
"Ibu... Ayah... aku dimana" ucap xio erlang lirih.
Xio lang dan xio ning an tiba-tiba terkejut dan tersadar dari kesedihan mereka saat mendengar suara anaknya itu.
"Anakku apa kau baik-baik saja?" tanya xio ning ang.
"Iya ibu aku baik baik saja" jawab xio erlang
"apa yang terjadi ayah, mengapa kalian menangis?" lanjut xio erlang bertanya.
Kemudian xio lang menjelaskan semua yang terjadi pada dirinya dan juga keadaannya yang tak sadarkan diri selama sebulan lebih setelah terkena sambaran petir, awalnya xio erlang tidak percaya karena dia merasa hanya sedang berkultivasi beberapa jam saja, namun akhirnya ia hanya pasrah dan percaya dengan cerita ayahnya.
Seminggu berlalu sejak bangunnya xio erlang dari kultivasinya dirinya kini bertambah kuat dan semakin kuat bahkan tidak ada satu orangpun murid sekte yang bisa mengalahkannya, awalnya xio lang juga ragu mendengar cerita xio erlang bahwa dirinya ada di tahap akhir membangun pondasi. akan tetapi setelah melihat kekuatan xio erlang, akhirnya xio lang percaya dengan kekuatan anaknya itu.
Dia juga merasakan tekanan aura yang sangat besar keluar dari tubuh anaknya dia sempat ingin menanyakan itu pada xio erlang namun ia mengurungkan niatnya itu.
Semua murid sekte kembali senang dan ceria, hari hari mereka kembali dihiasi dengan senyuman dan kebahagiaan karena tuan muda mereka telah sehat, bukan hanya itu tuan muda mereka juga bertambah kuat, dan semakin memancarkan aura seorang bangsawan yang rendah hati, sikap baik tuan muda mereka itu tidak berubah bahkan malah bertambah yang sebelumnya hanya senang membantu namun sekarang dia juga sudah mulai mengajarkan sedikit tentang kultivasi pada murid sekte.
Xio lang merasa senang, dengan tindakan anaknya itu dia tidak merasa khawatir lagi dan sekarang anak semata wayang mereka telah menjadi anak yang hebat dan kuat, meskipun umurnya masih belum sampai 6 tahun.
__ADS_1
Setelah kejadian itu dimana setelah ia bertemu gan wu tak tau kenapa ia merasa semua ilmu beladiri yang berhubungan dengan 4 elemen yang ia kuasai kini ada di dalam otaknya dan jika ia ingin menggunakan ilmu itu ia tinggal mempraktekkan nya beberapa kali dan akan lansung memahaminya, iya juga menjadi faham bagaimana cara memanfaatkan energi di sekitarnya untuk diserap menjadi energi dari 4 elemen yang ia kuasai.
Namun hal itu tidak ia makan sendiri, pengetahuan itu juga ia ajarkan pada semua murid sekte, dan hasilnya murid sekte yang masih di tahap menengah penyempurnaan Qi kini berhasil menembus tahap akhir, dan untuk xio hong dia juga berhasil masuk ke tahap akhir membangun pondasi.
Xio hong yang semulanya kurang yakin dengan metode xio erlang kini merasa yakin dan bahkan dirinya bersumpah ingin menjadi pengawal pribadi xio erlang, dirinya meminta izin kepada xio lang untuk menjadi pengawal tuan muda.
"Ketua sekte saya mohon, izinkan saya menjadi pengawal pribadi tuan muda" jelas xio hong
"Xio hong apa kau yakin ingin menjadi pengawal anak ku?" tanya xio long
"Saya yakin ketua sekte, jadi mohon ketua sekte memberi izin pada saya" jawab xio hong
Mendengar hal itu xio hong menjadi sangat senang dan berterimakasih kepada xio lang, diapun meninggalkan ruangan ketua dan menuju kamar xio erlang.
"Tok...tok...tok.." suara ketukan pintu
"Tuan muda apa anda di dalam" ucap xio hong " ini hamba tuan, xio hong hamba datang kemari karena ingin menjadi pengawal pribadi tuan muda" lanjutnya
Mendengar hal itu xio erlang lansung keluar dan menemui xio hong.
__ADS_1
"Apa ayah setuju dengan yang kau katakaan?" tanya xio erlang.
"iya tuan muda, ketua sekte sudah setuju" jawab xio hong dengan yakin.
"hmmm... baiklah jika ayah sudah setuju aku tidak bisa menolaknya" jawab xio erlang malas, " baiklah kau kembalilah berlatih aku akan istirahat" perintah xio erlang.
"Baik tuan muda, namun jika ada yang tuan muda butuhkan silahkan panggil saya" jawab xio hong dan lansung pergi meninggalkan kamar xio erlang.
Kabar tentang xio hong yang menjadi pengawal pribadi tuan muda menyebar begitu cepat di kalangan murid sekte mereka tidak percaya betapa beruntungnya xio hong dapat terus berdampingan dengan sosok tuan muda yang mereka kagumi.
"Hei xio hong, apa yang kau lakukan sehingga tuan muda menerimamu" tanya seorang murid padanya.
" aku tidak melakukan apapun, dan hanya meminta lansung pada tuan muda" jawab xio hong.
"apa kau bercanda aku aku sudah berulang kaki meminta hal itu namun tuan muda selalu menolak" jelasnya dan perkataannya di setujui oleh beberapa murid yang ada di sana. mereka juga telah mencoba hal yang di lakukan xio hong namun gagal.
"ayolah teman kami juga ingin menjadi pengikut tuan muda, kau jangan pelit" ucap murid lainnya.
Namun lagi-lagi xio hong menjelaskan hal yang sama dan membuat para murid lain pasrah dengan harapan mereka, mereka berfikir mungkin xio hong beruntung dapat menjadi pengikut tuan muda.
__ADS_1