
"Suamiku...Kumohon selamatkan aku" ucap xio ning an lirih.
Dirinya kini di sandera oleh Gu feng, "Hahaha xio lang coba saja kau bergerak, maka nyawa istrimu akan melayang" Gu feng tertawa keriangan melihat xio lang tak bisa apa apa.
***
Saat xio lang bertarung melawan kedua jendral Gu feng diam diam menyusup kedalam rumah xio lang dan menyandera istrinya, karena dia tau jika ingin melawan dengan kekuatan dia tidak akan bisa.
***
"Brengsek kau Gu feng jika kau merasa jantan kemari hadapi aku" xio lang berteriak kepada gu feng, raut wajahnya memerah bahkan matanya melebar menahan amarah.
"Hahahaha jika kau berani silahkan maju xio lang" ucap Gu feng sambil mengarahkan belatinya kearah xio ning an.
"JAHANAM KAU GU FENG!!!" xio lang berteriak dengan keras dan mengeluarkan aura yang sangat kuat, namun beberapa saat kemudian aura itu perlahan menghilang dengan di iringi air matanya yang jatuh ke tanah.
"maafkan aku istriku, aku tidak bisa melindungi mu" xio lang minta maaf pada istrinya.
__ADS_1
Melihat hal itu seluruh prajurit tertawa sejadi jadinya, bahkan raja dan para jendral juga mentertawainya. kemudian ketiga jendral maju dan menangkap xio lang, dia di pukuli oleh semua jendral.
"Terimalah pembalasanku xio lang" ucap jendral yang awalnya sudah babak belur
BAAKKK, BUUUKKK!!
Xio lang hanya pasrah saat di pukuli dia takut istrinya akan di sakiti oleh gu feng, di kejauhan gu feng tertawa terbahak-bahak melihat kehancuran xio lang.
Istri xio lang tidak kuasa melihat apa yang mereka lakukan kepada suaminya, bahkan para murid juga mulai meneteskan air mata, karena tidak sanggup melihat penyiksaan yang di terima oleh ketua sekte mereka.
***
Xio erlang yang merasa tidak tenang mencoba mencari informasi, dirinya bermaksud untuk mengintip apa yang terjadi di sektenya, namun alangkah terkejutnya xio erlang melihat ayahnya di siksa dan ibunya di tawan oleh seseorang.
Xio hong yang juga menyaksikan hal itu darahnya mendidih kemarahan dan rasa benci menghantui dirinya, ingin sekali dia maju ke sana dan menghajar orang yang menyandera istri ketua sekte namun apa daya itu justru akan memperburuk keadaan, xio hong terkejut karena merasakan aura pembunuh yang begitu kuat berada di sebelahnya, alangkah terkejutnya xio hong melihat jika aura itu berasal dari xio erlang.
Karena rasa marah yang sudah tidak bisa di tahan lagi, dan setiap melihat ayahnya di pukuli xio erlang merasakan sakit di dalam dadanya, darahnya seakan mendidih, tanpa ia sadari warna matanya yang awalnya berwarna biru cerah kini berubah menjadi warna merah menyala, rambutnya perlahan tumbuh dan memanjang hingga sepinggang dan rambut yang semula hitam kini sepenuhnya berwarna putih.
__ADS_1
Tubuhnya juga mengalami perubahan dan bertambah tinggi, kini xio erlang nampak seperti anak berumur 15 tahun, xio hong yang menyaksikan itu diam seribu bahasa dan tak tau apa yang harus ia katakan.
***
Saat para jendral sedang asik memukuli xio lang tiba-tiba mereka di kejutkan dengan aura pembunuh yang sangat kuat, mereka mencoba menahan tekanan aura yang kuat itu dengan ilmu tenaga dalam mereka, beberapa saat kemudian dari arah belakang sekte muncul seorang pemuda dengan rambut panjang yang berwarna putih dan mata yang berwarna merah menyala.
Xio ning an yang juga melihat kedatangan pemuda itu ia terkejut, karena mau bagaimanapun bentuknya ia tau kalau itu adalah anaknya, "Xio erlang larilah nak" teriak xio ning an, namun pemuda itu seperti tidak mendengarnya.
"Hei siapa kau" ucap salah satu jendral sambil berjalan menuju kearah pemuda itu, setelah beberapa langkah tiba-tiba pemuda itu menghilang, dan tanpa sadar sebuah pedang telah tertancap di dada jendral itu, dia menoleh ke belakang dan terkejut karena pemuda itu tiba-tiba ada di belakangnya, sebelum sempat mengatakan sesuatu jendral itu tumbang dan menghembuskan nafas terakhirnya.
Pemuda itu menatap kearah ayahnya yang sudah babak belur di jajar oleh para jendral, nampak kesedihan di wajah pemuda itu, bahkan air matanya juga menetes, melihat hal itu xio lang tersenyum dan berkata "Anakku jangan khawatirkan ayah".
Setelah mendengar ucapan xio lang dia menatap lagi kearah xio ning an dan air matanya kembali menetes kemudian dia diam beberapa saat lalu berteriak.
"GAAAANN WUUUU, TUNJUKAN DIRIMU"
Setelah itu aura biru menyelimuti pemuda itu dan " BOOOMMM" aura itu meledak dengan di sertai langit yang tiba-tiba menjadi mendung, semua orang menatap kearah langit, petir menyambar di mana-mana, bersamaan dengan itu sesosok bayangan raksasa nampak melayang di kumpulan awan gelap yang terus menerus berkumpul dan menembakkan petir ke bumi.
__ADS_1
"Hahahaha Rasakanlah kemarahan anakku", ucap xio lang, yang membuat semua orang terkejut.