NOVEL GAGAL

NOVEL GAGAL
AKHIRNYA BANGUN


__ADS_3

***


Di alam bawah sadar xio erlang.


"Hey Gan wu apa aku sudah mati" tanya Xio Erlang.


"Kalau kau mati aku juga mati, dan kalau kau mati kita tidak akan bertemu seperti ini" ujar Gan wu.


"Kau masih hidup namun saat ini kau tengah tidak sadarkan diri akibat tubuhmu belum siap menahan kekuatanku" lanjutnya.


"Baguslah aku tidak mati, lalu apa yang harus aku lakukan sekarang" ucap Xio erlang


"Sebaiknya kau melatih tubuhmu di dalam sini, karena akan lebih leluasa dan aku juga akan mudah membantumu" jawab Gan wu


"Baiklah kalau begitu aku akan memulai latihan ku dan saat aku bangun nanti aku akan mengejutkan kedua orang tuaku" ujar Xio erlang dengan semangat.


***


Di kamar Xio erlang, tak terasa sudah setengah tahun sejak saat itu dan Xio erlang masih belum menunjukkan kalau dirinya akan sadar, Xio ning an masih saja menunggunya, dia hanya keluar dari kamar ketika merasa lapar dan setelah makan dia akan kembali, ke kamar anaknya.


"Kapan kau akan bangun nak, ibu sudah rindu padamu" gumam Xio ning an lirih, tak terasa air matanya kembali jatuh dan membasahi pipinya.


"Tenanglah istriku anak kita pasti akan sadar, dia itu kuat" ucap Xio lang mencoba menenangkan istrinya.


Seluruh murid sekte juga dirundung kesedihan mereka menghawatirkan keadaan tuan muda mereka yang sampai saat ini masih belum sadarkan diri juga, Xio hong juga demikian meskipun dia selalu nampak tenang namun dalam hatinya dirundung akan kesedihan karena keadaan tuan mudanya.

__ADS_1


***


"Hey Erlang sebaiknya kau bangun sekarang" ucap Gan wu


Mendengar ucapan Gan wu, Xio erlang menghentikan latihannya.


"Ehh kenapa tiba-tiba menyuruhku bangun, apa kekuatanku sudah cukup untuk menahan kekuatanmu" Ujar Xio erlang.


"Sebenarnya masih belum cukup, untuk kau bisa mengendalikan kekuatan ke setidaknya kau harus berada di tahap awal penyucian diri" ucap Gan wu santai.


"Hahh jika begitu masih sangat lama untuk aku bisa mengendalikan kekuatanmu, tapi tak apalah aku akan terus berusaha" jawab Xio Erlang menyemangati dirinya sendiri.


"Baiklah bagaimana caranya aku bisa keluar" lanjutnya.


"Hey hey kalau aku bisa sudah dari awal aku pergi, aku tinggal di sini karena kau memintaku untuk latihan" ujar Xio erlang.


"Hahahaha aku kira kau tinggal di sini karena ingin menemanimu, rupanya kau tidak tau caranya keluar" Gan wu tertawa sejadinya


"Apa kau sudah selesai tertawanya" ucap Xio erlang kesal.


"Baiklah baiklah, maafkan aku, sekarang kau tinggal fokuskan dirimu, ingat waktu dulu aku mengajarkanmu saat pertama kali kita bertemu" jawab Gan wu.


"Oooh jadi begitu, Baiklah aku pergi dulu ya" ujar Xio erlang dan lansung menghilang dari pandangan Gan wu.


Entah kenapa selama beberapa waktu terakhir keduanya menjadi lebih akrab dan tanpa sadar sudah menjadi sahabat, dan saling membutuhkan satu sama lain.

__ADS_1


***


Xio erlang membuka matanya, dia melihat sekeliling kamar namun tidak ada orang, melihat hari sudah gelap Xio erlang berjalan keluar kamarnya dia merasa sedikit lapar.


Namun saat berjalan keluar kamar dan berjalan keluar rumah, Xio erlang sedikit terkejut melihat keadaan sekte bagaimana mungkin sektenya kembali bersih dan rapi dalam beberapa jam, dan bagai mana mungkin bangunan yang awalnya ada yang hancur kini malah kembali seperti semula.


Xio erlang masih di dalam lamunannya dan kini dia sampai di lapangan latihan, dia juga terkejut yang awalnya tempat itu ada ratusan mayat dan tempat yang penuh bersimbah darah kini nampak bersih dan malah banyak murid yang sedang latihan malam.


Xio hong yang sedang latihan menghentikan gerakannya dia memandang ke satu arah melihat ada sesosok orang yang menurutnya terasa familiar, lama kelamaan sosok yang berada di dalam gelap itu perlahan mulai keluar dan wajahnya mulai di sinari oleh cahaya rembulan, melihat wajah yang semakin jelas itu Xio hong berdiam dan air matanya mulai menetes, melihat sosok yang dikenalnya.


"TUAN MUDA" Xio hong berteriak, dan semua murid terkejut serta memandang kearah yang sama dengan Xio hong, mereka semua terdiam dan kemudian berlari kearah Xio erlang.


"Tuan muda, syukurlah tuan muda sudah bangun", ucap Xio hong.


"Kak hong ada apa ini" ujar Xio erlang yang sedikit kaget karena melihat reaksi Xio hong dan juga semua murid sekte.


"Tuan muda akhirnya, tuan muda bangun juga" jawab Xio hong.


"Ya aku baru saja bangun" ucap Xio erlang.


"Syukurlah tuan muda sudah bangun solnya kami sudah menunggu selama setengah tahun, ucap Xio hong.


Xio erlang terkejut mendengar apa yang di ucapkan Xio hong, mustahil dia sudah tertidur selama setengah tahun, sedangkan dia merasa baru saja beberapa jam bersama Gan wu.


*BUAT PARA PEMBACA TERIMAKASIH SUDAH MAMPIR JANGAN LUPA LIKE YA, ADA JUGA NOVEL BARU SAYA "THE BLUE LIGHTING" KALAU MAU SILAHKAN MAMPIR YA*

__ADS_1


__ADS_2