
...~•°•~Sebelum ke cerita Mimin mau menyampaikan sedikit unek-unek Mimin~•°•~...
...•Mohon maaf sebelumnya, Jika ada kesalahan di tulisan atau kesamaan nama karakter di cerita ini•...
...•Cerita ini hanya fiktif dan karangan dari penulis semata hanya untuk menghibur para reader semuanya. Tidak bermaksud menyinggung pihak mana pun•...
...•Sekian dan Terimakasih•...
...🙏...
__________
•Airport
Pukul 10.30 WKS
Namjoon atau yang biasa di sapa RM baru saja sampai di kota kelahirannya.
"gays, siapa yang bisa jemput aku?" bicara pada telepon seluler milik nya.
"Jangan aku. Aku sedang sibuk" jawab seseorang dari dalam sana
"Aku juga tidak bisa, sorry!" kali ini ada yang sedikit berteriak.
"Aku mau jemput pacar ku nanti dia marah" ucap yang satu pula.
terdengar suara agak berisik dan sibuk di dalam panggilan telepon itu.
"haist', suruh Suga saja" celetuk Rm yang sudah mulai frustasi.
"Suga! Jemput RM di bandara sekarang!" teriak lelaki yang sedari tadi memegang telepon di sana.
tidak ada jawaban dari Suga. Tapi ia bergerak dari tempat duduk nya memasang jaket kulit hitam yang tergantung di belakang pintu kamar, kemudian menyambar kunci mobil dan pergi keluar rumah.
"mau kemana dia?"
"Yak! suga. Kau mau kemana!" teriak lelaki bermata coklat berwajah tampan dengan rambut ikal tak beraturan.
suga pun berhenti melangkah dan menoleh lalu ia berkata,
"Bukannya kau menyuruh aku jemput Rm" dengan bahasa dan tutur kata dinginnya. Namun di balik itu dia orang paling perduli dengan sesama.
"Owh.. Baiklah, hati-hati dijalan."
Lelaki bermata sipit dengan kulit putih pucat itu kembali melanjutkan langkah.
Sementara Taehyung yang tadi sempat berseru pada Yoongi ia kembali ke dalam. Tidak lupa ia sampai kan kepada Rm bahwa Yoongi sudah otw bandara.
__________
Sementara itu, Rm menunggu di depan pintu masuk airport. Sambil menunggu ia membuka ponsel karena pesan terus menerus masuk.
"Kenapa mereka terus mengirimkan proposal dan kerjaan. Ini hari pertama ku libur. Biarkan aku menikmati waktu ku" gumamnya lalu menonaktifkan ponsel agar tak di ganggu terus menerus oleh karyawannya di kantor.
Rm, adalah seorang CEO yang bekerja di PT. Big Hit perusahaan ternama di Amerika.
Ia pulang ke kota nya karena salah satu sahabatnya mengundang untuk acara party besar di rumah baru milik Seokjin.
10 menit telah berlalu. suga tak kunjung muncul dan Rm mulai gelisah karena ia sudah merasa tidak betah berada di tempat umum.
"huh, dimana playboy itu?" gumam Rm.
baru saja di sebut namanya dan orangnya sudah muncul.
"Suga!" panggil RM dari jarak 100 meter
lelaki bermata sipit itu langsung menatapnya sembari melangkah ke arah Rm
__ADS_1
"kau sudah sampai saja"
"maaf aku td ke pom dulu bensin mobilnya mau habis" balas suga
"oh, ya sudah. Ayo jalan aku sudah capek" ucap Rm lalu keduanya beranjak sembari suga membawa koper milik Rm.
_____________
Sementara itu di rumah Seokjin, orang yang mau membuat party besar-besaran di komplek bangtan.
"Jin kue nya mau pesan berapa tingkat?" tanya lelaki dengan rambut gondrong yang sedang duduk di sofa seberang Jin.
"Terserah saja Jungkook-ah" balas Jin pula
"Kalau terserah aku nanti ku pesan yang 10 tingkat apa kau mau?" ledek jungkook
"Haih'.. Ku rasa anak ini sudah gila." celetuk Jimin sambil tertawa meringis melihat jungkook.
"Dua tingkat saja kan cukup.." sahut si Taehyung pula
"mana cukup. Ini kan party besar Jin, undangan nya juga banyak 1000 orang yang akan datang" -Jungkook.
"Kau pikir aku mau menikah atau apa, huh?" -Jin
"Aku mengadakan pesta bukan kondangan" sambungnya lalu masuk ke dalam kamar.
"Kau dengar itu jungkook" -Jimin
"Sudahlah terserah saja"
Akhirnya jungkook memesan kue tart 2 tingkat pada layanan online toko kue langganannya.
"Oh ya, mana Hoseok. Dari tadi aku tidak melihatnya?" Jungkook bertanya pada dua temannya yang masih sibuk mendekor
"Katanya dia pergi menjemput pacarnya" balas Taehyung
Setelah itu tidak ada lagi percakapan antara ketiga nya. Mereka sibuk mengerjakan dekorasi ruang tengah untuk pesta nanti malam.
__________
Sementara itu, Rm dan Suga berhenti di lampu merah.
"Cuaca panas sekali hari ini" keluh Rm dengan mulutnya menghela napas panjang.
Tak' suara mesin ac telah di on oleh suga.
"Terimakasih" ucap Rm sambil tersenyum, namun suga hanya diam terfokus pada jalanan sambil menyetir.
Walau kelihatannya cuek, suga tipe orang yang diam-diam perhatian.
_________
Tak panjang lebar cerita,
kini Rm dan suga sampai di komplek Bangtan, rumah kediaman milik jin.
"Woah.. Mewah juga rumahnya. Berapa milyar ini" decak kagum Rm setelah melihat penampilan rumah baru seokjin yang mewah dan megah.
Biasalah, rumah holang khayah.. 😎
Namun tidak dengan suga. Tidak terkejut lagi jika sahabatnya yang bernama lengkap Seok Jin itu akan mengeluarkan dana lebih dari ratusan juta atau bahkan miliaran. Hanya untuk membeli rumah.
"Hallo.. Broo.." seorang lelaki tinggi semampai keluar dari rumah menyambut ke datangan Rm.
"Oh hai.." balas Rm
Toss!
__ADS_1
Keduanya berjabat tangan kemudian kompak.
"Sini koper mu biar ku bawakan." ucap Suga di sela cengkrama Rm dan Jin. Dan suga berlalu begitu saja, tidak mau ikut campur urusan kedua orang yang masih berdiri di depan pintu.
"Gomawo suga!" teriak kecil Rm
Dan suga hanya melambaikan tangan tanpa menatap, berbalik atau pun berhenti berjalan.
"Ayo masuk" ajak Jin.
Jin merangkul bahu Rm dan membawanya masuk ke dalam rumah.
"Berapa harga rumah ini?" Tanya Rm di sela-sela langkah mereka.
"Ah, sudah.. Tidak perlu kau tanya kan ini berapa harga nya. Yang pasti tidak murah" ucap Jin dengan nada candaan.
"Woah.. Boss. Kau makin kaya saja ya ternyata hahaha.." balas Rm dengan candaan pula
Jin hanya nyengir sambil memegang tengkuknya.
Di tengah rumah masih stay Jimin, Taehyung dan Jungkook.
"Hai, everyone.." sapa Rm dengan senyuman.
"Oh hai welcome.."
"Namjoonie.."
"Come here"
Ketiga orang itu menyapa Rm balik.
"Kami sudah dari tadi menunggu mu" ucap Jimin
"Oh really?" -Rm.
"Oh ya, kenapa kalian mendekorasi ruangan. Bukannya sudah ada tukang dekorasi ya?" timbal Rm
"Tidak apa-apa. Kami dapat uang capek dari Seokjin" kali ini Taehyung yang bicara
"Lagi pula dekorasi itu tidak begitu penting. Yang ini hanya pemanis saja supaya acara tambah mewah" tambah Jungkook pula.
Rm tersenyum, terlihat giginya rapi dan putih di tambah lesung pipi yang dalam menghiasi wajah manisnya.
"Oh ya bro, sebaiknya kau beristirahat. Malam nanti akan ada banyak orang. Aku juga mengundang cewek-cewek komplek sini" Ucap Jin dengan sedikit berbisik pada ujung kalimatnya.
"hmm, baiklah. Kalau begitu aku ke kamar dulu. Sekalian mau mandi"
"Jungkook, pinjam handuk mu"
"Ah, anii...(manyun). Punya jimin saja"-Jungkook
"Kenapa aku?"-Jimin
"Ya'ya'ya'. kenapa kalian pelit sekali!" -Jin
"Sudah Rm. Pakai saja punya ku masih berlabel ambil saja dalam lemari" timbal Jin
"Oke thank's Jin"
Rm pun segera beranjak dan masuk ke kamar Jin untuk mengambil handuk. Lalu pergi ke kamar nya untuk mandi kemudian beristirahat.
________
Next--->>
......Jangan lupa beri Like dan Vote......
...Tinggalkan juga jejak di kolom komentar ya gays.....
...See you..😘...
__ADS_1