
Siang itu,pada bulan ke 3 mereka menjadi Mahasiswa di Jepang.Kenzo dan teman-temannya(4Petals Clover)belum juga sempat bertemu,kecuali Kenzo dengan Anggi yang sering berjumpa karena satu Universitas,begitu juga dengan Ucok dan Royan.
Kenzo bersama teamnya dalam mata pelajaran RAB yang beranggotakan Totsumo,Sina,Chen dan Kenzo sendiri sedang sibuk mencari objek konstruksi yang akan mereka bahas perkiraan anggaran biayanya.Mereka duduk di kantin Universitas sambil berbincang mengenai tugasnya.Kenzo yang saat itu sedang menjelaskan tugas mereka sontak saja terdiam dan melongo ketika melihat Anggi yang baru datang kembali ke kampus dengan penampilan yang sangat berbeda.
"だから予算の議論に関しては....."
"Dakara yosan no giron ni kanshite wa....."
(Jadi mengenai pembahasan tugas anggaran biaya....).Kenzo terdiam ketika Anggi sedang duduk manis di meja nomor 3 sambil meminum kopi hangatnya.
Kenzo menghampirinya,Anggi masih tetap tak sadar bahwa Kenzo yang sedang memandanginya kini ada disebelahnya.Namun ketika Zo memulai pembicaraan,barulah Anggi yang sedang membaca buku kini menyadari keberadaan Kenzo.
"Ang....gi?".
"Ini kamu?Sudah sembuh ya?"Kenzo memulai pembicaraan dan dengan nada ragu-ragu.
"Eh,ngagetin aja kamu Zo"
"Iya,aku sudah pulih,kamu ngapain disini Zo?"Jawab Anggi dengan senyuman tulus pada Kenzo.
"T..ti...tidak,anu....itu...."Zo masih gugup dengan penampilan Anggi yang berubah drastis.
"Eh yang bener dong kalo ngomong!"Jawab Anggi kesal.Kali ini ia berbocara dengan nada tegas,tak seperti sebelumnya.
Namun ketika Kenzo ingin memanjangkan pembicaraan,teman-temannya yang duduk di meja nomor 7 sudah memanggilnya,ia langsung bergegas pergi dari meja Anggi.
"Bagaimana gak pelanga-pelongo,cantik banget dia sekarang"
"Rambutnya ikalnya yang dikuncir,serta penampilannya yang lebih seger.Jadi greget gw".Gumam Kenzo dalam benaknya.
Singkat cerita,tugas Kenzo sudah selesai,namun ia dan teamnya mendapat nilai yang tak sempurna,yaitu B.Itu karena ketika membahas tugas,Kenzo sebagai ketua malah sibuk memandangi pesona Anggi sehingga hasil yang mereka dapatkan juga gak sempurna.
Jam 17:00,seluruh Mahasiswa sudah pulang dari kampus,tak terkecuali Kenzo.Namun,bukannya istirahat,Kenzo malah langsung bersiap-siap untuk mengajak Anggi dinner di sebuah restoran di Tokyo.Dengan sepatu "Nike"nya serta kemeja maroon yang ia kenakan dan juga rambut yang klimis kayak mobil baru dicuci,Zo dengan optimisnya menelepon Anggi yang saat itu belum ia hubungi.
"Hello Anggi,kamu sibuk gak".Kenzo memulai pembicaraan sambil mengangkat kedua kakinya ke meja kamar di asarama.
"Nggak kok,kenapa Zo?"Jawab Anggi singkat
"Oh,pas bener nii hehehe,,,,"
"Kuy kita makan malam di restoran ternama di Tokyo".Kenzo menjawab kembali dengan sombongnya.
"Eh....tapi aku sibuk,lagi ada tugas nih,sorry ya".
__ADS_1
"Loh,katanya gak sibuk,kok sekarang sibuk?Aneh banget sih".Kenzo mulai keringat dingin karena tawarannya ditolak mentah-mentah.
"Mungkin lain waktu ya Zo".JawabAnggi sambil mengerjakan tugas Matematikanya di atas tempat tidur.
"Please....aku udah dandanan nih,kamu jangan gitu dong"
"Bentar aja kok,aku gaada temen makan"
"Temenku yang lainnya lagi sibuk sendiri"Kenzo memohon kepada pandangan pertamanya itu.
"Dih,maksa...."
"Yaudah deh,bentar aja ya,aku sibuk nih"Akhirnya dengan segala perjuangan,Kenzo berhasil membujuk ANggi untuk dinner bersamanya.
"Yohooo.....makasih Anggi,aku tunggu ya...."
Sete;ah nunggu hampir 2 jam,akhirnya Anggi keluar dari kamarnya,seangkan Kenzo sudah terlebihdulu menunggu diluar asrama.Mereka satu asrama di asrama Tokyo University.
"Lama sekali dia,biasanya gak selama ini deh".Kenzo mulai kesal.
"Zo......yuk kita pergi"Tiba-tiba ada suara dari depan pintu asrama,yaitu Anggi yang sudah siap dengan dandanan modisnya.
"Hah?!Astaga,apa itu?"Kenzo terkejut dengan dandanan Anggi yang sangat cuantek.
"Apaan sih?!Aku ya Anggi,kok kamu nanya".Ucap Anggi sewot.
"hehehe....iya iya,aku kan cuma kaget"Jawab Kenzo sambil menggaruk kepalanya yang klimis.
"Kenapa sih?Terlalu norak ya?make up aku tebel ya kayak badut"Jawab Anggi sambil berkaca di layar HP nya sambil mengeluh tentang penampilannya.
"Eh,enggak kok pas menurutku"Kenzo gak mau memperpanjang urusan dandanan itu,kalo cewe udah bahas itu,ya siap-siap aja deh gak kelar-kelar.
"Padahal sesuai dengan tipeku kok kamu gi,simple,cantik bener....."Gumam Kenzo dalam hati.
Akhirnya mereka pergi menggunakan taksi selama 10 menit dari asrama menuju restoran Ise Sueyoshi tak jauh dari asrama mereka.
Sesampainya di restoran,mereka langsung memesan makanan karena merasa sudah sangat lapar menunggu lamanya dandanan Anggi yang ternyata simple itu.Kenzo memesan ramen wagyu serta minuman lemon soda,sedangkan Anggi memesan ramen tempura dan minuman hot chocolate.Mereka memesan menggunakan teknologi food line,ya...kayak kita mesen makanan dari tab didekat meja,terus makanannya nyamperin kita dari jalurnya itu loh.
Sambil menunggu makanan datang,Kenzo memulai pembicaraan dengan Anggi mengenai perubahan dirinya yang signifikan.
"Gi,kenapa ya,semenjak kejadian itu penampilanmu jadi berubah?"
"Dan aku udah baca semua diary kamu waktu itu tentang adikmu Ami,emang ada apa sih?"Tanya Kenzo.
__ADS_1
"Santai dong,ngasih pertanyaan kok banyak banget,kayak wartawan"
"Jadi gini,Zo.Penampilanku berubah semenjak kamu ngasih tahu aku tentang singularitas itu,aku rasa gitu,percuma aku bunuh diri tapi gak ada hasilnya juga,malah Ibuku pasti sedih di rumah jika aku mati"
"Jadi aku bertekat merubah penampilanku menjadi lebih baik"
"Makasih ya Zo,udah jadi penyemangat aku"Jawab Anggi dengan senyuman tulusnya.
Kenzo hanya diam dengan perkataan Anggi.Namun hatinya meronta-ronta.
"Yaampuun!Salting gini sih gw"
Setelah menunggu selama 7 menit,akhirnya pesanan mereka datang.Mereka langsung menyantap ramen itu dengan lahapnya.Anggi yang dulunya ketika makan selalu jaim,kini tak ada rasa itu lagi,ia membuka mulutnya selebar goa sambil menyeruput ramen yang ia pesan.
"Itadakimasu!"
Ramen ukuran jumbo itu ludes hanya dalam 10 menit,Kenzo mash merasa lapar,akhirnya mereka memesan lagi berbagai macam sushi hingga lupa kalau Zo yang awalnya ingin PDKT-an malah lemas kekenyangan karena terlalu banyak makan.
"A...aku udah kenyang banget nih"
"Iya aku juga.Sekarang aku ngantuk"Jawab mereka dengan wajah tampak lemas.
Sebelum kembali ke asrama,Kenzo membayar pesanan mereka yang memesan 2 porsi ramen,4 porsi minuman dan 5 porsi sushi.Kenzo membayar dengan kartu khusus yang dilakukannya sendiri.Namun,ketika ingin membayar,Kenzo yang merasa puas kini wajahnya menjadi tegang.
"支払い総額、3000円"
(Total pembayaran 3000 Yen)
Sontak Kenzo terkejut,mau tidak mau dia harus membayar semua makanan itu demi harga dirinya sebagai laki-laki.
Mereka pulang dengan perut kelabakkan dan mata yang ngantuk.Dalam perjalanan pulang,tidak ada sepatah kata pun yang mereka bicarakan.
Sesampainya di asrama,Kenzo dan Anggi langsung pergi ke kamar masing-masing,Kenzo langsung terkapar di kamarnya,begitupun Anggi,dengan outfit yang lengkap,ia langsung tertidur tanpa menyadari bahwa PR Matematikanya belum selesai.
Keesokkan harinya,ketika didalam jam pelajaran Matematika,Anggi habis di omeli oleh Dosen karena tugasnya tak diselesaikan.Akhirnya ia tidak diizinkan untuk memasukki kelas Matematika.
"KENZOOOOO....!!!!".Anggi berteriak sekencangnya.
Charles Schultz
“Be yourself. No one can say you’re doing it wrong.”
“Jadilah diri Anda sendiri. Tidak akan ada satupun orang yang akan menyalahkan Anda.”
__ADS_1
Bersambung.....