
***
Xio erlang baru saja bangun dari tidurnya dan masih duduk di dalam kamarnya sambil menikmati nyanyian merdu dari berbagai macam kicauan burung, kebetulan sebelah kamar xio erlang adalah kebun buah pir, jadi ketika dia membuka jendela kamarnya maka akan lansung nampak jelas kebun buah pir yang tidak terlalu luas.
"Tok, tok, tok"
Suara ketukan pintu membuat xio erlang tersadar dari lamunannya.
"Tuan muda, nyonya meminta tuan muda untuk ke ruang makan, beliau telah menunggu tuan muda di sana", ucap seorang pelayan yang sedang berdiri didepan pintu kamarnya.
"Baik sebentar lagi aku akan ke sana" jawab xio erlang.
Kemudian dia membersihkan dirin lalu mengganti pakaiannya dan lansung menuju ruang makan, di sana terlihat ibunya telah menunggu dirinya namun hanya ibunya sendiri.
"Ibu dimana ayah? apa dia tidak ikut makan bersama kita?" tanya xio erlang.
"Ayah mu sedang berada di lapangan pelatihan dia sedang melihat pemilihan murid baru untuk sekte kita", jelas ibunya.
Mendengar hal itu xio erlang hanya menganggukan kepala pelan, kemudian dia duduk di sebelah ibunya dan mulai menyantap makanan yang telah disediakan.
Setelah selesai makan dia berjalan menuju tempat pelatihan para murid sekte karena dia berniat ingin menemui ayahnya dan ingin meminta bimbingan tentang latihan ilmu tenaga dalamnya.
Di tempat latihan terlihat para murid sedang berlatih dengan memukul sebatang kayu yang ada didepan mereka.
"Haaaaa", serentak
__ADS_1
Teriak para murid serentak sambil memukul batang kayu yang ada didepan mereka, melihat hal itu xio erlang lansung menuju tempat latihan para murid sekte dia sangat kagum melihat semua murid yang sedang semangat berlatih.
"Tuan muda" ucap para murid serentak.
Xio erlang terkejut melihat semua murid tunduk hormat padanya dia merasa tidak enak hati dan malu.
"Eeeehh,.. Anu...Maaf kakak kakak semua aku tidak bermaksud mengganggu latihan kalian".ucap xio erlang sedikit gugup
Melihat hal itu semua murid malah tersenyum, kemudian seorang murid senior maju dan berkata, "apa tuan muda ingin berlatih bersama kami?".
"Eeehhh, apa kah aku boleh ikut berlatih bersama kalian?". xio erlang malah bertanya dengan wajah yang nampak kegirangan.
"Tentu saja, tuan muda bisa berlatih bersama kami" jawab murid tersebut.
"Terimakasih kak, sudah memperbolehkan aku ikut latihan bersama kalian". semua murid merasa sangat senang karena tuan muda mereka tidak sombong dan sangat sopan meskipun dia tau bahwa kedudukannya tinggi, namun dia masih menghormati semua murid yang jauh lebih tua darinya.
Untuk murid perguruan harimau putih rata rata memiliki umur 16 sampai 17 tahun dan yang paling tua adalah xio hong dia sudah berumur 19 tahun.
Xio erlang lansung naik kelapangan latihan dan lansung berdiri di depan sebuah batang kayu yang sangat tinggi untuk ukuran anak yang masih berusia 5 tahun.
"Silahkan tuan muda, coba tuan muda pukul batang kayu itu" ucap xio hong.
Xio erlang mengangguk kemudian memasang kuda kuda dan memfokuskan tenaga dalamnya pada tangan kanannya dan,..
"BOOOMM"
__ADS_1
Batang kayu itu lansung patah karena pukulan xio erlang, semua murid yang melihat hal itu hanya bisa melebarkan matanya dengan mulut ternganga termasuk xio hong sendiri, mereka tak menyangka bahwa tuan muda mereka yang masih berumur 5 tahun memiliki tenaga dalam yang kuat mungkin setingkat dengan tenaga dalam milik xio hong yang berada di tahap menengah membangun pondasi.
"Ma,..maaf kak, aku merusak tiang untuk latihan kakak" ucap xio erlang canggung.
"Tidak apa-apa tuan muda, memang tidak salah tuan muda sangat hebat" jawab xio hong dengan wajah masih menunjukan ekspresi terkejut.
Dari kejauhan nampak xio lang dan beberapa tetua sekte harimau putih sedang melihat kearah lapangan latihan, para tetua juga sama terkejutnya melihat kekuatan tuan muda mereka, ada rasa bangga dan senang di hati mereka dan mereka yakin suatu hari nanti tuan muda mereka akan menjadi pendekar yang sangat hebat di dunia persilatan.
"Tuan muda kalau boleh saya tahu kapan tuan muda menembus tahap awal penempaan diri"
tanya xio hong
"kalau tidak salah baru saja kemarin siang aku menembusnya, saat berlatih bersama ayah" jawab xio erlang.
Mendengar hal itu semua murid terkejut, mereka tau bahwa belum sampai sebulan sejak pengumuman bahwa xio erlang adalah tuan muda mereka dan mungkin baru berlatih beberapa hari namun sudah bisa menembus 'tahap awal penempaan diri'
Bagi mereka tuan muda xio erlang adalah jenius diantara jenius, mengapa tidak bagi orang lain semua murid sekte harimau putih adalah jenius yang terpilih karena hanya butuh waktu setengah tahun sejak mereka terpilih masuk ke dalam sekte mereka sudah bisa menembus tahap awal penempaan diri.
Sedangkan bagi mereka para murid sekte yang termasuk murid paling jenius adalah xio hong karena sudah masuk tahap menengah membangun pondasi sebelum berumur 20 tahun, dan itu sudah termasuk keajaiban bagi sekte harimau putih, namun sejak ada tuan muda xio erlang mereka tahu bahwa mereka tidak ada apa apanya dibanding tuan muda mereka yang dalam beberapa hari sudah menembus 'tahap awal penempaan diri'
***
HALO SEMUA TERIMA KASIH SUDAH MAMPIR DI KARYA PERTAMA SAYA...
JIKA ADA KRITIK DAN SARAN SILAHKAN TULIS DI KOMEN YA, JIKA SUKA NOVEL SAYA JANGAN LUPA LIKE DAN VOTE NYA, TERIMAKASIH
__ADS_1