NOVEL GAGAL

NOVEL GAGAL
10. Berkah atau bencana (3)


__ADS_3

Xio erlang melanjutkan langkah kakinya namun hal yang sama terjadi baru beberapa langkah ia berjalan suasana berubah lagi menjadi sangat dingin kali ini ia berada di tempat yang penuh dengan es, ia tidak menghiraukan itu dan terus berjalan.


Benar saja suasana berubah lagi dan ia berada di tengah gurun pasir yang luas tak terkira, setelah itu suasana kembali berubah ia tiba-tiba berada di atas awan yang sangat gelap dan petir menyambar kemana-mana namun tidak mengenai dirinya, pada akhirnya suasana kembali berubah, kali ini xio erlang berada di padang rumput yang sangat luas dan nampak ada sebuah goa di ujung padang rumput itu.


Dengan sedikit keraguan xio erlang berjalan, dan mendekati goa itu, setelah sampai di dalam goa itu ia mendapati ada sebuah kolang yang sangat kuas dan di ujung kolam itu ada sebuah cahaya berwarna biru, xio erlang tidak berani mendekat dan akhirnya dia hanya berdiri di pinggiran kolam itu.


"Akhirnya kau datang juga nak, sudah lama aku menantikan kehadiranmu" sebuah suara mengagetkan xio erlang, ia melirik kearah sumber suara itu dan benar saja cahaya biru yang ia lihat perlahan bergerak dan muncullah seekor naga yang sebelumnya ia temui di dalam mimpinya.


"Kau...bukankah kau naga yang ada dalam mimpiku" tanya xio erlang


"Hahaha kau benar nak itu adalah aku, aku senang akhirnya kau sampai di sini, tanyalah padaku apa yang ingin kau tanyakan" jawab naga itu yang melihat wajah xio erlang penuh dengan perasaan bingung.


"Anuu, begini apa yang baru saja aku lalui" tanya xio erlang.


Kemudian naga itu menjelaskan, bahwa cahaya yang telah menyatu dalam dirinya adalah bukti bahwa ia adalah keturunan dari sang pendekar naga yang perkasa, dan untuk itu ia harus membuktikan bahwa dirinya mampu mendapatkan cahaya itu dan mendapatkan pengakuannya, jika tidak layak maka cahaya itu akan membakar orang itu seketika.


Dan kejadian yang ia alami dengan fenomena berubahnya alam sekitarnya adalah kekuatan elemen yang akan ia kuasai, antaranya adalah,api, es, angin dan yang terakhir adalah petir, sedangkan lautan air yang ia lihat tidak lain adalah lautan tenaga milik xio erlang yakni lautan Qi miliknya.


Xio erlang sedikit terkejut mendengar hal itu mengapa lautan Qi nya sangat luas, namun naga itu menjelaskan bahwa itu adalah tanda bahwa dia adalah keturunan sang pendekar naga yang sesungguhnya.


Setelah menjelaskan semua itu naga itu kembali memperkenalkan diri pada xio erlang dan memberitahukan bahwa ada sebuah tugas yang ia harus lakukan pada xio erlang.

__ADS_1


"Meskipun kau sudah tau tapi perkenalkan lagi namaku adalah, GAN WU sang naga yang perkasa" ucap gan wu


xio erlang hanya menganggukkan kepalanya pelan.


"Masih ada yang harus ku lakukan" ucap Gan wu.


Xio erlang bertanya "apa itu?"


"kau harus menerima tiga ujian dariku, sebagai tanda kau adalah tuanku yang baru" jelas gan wu.


Xio erlang terdiam beberapa saat kemudian menyanggupi hal itu, kemudian dia duduk sambil memejamkan matanya dan memfokuskan pikirannya, gan wu kemudian membuka mulutnya dan nampak kilatan cahaya biru keluar dari mulutnya dan menyambar xio erlang sebanyak tiga kali, setelah selesai gan wu menyuruh xio erlang membuka matanya.


Seketika xio erlang membuka matanya dan dia merasakan tubuhnya semakin ringan dan merasakan kekuatan yang maha dahsyat mengalir dalam dirinya.


"Ta..tahap membangun pondasi" xio erlang tak percaya dirinya melesat begitu cepat dan dirinya telah bertambah kuat, gan wu melihat hal itu hanya tersenyum dan berkata


"Nak jadilah lebih kuat dan bangunkan aku ketika kau telah menjadi lebih kuat, maka ketika itu aku akan bertarung di sisimu" ucap gan wu sambil menutup matanya.


"Tunggu gan wu bagaimana caranya agar aku bisa keluar dari tempat ini" teriak xio erlang.


"Ini adalah alam bawah sadarmu, jadi bagai mana cara kau masuk begitulah caramu keluar dari sini", ucap gan wu

__ADS_1


"Jadi apa aku masih bisa bertemu dengan mu" teriak xio erlang lagi.


"Terserah padamu nak, aku selalu ada dalam dirimu, menunggumu menjadi kuat dan membangunkan aku" ucap gan wu


"Tenang lah gan wu aku akan menjadi kuat dengan cepat dan akan membawamu keluar dari sini" ucap xio erlang.


"Hahahaha aku tidak sabar menunggu jari itu tiba" jawab gan wu dan kembali menutup matanya.


Setelah xio erlang berpamitan dan pergi dari tempat itu.


***


Di kediaman xio erlang.


"Sudah satu bulan sejak kejadian xio erlang di sambar petir namun dirinya tak kunjung sadar" suara itu terdengar di telinga xio erlang, itu adalah suara ibunya yang selalu menunggu dirinya membuka mata.


Bukan hanya itu seluruh murid sekte juga merasa sedih dan khawatir dengan keadaan tuan muda mereka, mereka takut tuan muda mereka akan cacat dan tidak bisa berlatih bersama mereka lagi, xio lang juga sama khawatir nya dia mendatangkan tabib hebat dari seluruh penjuru negeri, namun semuanya mengatakan mereka tidak tau apa yang menimpa xio erlang.


Rasa khawatir dan pasrah mulai nampak di wajah xio lang yang sedang duduk menenangkan istrinya.


"I..Ibuu, Ayahh aku ada dimana".

__ADS_1


__ADS_2