NOVEL GAGAL

NOVEL GAGAL
Tantangan duel untuk xio lang


__ADS_3

***


Setelah memerintahkan xio erlang untuk pergi dari sekte kemudian xio lang mengumpulkan seluruh murid sekte.


xio erlang yang dari awal tidak ingin pergi dari sekte dia hanya bersembunyi di hutan di belakang sekte bersama xio hong


"Dengarkan semua wahai murid sekte tiga hari yang akan datang sekte kita akan di serang, untuk itu aku minta kepada semua murid sekte agar mempersiapkan diri masing-masing, dan bagi yang merasa tidak ingin terlibat silahkan meninggalkan sekte sekarang" ucap xio lang kepada seluruh murid sekte.


"Kami tidak akan meninggalkan sekte ini, kami akan berjuang sampai titik darah penghabisan bersama ketua" ucap salah seorang murid.


"kami siap bertempur ketua" ucap para murid serentak.


Mendengar hal itu membuat xio lang merasa senang sekaligus bangga dengan kesetiaan para murid sekte, dia merasa tidak sia sia mendidik mereka semua.


***


Di hutan belakang sekte xio erlang, xio hong dan tiga orang murid lainnya tengah duduk di bawah pohon yang lumayan besar.


"Kakak hong sebenarnya apa yang terjadi sehingga raja ingin menyerang kita, dan kenapa ayah malah menyuruh kita untuk pergi" xio erlang bertanya pada xio hong.


"Aku juga tidak tau tuan muda, sebaiknya kita tetap di sini sampai tiga hari ke depan, agak kita bisa tau apa yang sebenarnya terjadi" jawab xio hong.

__ADS_1


Mendengar jawaban xio hong, xio erlang hanya menganggukkan kepalanya pelan, dia nampak gelisah dan tidak tenang, bagaimanapun dia khawatir dengan orang tua nya, meskipun mereka hanya orang tua angkat xio erlang.


***


Tiga hari kemudian......


Dari kejauhan nampak ribuan pasukan berzirah hitam sedang berjalan menuju ke suatu tempat, di depan pasukan berzirah itu nampak 5 orang yang menaiki kuda dengan zirah berwarna agak keperakan, mereka adalah 5 jendral hebat kerajaan angin barat, dan di barisan paling depan terlihat satu orang yang menggunakan zirah berwarna emas serta sebuah mahkota di atas kepalanya, dia adalah sang raja kerajaan angin barat.


Ribuan prajurit yang memakai zirah lengkap itu sontak membuat heboh seluruh warga, mereka berbondong-bondong keluar dari rumah untuk melihat iringan dari ribuan prajurit itu.


Di sisi lain seluruh murid sekte sedang bersiap menunggu kedatangan prajurit raja, mereka di pimpin lansung oleh xio lang,


Beberapa saat kemudian, xio lang sudah bisa melihat ribuan prajurit yang lansung di pimpin oleh raja sendiri, xio lang berdiri dengan gagah berani serta di sebelahnya juga berdiri seekor hewan magis yakni harimau putih, yang menjadi lambang sektenya dan terciptanya nama sekte harimau putih.


Setelah berjarak sekitar 20 meter raja menghentikan prajuritnya dan maju menemui xio lang di temani oleh gu feng dan 5 jendral kerajaan.


"Xio lang menyerahlah maka kita tidak perlu melakukan peperangan ini dan tidak akan ada korban yang berjatuhan" ucap sang raja.


"Yang mulia, jika kedatangan yang mulia ingin membawa anak hamba, maka dengan sangat terpaksa meskipun akan jatuh banyak korban hamba tidak akan pernah menyerahkan anak hamba". jawab xio lang


"Baiklah jika itu yang kau inginkan" ucap sang raja.

__ADS_1


Kemudian salah seorang jendral maju, "master lang aku jendral Fang an ingin menantang mu berduel" ucap jendral tersebut. Tanpa banyak bicara xio lang lansung maju menyerang jendral tersebut, begitupun dengan jendral itu dia juga maju menyerang xio lang.


"BUUUMMMMM" tinju mereka beradu....


"Ternyata cuma segini kekuatan jendral istana" xio lang berkata sambil tersenyum sinis.


"Sialan kau" ucap jendral tersebut.


Pertarungan mereka berlangsung lama yang awalnya nampak seimbang namun lama-kelamaan nampak bahwa jendral tersebut terdesak oleh xio lang, melihat hal itu salah satu jendral kembali maju dan masuk dalam pertempuran.


"Dasar pengecut, kau bilang satu lawan satu" xio lang marah karena merasa dibodohi oleh jendral itu.


kemudian xio lang mulai serius dalam pertarungannya, serangannya semakin tajam, setiap pukulan dan tendangan yang ia lancarkan pasti mengenai bagian tubuh kedua jendral tersebut, pertarungan sengit itu berlansung lama dan akhirnya salah satu jendral terpukul mundur oleh xio lang dan memuntahkan darah segar dari mulutnya.


Xio lang tersenyum sinis dan nampak menikmati pertarungan itu, tak lama kemudian jendral yang masih bertarung dengannya pun juga terpukul mundur oleh xio lang.


Melihat hal itu xio sang raja merasa khawatir dia takut kelima jendralnya akan di kalahkan di kalahkan oleh xio lang, saat dia sedang berfikir dia menoleh ke kanan, sang raja merasa bingung kemana perginya Gu Feng.


Melihat kedua jendral yang tak berdaya itu xio lang berlari menuju mereka dan berniat ingin menghabisi kedua jendral tersebut, saat sudah dekat tiba-tiba ia terhenti karena mendengar suara seseorang.


"Suamiku....Aku mohon selamatkan aku".

__ADS_1


__ADS_2