
Sementara di latar yang berbeda, Kenzo beserta keluarga dan sahabat dekatnya, Ucok sedang asyik berkebun di pekarangan rumah belakang Kenzo yang cukup luas.
Mulai dari pohon zaitun, buah ara hingga tanaman lokal seperti singkong dan lainnya yang mereka mulai dengan bercocok tanam.Kenzo membantu Ayah yang sedang menanam singkokng, sedangkan Ucok membantu Ibu menanam pohon ara dan zaitun.
"Cek"Suara cangkul yang menancap di tanah subur yang mulai digali oleh Ayahnya Zo.
"Zo,ambil tunas singkongnya, cepat masukan tunasnya ke sini"Perintah Ayah sambil menunjukkan tanah yang telah digali.
"Ok, kelar sudah yah"Jawab Kenzo karena sudah selesai menanam singkongnya.
Sementara Ucok dengan Ibu menanam pohon zaitun menggunakan PolyBag disepanjang tanah sekitar 3 meter itu.
"Ok Buk, udah semua kan?"Tanya Ucok pada Ibu.
"Ok, udah Cok"
"Pergi masuk dan mandi ya"Jawab Ibu Kenzo sambil memerintahkan Ucok untuk bersih-bersih diri.
~~~~
Sementara Ucok mandi, Kenzo yang sudah keluar dari kamar mandi langsung menemui Ayah di ruang tamu yang sedang membaca artikel berita di aplikasi Babe dengan smartphone nya.menikmati kopi Aceh khas Gayo yang Ia sukai, sama seperti Ucok.
Kenzo duduk di kursi santai berwarna putih luxury disebelah Ayahnya.
"Mmm...Yah"
"Kenzo mau nanya"Kenzo memulai pembicaraan dengan Ayah.
"Hmm??"
"Nanya apa?Tanya aja"Tutur Ayah sambil terus membaca artikel Sains&Informasi di HP nya.
"Soal pekerjaan Yah"
"Ayah udah yakin Zo masuk perusahaan itu?"
"Perusahaan di PTI.Architects itu Yah?"Tanya Kenzo setengah-setengah.
__ADS_1
"Tentu saja"
"Kan kamu kemarin nanya Ayah soal tempat kerja untuk arsitektur, ya disitu rekomendasi Ayah"
"Tapi kalau mau di tempat lain boleh sih, tinggal kamu pilih aja"Jawab Ayah sambil membalikan layar handphone yang sejenak ia matikan untuk berbicara serius pada putranya itu.
"Iys, maksud Kenzo bukan itu Yah..."Sanggah Kenzo tanda tak puas dengan jawaban Ayah.
"Jadi kamu nanya apa?"
"yang jelas dong, kamu kan laki-laki, yang tegas"Ayah mulai sedikit mengeraskan suaranya tanda kesal dengan lemotnya Kenzo.
"Itu,kan kalau Zo kerja nanti, sudah pasti kan Kenzo bakal jarang dirumah"
"Apalagi kalau ada proyek di luar negeri atau luar kota"
"Kayaknya Kenzo gak bisa deh Yah"Tutur Kenzo dengan rasa canggung.
"Kenapa? Kamu gak bisa pisah dari Anggi-Anggi itu ya?"Jawab Ayah terus terang.
"Loh? Ayah tahu darimana?"Kenzo heran karena Ayah sudah tahu hubungan dia dengan Anggi.
"Ayah gak bakal ngelarang kamu, AYah hanya ingankan pada kamu"
"Jadi laki-laki itu yang tegas, punya pendirian dan jangan lemot"
"Katanya mau gapai Golden Clover, tapi kamu belum memenuhi 3 kriteria lagi"
"Faith(Kepercayaan), Hope(Harapan), dan Luck(Keberuntungan)"
"Kamu saja belum bisa di percaya, diharapkan apalagi di untungkan"
"Kamu masih labil, kamu sudah 20 tahun keatas"
"Tapi terserah, terserah mau gimana, kalau kamu mau langsung mengambil kriteria keempat Golden Clover, Love(Cinta) ya silahkan saja"
"Tapi Ayah yakin, kamu gaakan ngerasain kepuasan yang sebenarnya kalau cuma menghandalkan cinta".Tutur Ayah panjang sambil menahan emosi karena tingkah labil anaknya itu.
__ADS_1
"Ayah gak pernah bisa ngerti apa yang Zo maksud dan rasain"
"Dari dulu juga, Ayh sama Ibu cuman bisa nasehati dan marahi Zo"
"Seolah kita gak punya ikatan apapun"Jawab Kenzo kesal dengan nada tinggi pada Ayah.
Mendengar hal itu, Ayah terdiam sejenak, dan melanjutkan.
"Terserah kamu!!"
"Ayah gak pernah melarang kamu untuk berbuat apapun"
"Ayah hanya menasehati kamu, memberi kamu motivasi, dan tidak pernah memaksa kamu!!"Bentak Ayah marah dan langsung meninggalkan Kenzo yang bingung di ruang tamu.
Ucok yang sedari tadi mendengar pertikaian itu dari jendela kamar Kenzo yang bertepatan di sebelah ruang tamu depan rumah(teras).
Kenzo masuk kedalam kamarnya dan membanting pintu kamar tanda kesal pada Ayahnya. Ucok yang sedari tadi didalam kamar
Kenzo setelah mandi pura-pura tidak tahu dan bertanya pada Kenzo.
"Zo? Kau kenapa?"Tanya Ucok pada Kenzo yang duduk di kursi komputernya dan menggoso-gosok mukanya dengan kedua tangannya seolah stress.
Kenzo hanya diam dan tak mau menjawab pertanyaan dari sahabatnya itu.
"Sebenernya aku udah denger tadi kau sama Ayah debat soal apa"
"Maafin aku Zo, udah ngasih tahu hubungan kau sama Anggi"Ucok merendah dan meminta maaf.
"Lo mending keluar!"
"KELUAR!!!"
"Hidup lo itu cuma nyusahin, nghancurin dan mengganggu hidup gue sama orang lain!!!"Bentak Kenzo pada Ucok dengan nada sangat marah, matanya merah seolah setan sedang merasukinya.
Ucok hanya diam lalu keluar dari kamar Kenzo dan kembali ke kamar tamu. Ia tidak mau melawan balik sahabatnya itu sekalipun dia tak salah. Karena sedikit banyaknya pasti yang dibilang Kenzo ada benarnya juga, Ucok yang banyak tingkah hanya terdiam kali ini dan tak bisa memberi tanggapan.
~~~~
__ADS_1
Bersambung...