
***
Setelah di hajar habis habisan oleh xio lang tetua muda itu kembali ke sektenya dengan keadaan babak belur, dia sengaja tidak mengobati lukanya itu agar bisa di lihat oleh tetua yang lain dan bisa di lihat oleh ketua sekte.
"Tetua Lian apa yang terjadi padamu" seorang murid penjaga gerbang bertanya keheranan karena melihat tetua mereka pulang dengan keadaan babak belur.
"Cepat panggil ketua sekte dan seluruh tetua ada hal penting yang ingin aku sampaikan, aku akan menunggu di aula pertemuan" jawabnya sambil melewati murid itu.
"Baik tetua" jawab seorang murid dan lansung berlari mencari ketua sekte.
Beberapa saat kemudian setelah berlari menuju rumah ketua sekte akhirnya dia sampai di depan gerbang, dan saat ia hendak masuk tiba-tiba ketua sekte keluar dari dalam gerbang, melihat hal itu dia lansung membungkuk dan menyampaikan pesan tetua liang pada ketua sekte.
Mendengar hal itu ketua sekte lansung menuju ruang pertemuan dan setelah beberapa saat berjalan akhirnya dia sampai.
"Braakkk"..suara pintu yang di buka paksa.
"Apa yang terjadi kenapa kau jadi babak belur begini" tanya ketua sekte yang lansung masuk ke ruangan itu.
"Salam ketua" ucap tetua liang sambil sedikit membungkuk hormat.
"Begini ketua saat saya sampai di sana dan mencoba menjelaskan apa yang telah raja perintahkan pada saya, ketua xio lang lansung menghajar saya habis habisan" jelas tetua liang pada ketua sekte, "Xio lang juga mengancam akan menghancurkan sekte teratai biru" lanjutnya.
__ADS_1
"APAAA!!!, lancang sekali dia menyebutkan ingin menghancurkan sekteku" jawab ketua sekte dengan marah, " Aku ketua sekte teratai biru Gu Feng pasti akan menghancurkan sekte nya sampai ke akar-akarnya" lanjut Gu feng dengan amarah, terlihat aura yang agak gelap keluar dari tubuhnya.
"Tunggu ketua aku tau ketua marah, kami juga marah dengan apa yang diucapkan oleh xio lang, namun dia sangat kuat jika beradu kekuatan tentu sekte kita akan kalah ketua" ucap tetua pertama.
"Lalu apa yang kau sarankan" Gu feng bertanya.
"Begini ketua, bukan hanya mengancam kita tapi xio lang juga telah menolak perintah dari yang mulia raja, yang artinya dia secara tidak lansung memberontak kepada kerajaan" jawab tetua pertama, "kita bisa mengambil kesempatan ini untuk membujuk yang mulia raja untuk menyerang sekte harimau putih, dan jika yang mulia raja yang menyerang aku yakin xio lang akan menyerah" lanjut tetua pertama dengan senyum sinisnya.
"Bagus aku setuju dengan pendapat tetua pertama, besok aku akan menuju ke istana dan akan menjelaskan sekaligus membujuk yang mulia raja" ucap Gu feng sambil tertawa.
***
Sesampainya di istana Gu Feng serta tetua pertama menjelaskan apa yang telah xio lang lakukan, sebenarnya yang mereka jelaskan sama sekali tidak sama dan tidak pernah xio lang lakukan, namun hal itu Gu Feng lakukan untuk menjelek-jelekkan nama xio lang di depan raja.
"APAAA!!!" berani beraninya xio lang menentang perintahku" ucap sang raja dengan nada yang sedikit keras
"Benar yang mulia, jika tidak di tindak maka di kemudian hari xio lang akan menyerang kerajaan" Gu feng mencoba memprovokasi raja.
"Siapkan para prajurit dan panggil para pendekar terhebat kerajaan, tiga hari lagi kita akan menangkap xio lang jika dia memberontak maka akan aku hancurkan sektenya" tegas raja.
Mendengar apa yang baru saja raja katakan membuat Gu feng merasa senang, dia merasa saingannya akan segera di habisi oleh raja.
__ADS_1
"hahahaha, waktumu sudah habis xio lang, tunggulah pembalasanku" Gu feng tertawa dalam hatinya.
***
Di sekte harimau putih.....
Xio lang sedang berbincang-bincang dengan istri dan anaknya di rungan keluarga, tiba-tiba seorang murid datang dengan wajah pucat menghampiri mereka.
"Ketua...." ucap murid tersebut sambil ngos-ngosan mengatur nafasnya.
"Ada apa kenapa kau tergesa-gesa" ucap xio lang.
Setelah menenangkan diri murid tersebut menjelaskan pada xio lang "Ketua dalam waktu tiga hari sang raja akan datang ke sini dengan pasukan besar untuk menangkap mu, jika kau tidak menyerah maka dia akan menghancurkan sekte kita".
Mendengar hal itu xio lang, xio ning an, dan xio erlong terkejut, "Suamiku bagaimana ini, apa yang sebenarnya terjadi" xio ning an bertanya.
"Aku sudah menduga hal ini akan terjadi, dasar kepa**t kau Gu feng" xio lang tidak menjawab pertanyaan istrinya dan malah mengumpat Gu feng.
"Xio erlong anakku kau ajaklah xio hong dan beberapa murid lain pergilah dari sini" ucap xio lang.
~{HALO SEMUA TERIMAKASIH YANG SUDAH MAMPIR DI KARYA PERTAMA SAYA, JIKA SUKA DENGAN NOVEL INI SILAHKAN LIKE, YA JANGAN LUPA KRITIK DAN SARANNYA JUGA SAYA TUNGGU, TERIMAKASIH}~
__ADS_1