
Keysa semalaman tidak tidur, sesekali melihat javier yang berdiri diluar melalu jendela. Hatinya merasa sulit untuk percaya tapi melihat usaha javier, mungkin saja ada kesalahpahaman.
Keysa terduduk dan menangis dibalik pintu, diluar hujan namun javier tetap tidak beranjak dari tempatnya.
" Bagaimana aku bisa percaya padamu lagi ? Sedangkan kenyataannya, hanya aku yang menerima status kita. Aku akan kasih kesempatan lagi tapi kumohon, jangan membuatku kecewa lagi. Aku tidak sekuat yang kamu bayangkan " Batin keysa
Keysa mengambil payung dan juga keluar menemui javier. Saat keysa datang, javier langsung memeluknya sangat erat, seolah-olah takut sekali kehilangan.
" Kamu gak ke london? Kamu masih disini? Kamu gak ninggalin aku key? " Tanya javier dalam kegelisahan
" Masuklah ! " Ucap keysa acuh.
Meskipun diam, keysa tetap menyiapkan baju, air hangat, teh hangat, untuk menghangatkan javier.
" Apa sekarang sudah lebih baik? " Tanya keysa saat memakaikan syal dileher javier
" Kamu masih marah? " Tanya javier
" Diminum tehnya. Aku mau istirahat, kak javier tidur dikamar kak javier yang lama aja " Ucap keysa
" Aku kira, aku akan dengar sebuah penjelasan. Tapi gak sama sekali. " Batin keysa, kecewa
" Setelah kamu tenang, aku pasti akan jelaskan " Batin javier
" Keysa, apa suasana hatimu sudah tidak begitu buruk? " Tanya javier dengan tangan mencegah keysa untuk pergi.
" Lumayan " Jawabnya
" Tolong, dengarkan penjelasanku "
" Ya " Jawab keysa
" Kantor belum sempat aku bereskan. Bukan sengaja tatanannya seperti itu. Kamu juga tahu, aku baru saja masuk kantor dan langsung menerima banyak pekerjaan karena jay ke amerika. Tolong, jangan marah lagi. Aku gak ada maksud apapun untuk menyakitimu, kasih aku kesempatan lagi " Javier berlutut memohon kesempatan pada keysa dan hati keysa luluh, lalu memberinya kesempatan.
" Aku gak bermaksud menuntutmu untuk mencintaiku. Tapi, tolong hargai aku selagi aku menjadi istrimu. Karena aku gak tahu, sebatas mana aku bisa menahan egoku " Ucap keysa
" Aku janji gak akan mengecewakanmu lagi " Ucap javier.
Keduanya sudah baik-baik saja namun hati keysa masih saja gelisah seolah-olah semua yang di ucapkan javier tak semuanya benar.
" Gak boleh curiga, aku harus percaya padanya. " Batin keysa
Hari-hari menyakitkan bagi keysa sudah terlewati karena keysa sudah mencintai javier dan javier sudah menunjukan rasa cintanya pada keysa.
Pernikahan mereka sudah berjalan 2,5 bulan. Dua minggu lagi, ulang tahun keysa yang ke 17 sudah tiba.
Keluarga sudah menyiapkan pesta istimewa untuknya begitu juga javier yang sudah menyiapkan kejutan.
" Ma, aku harus beli gaun lagi? Gaun keysa masih banyak banget yang dikasih hadiah dari kak javier " Ucap keysa dengan manja saat nyonya mina mengajaknya shopping
" Putri mama harus cantik " Jawabnya
__ADS_1
" Ma, aku mau ketemu ayah ! " Nyonya mina menghentikan langkahnya ketika keysa menyebutkan nama ayah.
" Untuk apa? " Tanya nyonya mina
" Ma, keysa rasa ayah punya alasannya sendiri. Dia sudah menyerahkan hak keysa sepenuhnya pada mama. Keysa juga bukan hanya putri mama, tapi juga menantu mama. Apalagi yang di takutkan? " Ucap keysa
" Kamu sudah siapin hatimu nak? " Tanya nyonya mina
" Iya ma "
" Alasan kenapa kakek menjodohkanmu dengan javier, supaya adinata tidak bisa mengambilmu. Supaya kamu selamanya putri mama karena ayahmu pergi karena ibumu yang mengusirnya. Dulu, ayahmu menghamili wanita lain yang sekarang menjadi ibu tirimu. Ibumu tidak ingin kamu bernasib sama dengannya. Makanya kakek meminta untuk menjodohkanmu dengan javier. " Ucap nyonya mina
" Makasih ma, sudah memberikan kak javier untuk keysa " Ucap keysa sembari memeluk nyonya mina
Saat keysa memeluk nyonya mina, dia seperti melihat jean bersama seseorang namun tidak jelas, hanya melihatnya sekilas.
" Keysa, kamu lihat apa nak? " Tanya nyonya mina
" Gak ma, kayanya disana bajunya bagus-bagus. " Ucap keysa mengalihakan pembicaraan.
" Mungkin aku salah lihat, gak mungkin kak jean ada disini. " Batin keysa
Beberapa jam berlalu, keysa dan nyonya mina memborong banyak sekali barang.
Setelah pulang kerumah, keysa pergi menuju rumah tuan adinata. Saat itu, ban mobil keysa kempes, tak sengaja bertemi max lalu max memberikan bantuan untuk mengantar keysa.
" Keysa, mobilnya kenapa? " Tanya max yang saat itu melihat keysa sedang berdiri di samping mobilnya.
" Mau kemana? " Tanya max
" Kerumah tuan adinata " Jawab keysa
" Ayo aku antar " max menggandeng tangan keysa lalu memintanya untuk masuk kedalam mobil.
" Baru kali ini aku bisa menatapmu dengan jarak yang dekat " Batin max
" Gimana kak urusan kantor? " Tanya keysa
" Gak ada masalah. Kamu kenapa mau kerumah pak adinata? " Tanya max
" Dia ayahku ! " Jawab keysa
" Ha? "
" Ceritanya panjang. " Ucap keysa
Setelah beberapa saat, sampailah keysa dirumah tuan adinata.
" Key, aku gak bisa nunggu sampai kamu pulang. Nanti aku suruh javier buat jemput ya, kebetulan aku mau kekantornya "
" Kak max, makasih ya. Hati-hati, daaa " Ucap kesya
__ADS_1
Satpam membukakan pintu untuk keysa dan mempersilahkan masuk.
Setelah masuk kedalam rumah, keysa duduk dengan perasaan gelisah.
" Keysa, akhirnya kamu mau menemui ayah " Ucap tuan adinata yang tiba-tiba memeluk keysa
" Keysa sudah menikah ! Jadi, keysa akan kasih ayah kesempatan untuk menjadi ayah yang baik. " Ucap keysa
" Sebentar lagi kamu ulang tahun, dirumah ayah juga ada pesta keluarga. Nanti pesta itu ayah jadikan sambutan untuk kembalinya keysa dalam hidup ayah " Ucap tuan adinata
" Ayah, kebetulan aku kesini gak bawa mobil. Mobil lagi masuk bengkel. Ayah bisa antar keysa? " Tanya keysa
" Dengan senang hati. " Jawabnya
Tidak membutuhkan waktu lama, mungkin karena gen membuat mereka cepat akrab. Ibu dan kakak tiri keysa tidak ada dirumah jadi keysa tidak bertemu dengannya.
" Ayah, mau mampir dulu kerumah keysa? " Tanya keysa
" Kapan-kapan ayah mampir. Ayah ada meeting. Kamu jaga diri dan pernikahanmu baik-baik ya. Maafin ayah " Ucap tuan adinata.
Selama keysa menikah, selalu mengurus rumah sendiri karena bibi yang akan bekerja tidak jadi datang. Lagipula, keysa lebih nyaman mengerjakan semuanya sendiri.
Setelah tuan adinata pergi, keysa masuk rumah dan ternyata sudah tidak terkunci lagi.
" Kok pintunya kebuka? Apa kak javier udah pulang ya karena jemput aku ke rumah ayah tapi aku udah pulang duluan? " Batin keysa
Keysa masuk tapi tidak ada siapa-siapa didalam rumah selain makan malam yang sudah tersedia. Akhirnya keysa menghubungi javier.
Tut... Tut... Tut...
" Ya, hallo sayang ! "
" Kak, tadi habis pulang ya? " Tanya keysa
" Gak, sekarang baru masuk mobil mau jemput kamu kerumah ayah " Jawab javier
" Oh, terus siapa yang tahu password rumah selain kita? "
" Kenapa sayang? "
" Jawab aja "
" Gak ada yang tahu, itu passwornya hari ulang tahun kamu "
" Cepet pulang deh "
" Iya sayang. "
Keysa mandi dan menunggu javier pulang. Kebetulan tadi beli makanan bareng tuan adinat jadi gak perlu makan makanan yang gk jelas asal usulnya.
" Siapa yg masak sebanyak ini? Apa benar tadi yang aku lihat kak jean? Aku mikir apa sih? " Batin keysa
__ADS_1