? " Maki max
" Itu perintah ! " Jawab javier singkat
" Jev, kayanya ruangan ini gak pantes deh. Kamu sudah menikah, lagian jean sudah kamu kirim keluar kota. Kamu harusnya ilangin kenangan kamu sama jean " Ucap julian
" Aku emang belum memiliki perasaan lebih sama jean tapi aku gak bisa lepasin dia gitu aja. " Jawab javier
" Jev, kamu gila ya. Awas aja kalau sampai kamu sia-sia'in keysa. " Ucap max. Max jarang sekali bicara tapi tiba-tiba dia membela keysa.
" Aku tertarik pada keysa, aku lagi ngejar dia supaya dia juga bisa mencintai aku. " Ucap javier
" Kalau jean datang? " Tanya max
__ADS_1
" Aku akan tetap bersama keysa. " Jawab javier
" Buang semua kenangan ini. Gak pantes kamu sembunyikan " Ucap max
" Cuma kenangan aja. Apa salahnya sih? "
" Bodoh ya tetap bodoh ! " Jawab max
" Udah, ayo kita mulai meeting. Soal urusan pribadi, kita urus masing-masing aja " Ucap julian
"Gawat banget, max yang dingin begini bisa jatuh cinta pada keysa yang tak lain adalah istri sahabatnya sendiri. Untung saja cuma aku yang menyadarinya, javier gak boleh tahu. " Batin julian
KEDIAMAN KELUARGA ZENDA...
" Pa, mama kangen keysa ! " Baru semalam keysa tidak bersama mereka, tapi nyonya mina sudah merajuk karena rindu keysa.
" Biarin mereka membangun cinta dulu. Kita jangan ganggu. Oke ! " Jawab tuan zenda
" Nanti aku jemput keysa deh kesini " Ucap jay
" Kamu itu harus banyakin waktu bareng ellia. Soal keysa biar di antar sama javier " Ucap tuan zenda
" Lagi-lagi aku gak punya alasan untuk bertemu keysa " Batin jay
" Gimana jay soal yang papa bicarakan semalam? Kamu mau urus perusahaan kita yang di Amerika? Di indonesia sudah diurus javier, kamu urus yang di amerika. " Ucap tuan zenda
" Masih jay pikirin " Jawab jay
" Lagi-lagi papa kirim anak mama pergi jauh. Kita ini belum punya cucu pa, jangan kirim mereka " Ucap nyonya mina dengan manja
" Ya sudah, kita yang ke amerika aja gimana? Anak-anak biar di indonesia " Jawab tuan zenda
" Apa? Papa ini, bukannya keterlaluan? " Ucap nyonya mina yang masih merajuk.
" Kita sakiti perasaan putra kita kalau dibiarkan tinggal dekat dengan keysa. Mama juga tahu gimana perasaan jay, kita juga harus memberikan kelonggaran ma " Ucap tuan zenda.
Setelah selesai sarapan, jay masuk kedalam kamarnya. Kamar yang siapapun tidak diijinkan masuk kecuali bibi lan yang setia membereskan kamarnya.
Banyak rahasia, banyak kenangan namun perlahan jay mencabut semua foto pertumbuhan keysa, menyimpannya di laci.
" Perjuanganku benar-benar telah usai. Di antara kita tidak boleh ada perasaan lebih. Aku harap kamu bahagia. Aku bakal gak di indonesia, gak bisa jagain kamu lagi karena kamu sudah menjadi milik javier. Sampai jumpa lain waktu keysa sayang " Gumam jay sembari menyentuh foto keysa.
Perasaan yang ia miliki bukannya memudar malah semakin kuat. Rasa bersalah pada ellia, setiap hari membuatnya semakin sulit untuk bernafas lega.
" Ellia, aku tidak akan berkhianat. Meskipun aku tidak bisa mencintaimu, aku tetap akan berada disisimu. Menghabiskan masa muda dan tua bersamamu kecuali kamu yang memintaku untuk pergi, maka aku akan pergi. Kamu memintaku tinggal, aku akan tinggal. Aku akan terus berusaha mencintaimu, jika gagal, tolong jangan membenciku. " Batin jay
__ADS_1