No More Sun

No More Sun
KECEWA


__ADS_3

Saat keysa merasa hatinya sudah tenang, ia keluar dari kamar untuk menyiapkan makan malam. Baginya, mau semarah dan terluka seperti apapun, kewajiban tetap harus dilakukan.


Javier duduk termenung di meja makan. Memikirkan dirinya yang bersalah dan terlalu bodoh.


" KAMU HARUS TAHU, ISTRIMU WANITA YANG SANGAT BAIK JEV ! DIA SELALU PERCAYA PADAMU MESKIPUN KAMU SELALU MEMBODOHINYA. DIA BARU KELUAR DARI RUMAH SAKIT ! APA KAMU TAHU? KAMU HAMPIR MENODAINYA SEMALAM. AKU GAK HABIS PIKIR, BISA-BISANYA KAMU MENUDUHNYA TAK BERMORAL SEDANGKAN YANG TIDAK BERMORAL SESUNGGUHNYA ITU KAMU SENDIRI ! " Bentak max lalu pergi


" Ucapan max terngiang-ngiang di otakku. Samar-samar, aku ingat. Aku sudah melukainya lagi. Aku benar-benar tidak pantas untuknya " Gumam javier menyesali perbuatnya.


Keysa menatap javier yang tengah menyesal dari belakang. Hatinya tiba-tiba luluh namun tetap saja sulit untuk menerima tuduhan yang di ucapkan javier.


" Keysa, kamu... " Belum sempat menyelesaikan kata-katanya, keysa memeluk javier dengan erat.


" Tolong, jangan bicara apapun. Biarkan seperti ini sebentar saja. Amarahku akan reda dengan memelukmu sebentar " Ucap keysa yang menenggelamkan wajahnya di dada bidang milik javier


" Lagi-lagi setiap ada masalah, solusinya hanya sebuah pelukan. Keysa, wanita seperti apa kamu sebenarnya? Tunjukan padaku kalau kamu kecewa, terluka, kamu boleh memukulku. Kalau seperti ini, aku semakin merasa bersalah " Batin javie**r


Setelah beberapa saat, keysa menjalani harinya dengan biasa seperti tidak ada masalah dalam hatinya. Javier merasa jauh lebih bersalah karena sikap keysa yang selalu bisa memaafkannya tanpa menuntut apapun.


" Sayang, aku benar-benar minta maaf. Aku tanpa sadar hampir memaksamu. Aku...Aku benar-benar tidak bisa menjadi pelindungmu apalagi suami yang baik untukmu " Ucap javier dengan mimik muka yang serius.


" Kalau ucapanku salah, kamu boleh menyangkalnya. Kamu juga boleh memukulku semaumu tapi ku mohon, jangan diamkan aku sepertu ini. Hukuman seperti ini terlalu berat. Hatiku terasa kosong saat sikapmu seperti ini " Imbuhnya


" Makan malam sudah siap ! Aku mau langsung tidur soalnya aku gak laper " Ucap keysa.


" Dengan memelukmu, aku merasa jauh lebih tenang. Aku bukan orang yang gegabah dalam mengambil keputusan jadi aku juga butuh waktu untuk menata kembali apa yang sudah rusak " Batin keysa


" Dari siang kamu gak makan apa-apa, tolong jangan menyiksa diri " Ucap javier dengan tangannya yang memeganh lengan keysa.


" Aku sungguh tidak lapar. " Ucap keysa


" Kalau begitu, temani aku makan. "


" Aku sangat lelah, jangan memaksaku. " Ucap keysa


Keysa menahan sakit saat javier menyentuh lengannya karena memar semalam belum hilang. Keysa menutupinya dengan baju berlengan panjang.


" Key, karena aku yang melukai bibirmu, biar aku yang merawatmu " Ucap javier


" Aku sudah mengobatinya jadi gak usah dipedulikan lagi." Jawab keysa


" Apa lenganmu sakit? Kenapa? Coba sini aku lihat ! Dari tadi ekspresimu seperti menahan sakit. " Ucap javier lalu membuka lengan baju keysa.


" Aku melukaimu sampai seperti ini? " Tanya javier dengan wajah yang panik dan khawatir

__ADS_1


" Ini gak sengaja terluka kena ujung meja karena mau melepaskan diri. Maaf, aku belum bisa melayanimu layaknya istri yang baik. " Ucap keysa


" Kamu itu sudah lebih dari cukup hidup disisiku. Aku gak butuh kamu untuk melakukan hal-hal lain. Aku masih bisa menahannya, entah itu 1,2,3, atau bahkan 10 tahun lagi. Aku gak masalah " Ucap javier dengan serius


" Lain kali, kalau aku melakukan hal seperti semalam tolong pukul aku dengan keras atau bunuh aku. Kelakuanku seperti itu tidak pantas untukmu. Maafkan aku! " Airmata menetes dari pelupuk mata javier


" Mungkin aku sudah ikut gila bersamamu jika kamu tidak menyebut nama wanita lain. Syukurlah nama wanita itu menyelamatkanku, kalau tidak mungkin aku akan menerima tuduhan yang jauh lebih berat dari sekedar kata tidak punya harga diri " Ucap keysa dengan menghempaskan tangan javier lalu pergi.


" Biasanya aku sudah tidak marah lagi setelah memelukmu tapi kenapa kali ini berbeda? Baju kapan yang kamu pakai? Kenapa ada bau parfum lain? Kenapa aku jauh lebih marah dari sebelumnya? Apa aku sudah tidak percaya lagi padamu? Ah, gak mungkin ! Aku gak mau hubungan kita berakhir karena tidak ada rasa percaya di antara kita. Tapi... Tapi aku benar-benar terluka saat menatap matamu, disitu sudah tidak ada aku " Batin keysa yang meluapkan rasa kecewanya.


Malam ini masing-masing di antara mereka tidur dengan menyenderkan punggung mereka di daun pintu. Keysa didalam kamar dan javiee di luar kamar. Keduanya tidak berani hanya sekedar menyapa. Hingga pagi tiba, keysa membuka pintu dan ia mendapati javier yang berada diluar dengan duduk dilantai dalam kondisi tidur.


Keysa tidak membangunkan javier melainkan langsung membuatkan makanan untuk sarapan dan mengerjakan tugas lainnya layaknya seorang istri.


Javier bangun dengan sendirinya lalu masuk kedalam kamar karena pintu terbuka. Disana sudah tersedia baju yang akan ia kenakan dan air untuknya mandi seperti hari-hari biasanya.


" Selamat pagi! " Sapa keysa dengan senyum di bibirnya lalu ia gunakan bibir itu untuk mengecup javier.


" Sayang " Panggil javier


" Aku sudah memaafkanmu " Ucap keysa


" Aku harus jadi istri yang baik, tidak banyak menuntut agar tidak ada celah untuk orang lain masuk dalam hubungan kita. " Batin keysa


" Tentu saja sayang ! " Jawabnya


" Aku bahagia, sangat bahagia karena kamu mau memaafkanku yang bodoh ini. Kamu harus tahu, kalau aku hanya mencintaimu seorang saja. " Batin javier


Javier sudah menyelesaikan sarapannya lalu pergi kekantor.


Saat keysa sudah siap untuk kerumah nela, ternyata nela memberi kabar kalau ada urusan dan baru bisa bertemu sekitar sejam lagi.


" Kantor kak javier dekat sama rumah nela, aku kesana aja nunggu nela sambil lihat dia kerja. Pasti tambah ganteng kalau dia lagi fokus kerja " Gumam keysa


" Aku belikan makanan kesukaan kak javier dulu deh buat nyemil disana " Lagi-lagi keysa berbicara dengan dirinya sendiri.


Keysa naik taxi untuk berangkat ke kantor karena ia belum genap 17 tahun jadi tidak boleh mengendarai mobil seorang diri sedangkan mang uung mengantar javier.


" Aku ini nyonya javier jadi langsung naik lift ceo aja. " Batin keysa


Saat keysa mendekati lift ceo, seorang resepsionis menghampirinya dengan sangat sopan.


" Maaf nona, apa ada yang bisa saya bantu? Disini adalah lift ceo, tidak bisa sembarangan digunakan. " Ucapnya

__ADS_1


" Saya mau bertemu ceo " Ucap keysa


" Nyonya ceo bilang kalau ada yang mau bertemu dengan presdir harus mendaftarkan diri dulu menunggu. Mari ikut saya untuk mendaftar nona " Ucapnya


" Namamu siapa? " Tanya keysa


" Saya yeni bagian resepsionis " Jawabnya


" Nona yeni, siapakah yang anda maksud dengan nyonya ceo? Apa presdir kalian mengatakan kalau dia nyonya javier? " Tanya keysa


" Presdir sendiri yang mengatakannya supaya membuat nyonya ceo bebas untuk datang " Jawab yeni


" Saya tidak jadi mendaftar, salam untuk presdir kalian " Ucap keysa


Saat keysa akan pergi, javier berjalan mendekati pintu keluar dengan tangan yang bergandengan mesra dengan seorang wanita.


Javier melepaskan gandengan manjanya ketika melihat keysa yang terpaku menatapnya.


" Jangan nangis keysa, kamu pasti kuat. Ayo tahan airmatamu, ucapankan sesuatau kalau bisa. Kalau tidak sanggup, mari pergi. " Batin keysa menenangkan hatinya agar tidak gegabah.


" Selamat siang presdir dan nyonya! " Sapa keysa


" Maaf mengganggu, tadinya saya kesini untuk mengantar ini ( Menunjukan bag yang berisi kue ) tapi sepertinya tidak perlu lagi " Ucap keysa lalu membuang makanan itu tepat dihadapan banyak orang.


" Keysa, jangan pergi! " Cegah javier dengan memegang lengan keysa. Keysa sontak menghempaskan tangannya lalu mengambil sapu tangan yang ada di dalam tasnya lalu mengelap bagian tangan yang disentuh oleh javier.


" Maaf tuan, saya tidak suka dengan sesuatu yang kotor karena itu sangat menjijikan. Ohya, yeni bekerja sangat baik, harusnya anda memberikannya bonus lebih" Ucap keysa


Setelah membuang sapu tangannya, keysa keluar dengan perasaan hancur. Sedangkan javier memungut sapu tangan dan juga kue yang sudah berada didalam tempat sampah.


" Javier, apa yang kamu lakukan? " Tanya jean


" Mengambil barang dari istriku. Apalagi emangnya? " Ucap javier


" Dia sudah membuangnya, kalau kamu memungutnya itu berarti dia sedang menghinamu " Ucap jean


" Aku memang pantas di hina. " Jawab javier.


" Jean, pulanglah ! Aku gak mau kamu terlibat dalam permasalahan antara aku dan keysa " Perintahnya


" Baiklah ! Aku akan pulang " Ucap jean


" Kamu pasti salah paham lagi. Apalagi aku sudah spontan menyebut jean sebagai nyonya javier karena yang mereka tahu kalau jean akan jadi nyonya javier dan mereka mengatakan kalau aku sudah menikah jadi aku spontan menyebutnya nyonya javier karena tidak ingin di pandang sebelah mata oleh bawahan. " Batin javier

__ADS_1


__ADS_2