
Semua orang yang ada di setiap kerajaan di benua angin menghentikan aktifitas mereka dan semuanya melihat kearah langit yang tiba-tiba berubah.
"Apa yang terjadi?, kumpulkan para penasehat dan para tetua suruh mereka datang ke aula pertemuan" perintah seorang raja pada bawahannya, ia adalah raja kerajaan angin utara Tang fei yin
"Baik yang mulia" jawab seorang prajurit yang bergegas meninggalkan ruang tahta.
Tang fei yin juga bergegas meninggalkan ruang tahta dan menuju aula pertemuan, di sana sudah ada para tetua yang sudah menunggunya.
"Yang mulia" ucap para tetua serentak sambil membungkuk memberikan hormat pada raja mereka.
Tang fei yin kemudian duduk di kursinya dan mempersilahkan para tetua duduk kemudian bertanya, "apa para tetua mengetahui kenapa langit tiba-tiba berubah, dan kenapa banyak sekali petir yang menyambar ke bumi?"
"Jawab yang mulia, biasanya jika ada kejadian seperti ini hanya ada dua kemungkinan yang pertama adalah pertanda bahwa akan ada musibah besar yang akan menimpa benua angin, yang kedua adalah bangkitnya sang naga yang legendaris" jawab tetua pertama.
Semua tetua setuju dengan apa yang diutarakan tetua pertama.
__ADS_1
"Sang naga legendaris, bukankan itu hanyalah kisah dan dongen semata, bahkan aku tidak pernah melihat naga dengan mata kepalaku sendiri" ucap sang raja.
"Jawab yang mulia, ini bukan hanya sekedar kisah semata yang mulia, naga ini benar benar ada, namun ia telah lama menghilang sejak ribuan tahun yang lalu". jawab tetua pertama.
"Dan jika benar sang naga akan bangkit itu menandakan, akan adanya pendekar hebat yang lahir, dan juga itu akan menjadi ancaman untuk kerajaan kita yang mulia". lanjut tetua pertama.
Sang raja termenung mendengar ucapan tetua pertama, bukan tidak mungkin itu akan menjadi ancaman, jika saja kerajaan lain yang mendapatkan anak itu maka kerajaan itu akan dengan mudah menghancurkan kerajaan lainnya dan menguasai benua angin, akan tetapi jika anak itu lahir dari kerajaannya maka dirinya lah yang akan berkuasa.
Sang raja lalu memerintahkan para tetua untuk mencari anak itu, mungkin saja anak itu ada di kerajaan mereka, dan jika benar maka raja memerintahkan untuk memberikan sumberdaya yang bagus dan juga bekal ilmu beladiri yang berada pada tingkat atas, itu semua ia lakukan agar ia bisa menjadi kaisar penguasa Banua angin.
***
Xio lang masih berdiri di depan rumahnya sambil menatap ke langit, ia mengetahui bahwa fenomena yang sedang iya saksikan adalah tanda bangkitnya seorang pendekar yang sangat hebat, namun ia tidak menyadari bahwa calon pendekar itu adalah anaknya sendiri.
Suara petir masih terdengar dimana-mana namun saat kekhawatiran mereka mulai mereda tiba-tiba sebuah petir menyambar kediaman xio lang, petir itu tidak biasa karena warnanya terlihat putih kebiruan, xio lang yang berdiri di depan rumahnya pun ikut terpental akibat sambaran petir itu, dan tidak hanya sekali petir itu menyambar rumahnya sebanyak tiga kali, seketika wajah xio lang menjadi pucat dan nampak raut wajahnya menjadi khawatir dia tau arah petir itu menyambar adalah kamar anaknya.
__ADS_1
Seketika setelah petir itu selesai menyambar xio lang berlari kearah rumahnya yang telah hancur sebagian dan sebagian yang hancur itu adalah kamar anaknya, wajahnya menjadi semakin pucat, dia terus mempercepat langkahnya, kemudian terlihat istrinya juga berlari kearah yang sama mereka menghawatirkan anak mereka.
"Istriku" xio lang memanggil istrinya, xio ning an menoleh kebelakang dan melihat suaminya dia lalu berlari dan memeluk suaminya terlihat rasa takut di raut wajahnya dan tubuhnya bergetar sangat hebat, air matanya terus berderai keluar dari matanya yang cantik. xio lang mengerti dengan itu dan tidak bertanya mereka lalu berlari dan lansung menuju kamar xio erlang.
Sesampainya di sana alangkah terkejutnya mereka melihat anak mereka xio erlang masih duduk di atas tempat tidurnya dan terlihat bajunya juga hancur akibat sambaran petir itu, xio ning an kemudian berlari menuju xio erlang dan memeluknya, xio ning an merasakan hawa panas keluar dari tubuh anaknya. namun ia tak merasa kepanasan sedikitpun.
***
Di alam bawah sadar xio erlang
Setelah cahaya itu bersatu dengan tubuhnya ia merasakan perasaan yang hangat dan nyaman, seketika tempat yang awalnya gelap berubah menjadi lautan yang biru dan tak ada ujungnya.
"Dimana ini?, apa aku berada di lautan?, tapi kenapa aku tidak tenggelam dan aku malah bisa berdiri di atas air?" gumam xio erlang dan timbul beberapa pertanyaan di benaknya.
Dia kemudian berjalan dan setelah beberapa langkah tiba-tiba lautan yang biru seketika berubah menjadi merah menyala dan suasana yang sejuk seketika berubah menjadi panas akibat hawa yang di keluarkan lava di bawah kaki xio erlang, dia sedikit terkejut karena takut akan terbakar namun dirinya sama sekali tidak merasa kepanasan atau menandakan kalau lava itu akan membakar dirinya.
__ADS_1