NOVEL GAGAL

NOVEL GAGAL
kebahagiaan xio ning an


__ADS_3

***


Xio lang dan xio ning an sedang makan malam berdua, namun suasana makan malam itu sangat suram, tidak ada yang bicara Xio lang juga tidak mengeluarkan sepatah katapun, dia tau bahwa istrinya sedang bersedih.


Saat sedang makan kemudian Xio lang mendengar kehebohan dari lapangan latihan, semua murid berteriak, Xio lang sempat berfikir bahwa ada yang menyerang sektenya, namun saat dia mencoba mendengar lebih jelas dia terkejut dan lansung berdiri.


Dari dalam ruang makan Xio lang mendengarkan para murid menyebut TUAN MUDA Xio lang penasaran tuan muda mana yang datang malam-malam ke sektenya, dia bergegas keluar dan menuju lapangan latihan.


sesampainya di sana dia melihat para murid sedang mengelilingi seorang anak, anak itu terlihat sangat familiar baginya, dia melangkah perlahan dan mencoba mendekat.


"ANAKKU" xio ning an berteriak melihat pemuda itu, Xio lang yang ada di dekatnya terkejut, dia tidak menyadari kalau Xio ning an juga ikut kelapangan latihan.


Mendengar teriakan dari Xio ning an semua murid menoleh, termasuk juga Xio erlang. Saat melihat sosok anaknya yang kini berada di tengah-tengah murid sekte Xio ning an lansung berlari menuju anaknya, para murid mundur dan sedikit menjauh mereka tau betapa rindunya Xio ning an pada anaknya meskipun dia selalu berada di kamarnya.


Xio ning an lansung memeluk anak itu, air matanya jatuh dan membasahi baju Xio erlang, Xio lang juga tidak percaya dengan ala yang di lihatnya saat ini, anaknya yang sudah lama terbaring di atas tempat tidur akhirnya kini kembali ke bangun dan kembali ke sisi mereka.

__ADS_1


Xio lang mengajak istri dan anaknya menuju ruang keluarga, Xio ning an nampak sangat bahagia dia terus menggenggam tangan Xio erlang seakan-akan tak mau melepaskannya lagi.


"Ayah, ibu ada apa ini, sepertinya sesuatu yang aneh telah terjadi, dan kenapa ibu menangis terus, padahal aku hanya tak sadarkan diri beberapa jam saja" ucap Xio erlang.


Xio lang menghela nafas panjang, dia kemudian menceritakan semuanya ketika Xio erlang pingsan, raja memutuskan untuk bermusuhan dengan sekte harimau putih, dan beberapa sekte aliran putih juga memutus ikatan mereka dengan sekte harimau putih, serta tentang Xio erlang yang tertidur selama setengah tahun.


Setelah menceritakan itu semua Xio erlang faham kenapa ibunya menjadi sangat sedih, dan menangis sejadi-jadinya saat bertemu dengannya, padahal dia merasa baru beberapa jam saja bertemu dengan Gan wu dan nyatanya di dunia sudah setengah tahun.


Setelah lama mereka bercerita, akhirnya Xio ning an meminta Xio erlang untuk beristirahat karena mengingat hari sudah semakin larut, Xio erlang hanya menurut dan lansung menuju kamarnya.


***


Sementara Suaminya Xio lang kembali melakukan aktivitas seperti biasa mengajari para murid berlatih, meskipun kini sekte harimau putih dan berdiri sendiri, Namun hal itu tidak membuat Xio erlang putus semangat


ia yakin sektenya akan kembali berjaya bahkan lebih hebat dari sebelumnya.

__ADS_1


***


Hari, bulan dan tahun terus berganti tak terasa kini xio erlang sudah berumur 15 tahun, dia tumbuh menjadi pemuda yang gagah dan tampan, sementara Xio hong dia kini menjadi tetua termuda di sekte harimau putih, dia juga sudah menikah dan memiliki seorang anak perempuan yang di beri nama Xio yun.


Sementara itu di dalam kediaman nampak Xio ning an sedang sibuk mengatur segala sesuatu karena malam ini sekte harimau putih ingin mengadakan upacara kedewasaan untuk tuan muda mereka, para murid hari ini di liburkan dan diminta untuk membantu sekte bersiap-siap, Xio lang juga memerintahkan jika ada murid yang masih berumur 15 tahun maka dia boleh ikut serta dalam upacara kedewasaan ini.


Di hutan belakang sekte, seorang pemuda tengah duduk di atas dahan pohon dia termenung memandang langit yang cerah dan teringat akan kata-kata ibunya


"Xio erlang anakku, sebentar lagi kau akan dewasa maka carilah perempuan yang membuat mu tertarik, maka ibu akan melamarnya untukmu"


kata-kata ibunya selalu terngiang dalam pikirannya, dia faham maksud dari ibunya itu yang meminta agar ia cepat menikah, sebenarnya dia sama sekali tidak memikirkan hal itu, karena masih banyak yang ingin di capai olehnya dalam dunia ini, namun lagi-lagi semuanya akan ia lakukan demi kebahagiaan ibunya.


"Tuan muda, ketua meminta anda untuk menemuinya" suara itu membangunkannya dari lamunan dan segera melirik kearah sumber suara itu, dia adalah Xio hong yang kini menjadi tetua muda sekte harimau putih.


"Iya kak, aku akan segera ke sana" xio erlang menjawab sambil melompat dari atas pohon, dia masih saja memanggil Xio hong dengan sebutan kakak, awalnya Xio hong menolak di panggil seperti itu, namun Xio erlang memaksanya.

__ADS_1


Xio hong hanya menurut dengan keputusan Xio erlang walaupun sebenarnya dia juga senang di panggil kakak.


__ADS_2